Permainan Sederhana Bagus Untuk Perkembangan Fisik Balita

Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Jangan berikan smartphone kepada balita ibu jika ingin tumbuh kembangnya optimal. Ibu bisa memberikan alternatif permainan lain. Sebenarnya tidak harus seekstrim seperti itu di mana ibu benar-benar tidak memperbolehkan si kecil bermain smartphone, boleh saja asalkan tidak membuat si kecil kecanduan. Sayangnya, kebanyakan anak kecil mengalami kecanduan.

Mereka akan menangis jika tidak diperbolehkan bermain game di smartphone. Perlu penangangan khusus jika hal tersebut terjadi. Penangangan masalah kecanduan terhadap smartphone bukan hal yang mudah karena diperlukan bantuan dari therapist untuk mengatasi masalah tersebut. Atau ibu bisa meminta masukan dari pakar perkembangan anak terlebih dahulu. Ibu bisa konsultasi secara online di website ibu dan balita.

Sembari mengatasi masalah kecanduan terhadap smartphone tersebut, ibu juga harus memberikan alternatif permaianan yang lain.

Berikut ini permainan yang bisa mengoptimalkan perkembangan fisik balita. Pasti ibu ingin si kecil memiliki berat badan ideal dan tumbuh tinggi, bukan? Dan berikut ini permainan yang patut untuk ibu pertimbangkan.

1. Lompat Tali

Memang tidak semua anak bisa melakukan permainan yang satu ini, hanya balita yang sudah bisa berlari yang bisa melakukan permainan tersebut. Umumnya, balita usia 3 tahun ke atas sudah bisa belajar lompat tali bahkan jika balita ibu berusia 3 tahun, sangat disarankan agar balita ibu diajak untuk bermain lompat tali. Pasalnya, permainan yang satu ini akan membuat si kecil bugar dan ceria. Lebih dari itu, permainan lombat tali juga akan mengoptimalkan perkembangan tulang sang buah hati. Tidak itu saja, lompat tali juga mempengaruhi perkembangan otak lho. Jika tidak percaya, ibu bisa pelajari lebih jauh lagi tentang manfaat lompat tali di website www.ibudanbalita.com

2. Berenang

Selain lompat tali, berenang juga salah satu kegiatan yang bisa membuat perkembangan fisik balita optimal. Ketika berenang, tulung si kecil seolah-olah ditarik sehingga akan berkembang lebih cepat.

Itulah mengapa anak yang suka berenang cenderung memiliki fisik yang lebih tinggi daripada anak yang tidak suka berenang. Tentu saja tinggi badan tersebut juga dipengaruhi faktor lain seperti nutrisi dan genetika.

Hanya saja, satu catatan ini harus ibu ketahui bawasannya berenang merupakan kegiatan yang sangat bagus untuk perkembangan fisik balita.

3. Bersepeda

Sayang sekali ibu membiasakan si kecil naik motor. Akan lebih baik jika seminggu sekali ibu ajak si kecil untuk bersepeda bersama. Ibu perlu mengambil sepeda yang mungkin sudah tersimpan lama di gudang. Untuk si kecil, ibu bisa belikan sepeda kecil sesuai dengan ukuran tubuhnya.

Jadi, ada kegiatan menarik yang bisa ibu lakukan di hari minggu, yaitu bersepeda bersama.

Bersepeda memberikan manfaat yang luar biasa. Untuk perkembangan fisik, bersepeda akan memperkuat tulang sang buah hati. Ada juga manfaat lain yang tak kalah penting. Bersepeda bisa meningkat kepercayaan diri dan juga ajang untuk berlatih fokus.

Jadi, sayang sekali jika ibu justru membiarkan si kecil diam dan bermain smartphone setiap hari. Dengan alasan apapun, sebaiknya ibu tidak membiarkan si kecil kecanduan bermain smartphone.

Batasi dan berilah alternatif permainan yang lebih baik untuk tumbuh kembangnya.

Ibu bisa mencari permainan untuk mengasah kecerdasan otaknya di situs ibu dan balita karena ada banyak ide inspiratif tentang permainan edukatif sesuai dengan usia si kecil. Temukan dan biarkan si kecil berkembang secara optimal, jangan biarkan si kecil terus-terusan bermain smartphone atau ibu akan kecewa suatu saat nanti.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*