Perlukah Saat Hamil Minum Susu Ibu Hamil? Mari Simak Ulasan Berikut Ini

manfaat susu ibu hamil mala.vn

Ketika hamil, ibu memerlukan asupan kalori tambahan sebab harus menyediakan zat gizi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan janinnya. Susu adalah salah satu minuman pelengkap yang cukup guna menyumbang energi dan zat gizi pada ibu hamil, sehingga ibu hamil sering dianjurkan untuk minum susu ibu hamil selama kehamilan.

Susu tidak hanya menjadi pelengkap untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi ibu hamil, namun juga memiliki peran penting dalam menyediakan zat gizi penting yang dibutuhkan janin. Berdasarkan dari beberapa penelitian,  ibu hamil disarankan untuk minum susu sebanyak 3 gelas per hari untuk memenuhi kebutuhan kalsium, protein, serta vitamin D untuk janin.

Manfaat Susu Ibu Hamil Yang Harus Diketahui

Minum susu selama kehamilan ternyata akan  membawa dampak jangka panjang untuk janin. Bukan hanya bermanfaat untuk janin dalam rahim, namun juga membawa manfaat ketika bayi sudah lahir dan tumbuh besar. Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang minum susu selama hamil memiliki anak yang lebih tinggi dan mempunyai risiko terkena diabetes yang lebih kecil dibandingkan yang tidak minum susu.

Penelitian lain mengatakan bahwa ibu hamil ibu yang minum susu lebih dari 150 ml per hari selama kehamilan akan memiliki anak perempuan dan laki-laki yang lebih tinggi  ketika remaja dibandingkan dengan anak yang lahir dari ibu yang konsumsi susunya kurang dari 150 ml selama masa kehamilannya. Penelitian ini mengungkapkan bahwa konsumsi susu selama kehamilan bisa mendukung pertumbuhan yang berdampak pada berat badan dan panjang badan bayi ketika  lahir . Para ahli  juga menemukan bahwa mereka yang lahir dari ibu yang konsumsi susu lebih dari 150 ml per hari selama kehamilan juga memiliki kadar insulin yang tinggi dalam darah. Hal ini juga akan mengurangi risiko diabetes melitus tipe 2 yang lebih rendah.

Ibu yang mengonsumsi susu 250 ml per hari akan memiliki bayi yang berat badannya lebih kecil ketika lahir dibandingkan dengan ibu yang mengonsumsi susu dengan jumlah yang lebih banyak. Akan tetapi, di balik manfaatnya yang banyak, minum susu selama kehamilan masih menjadi pertanyaan untuk beberapa orang. Jika Anda merasa konsumsi makanan dan minuman Anda sudah memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi terutama kalsium maka konsumsi susu setiap hari selama kehamilan tidak menjadi hal utama untuk Anda. Namun, bila  Anda merasa konsumsi makanan dan minuman Anda masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan energi dan kalsium untuk Anda dan janin, maka minum susu adalah salah satu hal yang disarankan.

Beberapa Macam Susu Ibu Hamil

Untuk Anda yang sedang hamil, ada beberapa pilihan susu hamil yang masing-masing mempunyai kelebihan sendiri. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan janin sebelum memilih susu yang cocok untuk Anda dan janin. Berikut diantaranya ;

– Susu skim

Susu ini sangat tepat untuk Anda yang tidak ingin menambah banyak kalori selama hamil sebab  mengandung kalori yang sedikit. Susu skim baik sebab  tidak mengandung lemak jenuh, namun susu ini juga sangat sedikit mengandung vitamin A, D, E, dan C, sehingga kerap kali tidak diutamakan untuk dikonsumsi ibu hamil.

– Susu whole cream atau full cream

Susu ini baik untuk Anda yang ingin menambah berat badan selama kehamilan, namun kurang baik untuk Anda yang sudah mengalami kegemukan selama hamil. Susu ini mengandung lebih banyak kalori serta lemak jenuh. Lemak jenuh yang terlalu banyak dalam tubuh tidak baik untuk kesehatan jantung Anda.

– Susu pasteurisasi

Baik saat Anda memilih susu skim ataupun susu full cream, yang paling penting ialah susu tersebut sudah dipasteurisasi. Pasteurisasi membuat pertumbuhan bakteri dalam susu melambat sebab sudah terjadi proses pemanasan susu dengan suhu sangat tinggi. Proses pasteurisasi membuat susu tidak berbahaya untuk Anda dan janin. Susu yang belum dipasteurisasi bisa  menyebabkan infeksi serius pada Anda dan janin sebab masih mengandung bakteri.

– Susu mentah

Minum susu yang belum dipasteurisasi atau susu mentah bisa  membahayakan kehamilan. Susu yang belum dipasteurisasi masih mengandung banyak bakteri di dalamnya yang menyebabkan beberapa penyakit infeksi. Salah satunya yaitu  penyakit infeksi listeriosis yang disebabkan oleh mikroba. Oleh sebab itu, ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi susu jenis ini dan juga produk makanan yang terbuat dari susu yang belum dipasteurisasi.

Susu harus dikonsumsi, tidak lain karena kandungan kalsiumnya yang diperlukan untuk membangun tulang pada bayi. Ibu hamil juga memerlukan kalsium, sebab cadangan kalsiumnya terserap oleh bayi. Menurut penelitian, anak yang dilahirkan oleh ibu yang banyak mengonsumsi susu akan mempunyai tulang yang lebih kuat.

Susu ibu hamil yang dilengkapi dengan asam folat memang diperlukan, namun jika Anda sudah mengonsumsi suplemen asam folat, Anda tidak perlu mengonsumsi susu yang khusus untuk ibu hamil. Anda juga bisa mengonsumsi susu segar  dan susu pasteurisasi. Jika masih belum dapat minum susu, Anda bisa mencoba produk susu, misalnya saja keju atau yogurt.

Jika Anda kurang makan nasi maka bisa diganti dengan karbohidrat lainnya, misalnya saja  kentang, ubi, talas, serta jagung. Jadi Anda tidak perlu khawatir, sebab di negara kita ini sangat kaya akan sumber bahan makanan pengganti. Sekarang ini kemajuan zaman membuat susah mendapatkan bahan makanan yang sehat, alami, serta  tidak terkontaminasi zat kimia seperti pestisida.  Oleh sebab itu, Anda juga harus mengetahui jenis susu ibu hamil yang tepat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*