Perlukah Ibu Mengkhawatirkan Jika Berat Badan Bayi Turun

berat badan bayi www.facebook.com/ibudanbalita

Berat badan bayi itu bisa sangat mudah turun dan juga naik. Ada banyak faktor yang menyebabkan berat badan sang buah hati ibu berubah.

Anehnya, banyak sekali ibu yang sangat khawatir jika berat badan si kecil tiba-tiba turun. Mereka menganggap ada yang salah dengan asupan gizi. Kekhawatiran tersebut semakin berlebihan jika ada bayi lain yang tubuhnya gemuk dan terlihat.

Sebenarnya, sehat atau tidaknya si kecil itu tidak hanya dipengaruhi oleh berat badan. Memang berat badan diajadikan salah satu acuan kesehatan sang bayi. Sekali lagi, hanya dijadikan salah satu acuan saja, bukan satu-satunya faktor yang menentukan sehat atau tidaknya bayi.

Oleh karena itu, ibu sebenarnya tidak perlu khawatir jika berat badan bayi ibu turun. Itu adalah hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Berat Badan Si Kecil Turun itu Normal

Apakah berat badan bayi ibu pada minggu-minggu pertama turun sangat drastis? Ibu tidak perlu takut. Tidak ada gangguan kesehatan apa-apa pada bayi ibu. Penurunan berat badan si kecil pada minggu-minggu pertama merupakan hal yang normal.

Pada saat bayi masih di dalam kandungan, kandungan air sangat banyak sehingga berat badan janin saat dikandungan bisa lebih tinggi daripada ketika sudah lahir di minggu pertama. Penurunan berat badan tersebut disebabkan bayi mengeluarkan urin. Urin ini merupakan cairan yang ada di dalam tubuh.

Itulah mengapa bayi pada minggu-minggu pertama beratnya turun. Ibu tidak perlu khawatir karena hal tersebut sangatlah normal. Justru ibu perlu berkonsultasi dengan dokter jika pada saat minggu ke 3 atau ke 4 ternyata berat badan bayi ibu kembali seperti pada waktu dilahirkan.

Penyebab Berat Badan Si Kecil Turun

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pada minggu pertama, berat badan si kecil akan turun karena keluarnya cairan berupa urin. Jadi, tidak masalah jika berat badan bayi ibu turun.

Jika bayi ibu sudah masuk usia 5-10 bulan dan berat badannya tidak pada kondisi normal, ibu perlu mengetahui apa penyebabnya. Yang jelas, tidak semua hal perlu ibu takutkan jika bayi ibu mengalami penurunan berat badan.

Pada usia 5 bulan, si kecil sudah mulai bergerak atau ‘usil’. Apalagi jika bayi ibu sudah masuk usia 7-8 bulan. Si kecil akan mulai merangkak. Karena gerakannya yang semakin banyak, maka pertumbuhan tulang akan sangat signifikan. Semakin sering bergerak berarti makanan yang diproduksi menjadi energi pun semakin banyak. Itulah mengapa anak terlihat semakin kecil dan berat badan bayi turun.

Untuk mengatasi hal tersebut, sangat dianjurkan jika ibu memberikan suplemen tambahan selain ASI, seperti memberikan susu formula terbaik. Dengan tambahan suplemen tersebut, si kecil akan mendapatkan semakin banyak nutrisi selain dari ASI.

Susu bayi terbaik sangat direkomendasikan untuk diberikan kepada si kecil karena kandungan nutrisinya yang tepat. Dengan memberikan susu formula terbaik ini, ibu tidak perlu takut si kecil kekurangan nutrisi penting untuk pertumbuhannya.

Nah, sekarang ibu sudah tahu apa yang menjadi penyebab turunnya berat badan si kecil. Dengan memberikan penanganan yang tepat, ibu bisa mengembalikan berat badan normal bayi. Akan tetapi, bukan hanya berat badan saja yang menjadi ukuran kesehatan si kecil. Pastikan juga perkembangannya secara keseluruhan benar-benar normal seperti perkembangan sistem pencernaan, perkembangan kecerdasan otak, dan lain sebagainya. Jadi, ibu tidak boleh terlalu fokus pada berat badan bayi saja.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*