Perkembangan Janin 1 Bulan Di Perut Bunda

penyebab mual saat hamil Image Source: motherhow

Entah direncanakan lewat program kehamilan atau tidak, anugrah dari tuhan berupa kehamilan adalah sesuatu yang patut disyukuri. Terlebih jika ini adalah kehamilan anak pertama anda sangat wajar jika muncul banyak pertanyaan seperti bagaimana perkembangan janin 1 bulan? Apa yang terjadi di dalam tubuh saya di bulan pertama? Beruntung sekali pada artikel kali ini memberi pencerahan seputar kehamilan terutama soal janin.

Topik kali ini adalah penjelasan perkembangan janin 1 bulan secara bertahap mulai dari bertemunya duo kasih yakni sperma dan indung telur. Tidak hanya penjelasan saja, pada bagian akhir akan ada saran dan anjuran yang bisa dilakukan agar kehamilan tetap berjalan lancar sampai dengan hari melahirkan. Penasaran? Mari simak penjelasan berikut ini.

Pertama-tama mari diketahui terlebih dahulu seperti apa proses perkembangan janin 1 bulan dari pertemuan sperma dan indung telur sampai kehamilan anda bisa diketahui permukaan. Ilmu kedokteran telah menetapkan dengan melihat dari awal siklus menstruasi, sekitar 20 telur yang biasa dikenal dengan sebutan ova memenuhi suatu kantung penuh cairan bernama folikel. Tergantung dari siklus menstruasi anda, katakan saja berlangsung rata rata yakni 28 hari, maka sekitar 14 hari setelahnya anda berovulasi.

Salah satu dari sekian banyak folikel akan melepaskan telur, untuk kemudian mengalir lewat saluran tabung fallopi dimana telur-telur ini menunggu pasangannya alias menunggu dibuahi. Maka dari itu, 14 hari setelah anda menstruasi, adalah saat terbaik untuk berhubungan badan bila anda mengharapkan kehadiran malaikat kecil dalam hidup anda dan pasangan. Sekali telur dibuahi ia akan pindah ke rahim.

Umumnya kemungkinan hamil rata rata sebesar 25% yang juga bergantung pada usia perempuan, tak heran ada beberapa perempuan yang cukup mencoba sekali, ada pula yang harus berusaha hingga waktu lama. Terus berusaha, doa, dan berkonsultasi adalah kunci keberhasilan anda, jangan lepaskan dan tetap percaya.

Begitu anda berhasil mempertemukan sperma pasangan anda dengan indung telur, maka secara garis besar, dalam waktu 3 minggu, permulaan janin sudah terbentuk. Jangan dibayangkan yang mewah-mewah, karena bentuk bayi masih seperti dragon ball (kartun era 90-an) yakni bola merah mentereng dengan lingkaran merah di tengah. Gumpalan darah adalah gambaran yang tepat untuk ‘bola satu ini’. Beberapa dokumentasi menunjukkan sisi lebih dekat dari gumpalan darah ini. Gambaran yang diberikan sama persis bila anda pernah melihat sekumpulan kelereng magnet menempel satu sama lain, bedanya ‘bola janin’ ini seperti membelah diri. 1 lingkaran, 2 lingkaran, begitu terus hingga nanti berubah menjadi organ.

Anda mungkin tidak merasakan apapun dari luar, tidak ada perubahan pada badan anda. Dada anda belum membesar seperti kata orang orang, Perut anda masih seperti dulu, belum ada benjolan di perut, anda sendiri bisa tidak yakin bahwa sudah ada nyawa dalam perut anda. Dibawa beraktivitas biasa pun masih oke saja. No problem. Meski nyatanya, rahim anda dipenuhi oksigen agar janin bertahan hidup.

Saat yang tepat mencari tahu apakah ada janin dalam rahim anda dimulai saat menstruasi anda tak kunjung datang. Fakta unik yang perlu anda tahu meski tidak terlalu penting, Ketika anda dinyatakan hamil, entah saat pergi ke dokter atau anda test mandiri menggunakan alat tes kehamilan, biasanya dokter akan memberi tahu usia kehamilan anda. Padahal, dokter bahkan anda sendiri tidak bisa tahu pasti ‘sejak kapan’ kehamilan ini telah berlangsung, sangat sulit mengetahui dengan akurat kapan sperma bertemu indung telur apalagi jika anda ‘berbagi kasih’ dengan pasangan berulang kali dalam beberapa hari berturut turut.

Agar lebih mudah namun juga tidak sembarangan, beberapa dokter kandungan hanya mengestimasikan usia kehamilan anda beberapa hari setelah siklus menstruasi anda terganggu. Hal ini sangat menjelaskan kenapa beberapa bayi ‘nongol’ lebih cepat dibanding perkiraan kelahiran. Anda bisa jadi telah hamil lebih lama dari yang anda kira dan sebetulnya estimasi usia kehamilan tidak ada masalah bagi bunda maupun janin.

Ada beberapa saran perkembangan janin 1 bulan yang bisa diberikan agar kehamilan berjalan dengan lancar. Banyak kasus pasangan tidak mengetahui riwayat penyakit satu sama lain. Terang saja, hal semacam “Orang tua kamu pernah sakit apa saja?” atau “Kamu ada penyakit turunan tidak?” bukan daftar pertanyaan yang pantas diajukan pada kencan pertama atau kencan ke berapapun. Namun, karena saat ini anda bukan lagi sekedar dua orang dimabuk cinta namun dua orang dengan tanggung jawab besar demi keberlangsungan hidup mahluk hidup tak bersalah, sudah saatnya anda berkomunikasi lebih dalam dengan pasangan.

Temukan apakah ada kelainan atau penyakit yang mengidap satu sama lain selama perjalanan hidup. Bayi prematur misalnya, banyak muncul pada orang tua yang dulu pernah dilahirkan prematur. Jika memang ada, buat daftar penyakit turunan tersebut, bahkan jika sanak saudara yang pernah mengalami dan bukan anda atau pasangan. Jangan lupakan daftar tersebut ketika anda masuk ke dalam ruangan dokter guna pemeriksaan rutin. Berterus terang mengenai ‘sejarah’ kondisi kesehatan anda dan pasangan. Termasuk makanan yang biasa dikonsumsi oleh anda. Dengan demikian, anda bisa meminta saran anjuran makanan dan pantangan apa yang harus dilakukan selama masa kehamilan agar memperkecil kemungkinan hal tidak diinginkan tidak terjadi selama masa perkembangan janin 1 bulan dan seterusnya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*