Perkembangan Balita yang Perlu Khawatirkan

perkembangan balita www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan balita itu bisa dilihat secara fisik. Orang awam pun bisa menilai apakah balita tumbuh normal dan sehat atau tidak. Ibu tidak perlu bertanya kepada dokter mengenai perkembangan buah hati ibu.

Akan tetapi, banyak ibu ragu mengenai perkembangan sang buah hati mereka. Umumnya, mereka adalah orang tua yang baru sekali memiliki anak. Tentu saja hal tersebut sangat bisa dimaklumi karena mereka belum memiliki pengalaman sendiri tentang bagaimana mengamati tumbuh kembang balita.

Jika balita ibu sudah masuk usia 1 tahun, perkembangannya jelas sangat jelas. Berikut beberapa perkembangan yang bisa ibu lihat secara kasat mata ketika balita ibu sudah berusia 1 tahun. Jika pada usia ini balita ibu belum menunjukkan tanda-tanda perkembangan berikut ini, ada baiknya ibu segera berkonsultasi dengan dokter.

Merangkak

Bila bayi ibu sudah berusia 1 tahun dan baru mulai belajar merangkak, bisa dikatakan perkembangan bayi ibu lamban. Pasalnya, secara umum bayi yang baru berusia 9 atau 10 bulan sudah bisa merangkak.

Akan tetapi, ibu tetap harus bersyukur jika ternyata bayi ibu berkembang walaupun secara umum telat. Hal ini dikarenakan perkembangan balita berbeda-beda. Ada balita yang perkembangan tulangnya cepat sehingga pada usia 11 bulan saja sudah bisa berjalan. Yang jelas, ibu tidak boleh berkecil hati jika bayi ibu baru bisa merangkak pada usia 1 tahun.

Belajar Berjalan

Perkembangan yang paling ditunggu oleh orang tua adalah ketika balita mereka mulai berjalan. Dan itu biasanya terjadi pada usia balita yang menginjak 1 tahun. Akan tetapi, ada kesalahan yang sering dilakukan orang tua ketika balita mereka memasuki usia 1 tahun, yaitu membelikan baby walker. Ini merupakan alat bantu agar si kecil lebih cepat belajar berjalan. Memang itu maksud yang baik. Namun, tahukah ibu ada efek negatif dari penggunaan alat bantu ini?

Jika balita ibu belajar jalan menggunakan bantuan baby walker, maka kekuatan tulang tidak maksimal lantara badan si kecil sudah ditopang oleh alat tersebut. Otot-otot kaki juga tidak berkembang secara normal.

Berbeda jika balita ibu belajar berjalan secara normal. Biasanya, balita akan mulai belajar berdiri berpengangan benda-benda di sekitar seperti kursi dan meja. Kemudian, ia akan mulai bergerak melangkahkan kaki. Pada usia 1 tahun, balita bisa berjalan sendiri.

Daripada membelikan baby walker, alangkah lebih baik jika ibu membantu si kecil untuk berjalan dengan cara menuntut setiap hari. Cara tersebut tetap akan membuat otot kakinya kuat dan tulangnya berkembang maksimal karena balita ibu mencoba sedikit demi sedikit menopang badan mungilnya sendiri. Bagi ibu yang sadar pentingnya perkembangan balita 1 tahun, ibu sebaiknya pertimbangkan kembali jika ingin membelikan baby walker.

Belajar Berbicara

Ada mitos yang di mana balita biasanya telat berbicara jika ia lebih cepat belajar berjalan. Begitu juga sebaliknya. Apakah ibu percaya mitos tersebut?

Terlepas dari itu, balita usia 1 tahun biasanya sudah mulai bisa mengucapkan satu atau dua patah kata walaupun suaranya tidak begitu jelas seperti perkataan orang dewasa. Dalam hal ini, peran ibu sangat penting. Ibu harus sering berkomunikasi atau bercerita agar si kecil sering mendengar kata-kata dari mulut ibu. Semakin sering mendengar maka semakin cepat si kecil bisa bicara.

Itulah beberapa tanda-tanda perkembangan normal balita usia 1 tahun. Jika balita belum menunjukkan tanda-tanda tersebut, sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter dan menanyakan apakah ada yang salah dengan perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*