Perhatikan Porsi Makanan yang Mengandung Gizi untuk Balita

gizi balita www.facebook.com/ibudanbalita

Gizi untuk balita itu tidak hanya didapatkan dari susu formula saja. Ada porsi-porsi tertentu yang harus ibu ketahui agar gizi yang ibu berikan seimbang. Karena hanya dengan gizi seimbanglah ibu bisa memastikan si kecil tumbuh menjadi anak yang sehat.

Untuk itu, penting sekali memahami dan mengetahui porsi gizi yang harus ibu berikan kepada si kecil. Yang jeas, porsi berupa susu itu bukan yang utama. Untuk lebih jelasnya, ibu bisa ikuti ulasan yang berikut ini.

Pembagian Porsi Makanan dan Minuman untuk Balita

Ada empat kategori sumber gizi yang harus didapatkan oleh balita setiap hari. apa saja empat kategori tersebut?

Yang pertama adalah kategori makanan yang mengandung karbohidrat. Porsinya harus banyak karena anak ibu sudah balita. Ketika anak sudah masuk usia 1 tahun, sumber nutrisi dari makanan harus lebih banyak. Ahli gizi mengatakan anak usia 1 tahun sebaiknya mendapatkan 4 porsi makanan yang mengandung karbohidrat setiap hari, di pagi hari sekali, siang hari dua kali dan malam atau petang sebelum tidur. 4 porsi tersebut dibutuhkan untuk memastikan gizi balita tercukupi.

Yang kedua adalah porsi susu. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, susu balita itu porsinya lebih sedikit. Bahkan, para ahli gizi menyarankan agar mengurangi porsi susu balita untuk mengurangi resiko anak susah makan. 2-3 porsi susu setiap harus sudah cukup. Sementara itu, jika si kecil merasa haus, ibu bisa mengajarinya minum air putih.

Yang ketiga adalah porsi daging. Dalam hal ini, sangat disarankan agar menu makanan yang ibu berikan mengandung daging sapi. Pasalnya, daging sapi mengandung protein yang sangat tinggi. Porsi daging ini cukup 1 atau dua kali sehari. Atau, jika ibu ingin mengganti menu daging, ibu bisa menggunakan kacang-kacangan yang juga tinggi kandungan proteinnya.

Yang keempat adalah porsi buah dan sayuran. Layaknya karbohidrat, porsi buah dan sayuran juga harus banyak. Setidaknya ibu memberikan 4 -5 porsi buah dan sayuran setiap hari. Sementara itu, pastikan ibu memilihkan buah serta sayuran hijau yang masih segar.

Itulah pembagian porsi untuk melengkapi kebutuhan gizi balita. Mungkin ada yang bertanya kenapa ada pembagian-pembagian seperti itu?

Alasan Pembagian Asupan Gizi Anak

Seperti yang telah dijelaskan, asupan karbohidrat serta buah dan sayuran lebih banyak daripada susu dan juga daging. Kenapa seperti itu? Karena pada dasarnya balita itu sudah harus mulai mendapatkan energi serta nutrisi lainnya dari jenis makanan, bukan dari susu formula. Hal ini berbeda ketika anak ibu masih berusia di bawah 1 tahun di mana bisa dikatakan sumber gizi utamanya adalah ASI dan susu formula.

Berbeda ketika si kecil menginjak usia 1 tahun. Pada usia tersebut, anak ibu harus mulai mendapatkan asupan gizi dari makanan. Ada dua alasan yang penting. Yang pertama, makanan mengandung nutrisi yang lebih banyak dan kaya. Yang kedua, anak akan mulai beradaptasi dengan jenis makanan dengan tekstur yang lebih kasar. Anak harus mulai diajarkan mengunyah makanan kasar dan sistem perncernaan juga harus mulai terbiasa menghancurkan makanan seperti itu.

Jadi, pembagian porsi sumber nutrisi untuk balita tersebut di atas bukan tanpa alasan. Pembagian tersebut berdasarkan kebutuhan balita serta untuk kebaikan balita itu sendiri. Dan yang jelas, kebutuhan gizi balita terpenuhi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*