Perawatan Bayi Yang Seharusnya Ibu Lakukan Setelah Mandi

perawatan bayi www.ibudanbalita.com

Jangan sepelekan perawatan bayi setelah mandi. Ini sangat menentukan bagaimana perasaan bayi dan bagaimana tumbuh kembangnya. Apalagi jika ibu memandikan si kecil di sore hari. Tentu saja perawatan yang tepat akan membuat bayi merasa nyaman dan akhirnya tidur lelap di malam hari.

Lalu, bagaimana sebenarnya merawat bayi setelah ibu memandikannya?

  1. Mengoleskan Baby Oil

Pasti setiap ibu akan menggunakan baby oil dan mengoleskan ke tubuh bayi setelah dimandikan. Ini seolah menjadi tradisi turun menurun. Namun, tahukah ibu kenapa hal ini seharusnya ibu lakukan?

Ada dua manfaat mengoleskan baby oil ke tubuh bayi. Yang pertama mencegah ruam. Jadi, pastikan kulit pantat bayi harus dioles baby oil. Yang kedua, baby oil bisa mencegah eksim. Ini yang sebenarnya harus diantisipasi. Kulit bayi masih sangat sensitif sehingga mudah sekali terkena kuman dan akhirnya si kecil merasa gatal. Eksim ini ditandai dengan gatal dan kulit berwarna kemerah-merahan.

  1. Memijat Tubuh Si Kecil

Ini mungkin bagian perawatan bayi yang tidak banyak dikuasai. Apalagi bagi wanita yang baru memiliki anak pertama dan bukan seorang therapist bayi, bidan, perawat, atau profesi kesehatan yang berhubungan dengan bayi, memijat bayi bukan hal yang mudah. Bahkan, banyak orang tua yang tidak berani melakukan hal ini.

Sebenarnya tidak sulit lho. Sebaiknya ibu ikuti instruksi bagaimana memijat bayi yang benar. Yang pasti, ibu hanya perlu menggunakan jari ibu saja untuk memijat tubuh mungil si kecil.

  1. Berkomunikasi

Meskipun bayi belum bisa mengetahui apa yang ibu katakan, ibu harus terus berkomunikasi dengan si kecil. Ini bisa ibu lakukan sembari memijat tubuh si kecil.

Ini menjadi sangat penting untuk mengembangkan kemampuan mendengar dan kemampuan komunikasi bayi. Pada dasarnya, proses belajar bayi itu berasal dari apa yang ia dengar dan ia lihat. Jadi, semakin sering ibu berkomunikasi dengan bayi, maka semakin cepat ia belajar.

  1. Gunakan Bedak

Memang perawatan untuk bayi yang satu ini menuai kontroversi. Ada yang memperbolehkan. Tapi tidak sedikit yang justru melarang.

Bagi mereka yang melarang, mereka menganggap bedak bisa membahayakan si kecil. Bedak bisa terhirup sehingga akan mengganggu sistem pernafasan bayi.

Namun, ada juga manfaat dari bedak. Bedak akan membuat bayi terhindar dari biang keringat. Dan jika yang dikhawatirkan adalah terhirupnya butiran bedak, ibu bisa gunakan pada bagian tubuh bayi tertentu saja seperti perut dan khususnya pantat. Hindari menggunakan bedak pada bagian wajah si kecil agar butiran bedak tidak terhirup oleh si kecil.

Orang tua manapun pasti ingin melakukan yang terbaik. Sayangnya, ada orang tua yang tidak menyadari jika ternyata cara merawat bayi yang mereka terapkan tidak tepat. Namun, sekarang ibu sudah tahu apa yang harus ibu lakukan setelah memandikan si kecil, bukan?

Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana ibu merawat kesehatan bayi. Ibu harus berikan ASI eksklusif hingga usianya mencapai 6 bulan. Selama usianya belum mencapai 6 bulan, ibu tidak boleh memberikan asupan nutrisi selain ASI.

Jangan dengarkan apa kata orang tua dahulu. Terkadang orang tua dahulu memberikan makanan kepada bayi di bawah 6 bulan seperti memberinya pisang agar bayi kenyang dan akhirnya bisa tidur lelap di malam hari. Ini bukan perawatan yang tepat. Ikuti apa yang sudah disarankan oleh ahli kesehatan bayi. Terapkan perawatan bayi yang sesuai dengan yang diinstruksikan oleh dokter anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*