Penyebab yang Paling Sering Terjadi Mengakibatkan Balita Mudah Sakit

friso https://www.facebook.com/FrisoIndonesia/

Balita memang sering sakit. Tapi, ibu tidak boleh membiarkan anak sakit. Harus ada langkah yang bisa ibu lakukan untuk pencegahan, bukan?

Yang pasti, ibu tidak boleh menganggap enteng. Karena jika anak ibu sering sakit, perkembangannya bisa terganggu. Apalagi jika anak sudah masuk sekolah. Bukan tidak mungkin anak ibu akan tertinggal dari anak-anak yang lainnya.

Tentu saja ibu tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Oleh sebab itu, ibu harus tahu apa saja penyebab yang paling sering terjadi yang mengkibatkan balita sakit. Dengan mengetahui faktor penyebab tersebut, diharapkan ibu bisa melakukan langkah antisipasi agar balita tidak mudah sakit.

Nah, apa saja faktor penyebab balita mudah sakit? Berikut penjelasan selengkapnya.

Nutrisi yang Kurang

Mungkin ibu merasa sudah memberikan asupan gizi yang cukup karena selama ini ibu selalu memberikan menu makanan sehat. Selain itu, ibu juga memilihkan jenis minuman yang menyehatkan.

Tapi, apakah hal tersebut berarti sudah dipastikan nutrisi si kecil tercukupi?

Ternyata tidak. Banyak orang tua yang melakukan pola pemberian makanan dan minuman yang sehat tanpa menghiraukan kebutuhan nutrisi balita itu berapa. Mereka tidak sadar balita semakin besar semakin membutuhkan nutrisi dalam jumlah yang lebih banyak.

Bahkan, jika ibu tahu tentang tahap perkembangan balita, ibu akan mengerti bawasannya ada jenis nutrisi tertentu yang dibutuhkan oleh balita pada usia tertentu.

Seperti contoh. Ketika balita menginjak usia yang ke 3 tahun, pada saat itulah ibu sebaiknya memberikan asupan nutrisi yang bisa mempercepat proses perkembangan otak. Karena pada usia tersebut, balita masuk ke dalam periode emas. Selain itu, nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga stamina juga tak kalah penting. Jika kekurangan nutrisi ini, anak akan terlihat murung dan tidak bertenaga.

Jadi, apakah ibu sudah yakin memberikan nutrisi yang tepat?

Daya Tahan yang Melemah

Apa yang membuat daya tahan tubuh melemah? Faktornya sangat banyak sekali. Bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh juga bisa menjadi faktor melemahkan daya tahan tubuh.

Tapi, bukan itu yang paling penting. Ibu harus bisa membuat sistem kekebalan tubuh anak semakin meningkat. Dalam hal ini, balita akan semakin rentan terhadap penyakit jika daya tahan tubuhnya rendah. Apalagi jika balita semakin hari semakin aktif. Di mana pun ia berada, ia bisa terkena virus atau bakteri. Dan untuk mencegah bakteri atau virus itu masuk ke dalam tubuh dan membuat anak ibu sakit, diperlukan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Jarang Keluar Rumah

Jika ibu dan suami ibu pergi bekerja dari pagi hingga sore dan si kecil diasuh seorang baby sitter, sebaiknya ibu jangan biarkan anak lebih banyak berada di dalam rumah. Dari sebuah penelitian, didapatkan kesimpulan bawasannya balita yang jarang terkena sinar matahari, terutama sinar matahari pagi akan mudah terserang penyakit.

Oleh sebab itu, ada baiknya ibu memberikan pengarahan kepada baby sitter untuk mengajak balita keluar rumah terutama di pagi hari agar terkena sinar matahari.

Dan tentu saja masih banyak faktor penyebab lain mengapa balita mudah terserang penyakit. Semakin banyak pengetahuan, maka ibu bisa semakin tahu bagaimana cara pencegahan yang tepat.

Dan ada juga cara penanganan yang bisa ibu lakukan jika si kecil terkena penyakit. Penanganan tersebut perlu dilakukan sebelum akhirnya ibu memeriksakan ke dokter anak. Temukan tips mengatasi masalah kesehatan pada balita di www.friso.com.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*