Penyebab Alergi Pada Bayi Yang Ibu Tak Akan Menduga Sebelumnya

Alergi pada anak www.friso.co.id

Ibu pasti sangat kaget ketika sudah merasa memberikan perawatan yang terbaik tapi justru muncul bintik-bintik merah pada kulit bayi. Itulah yang disebut dengan alergi pada bayi. Meskipun demikian, ibu harus tahu tidak hanya bintik merah saja yang menjadi tanda alergi, tapi juga yang lain seperti demam, pilek, dan mata berair.

Apa penyebabnya? Sangat banyak sekali. Dan bukan tidak mungkin penyebabnya berasal dari makanan yang ibu berikan. Ketika bayi sudah berusia 6 bulan, ia mendapatkan menu makanan yang dinamakan dengan MPASI atau makanan pendamping ASI. Dan ibu pasti sangat berhati-hati menyiapkan menu makanan untuk si kecil. Sayangnya, makanan yang sehat dan bergizi pun bisa menyebabkan alergi lho. Tidak percaya?

Makanan Bergizi Yang Justru Menyebabkan Bayi Alergi

Setidaknya ada 3 makanan bergizi tinggi yang sering menjadi penyebab bayi alergi, yaitu udang, telur, serta kacang-kacangan. Kasus bayi alergi disebabkan oleh makanan tersebut sering terjadi di Amerika Serikat.

Maka dari itu, ibu sebagai orang tua harus berhati-hati dalam memilihkan menu makanan untuk si kecil. Jangan pernah menganggap ketika ibu sudah membuatkan menu makanan yang bergizi dan dibuat dari bahan yang 100% alami dan higienis, semuanya sudah selesai. Bisa saja bayi mengalami alergi terhadap makanan tersebut.

Apalagi jika ibu asal-asalan dalam memberikan menu MPASI. Kemungkinan alergi akan sangat mungkin terjadi. sLalu, pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara agar anak tidak alergi?

Mengapa Bayi Mengalami Alergi?

Ibu pasti semakin khawatir ketika mengetahui makanan yang sehat dan bergizi saja bisa membuat bayi alergi. Lalu, makanan seperti apa yang harus ibu berikan untuk si kecil?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ibu harus tahu terlebih dahulu bahwasannya penyebab alergi itu bukan karena makanan yang sehat atau tidak sehat. Para peneliti kesehatan menjelaskan alergi ini merupakan reaksi tubuh ketika ada benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Ini intinya.

Maka dari itu, tidak jarang ketika anak ibu mengkonsumsi makanan yang asing atau makanan dengan kandungan nutrisi yang asing bagi tubuh, akan muncul reaksi seperti bintik-bintik merah pada kulit. Pada saat itu, sistem kekebalan tubuh mendeteksi benda tersebut sebagai benda asing dan berbahaya sehingga harus dilakukan proteksi ekstra ketat. Inilah yang menyebabkan tubuh mengalami alergi. Dan sebagai orang tua, ibu tahu ini tanda-tanda bayi alergi.

Mencegah Alergi Pada Anak

Apa mungkin alergi bisa dicegah? Sangat mungkin. Pada intinya, ibu harus memperhatikan apa saja makanan yang membuat anak alergi.

Akan tetapi, tidak berhenti di situ saja. Ibu juga harus tahu kandungan apa yang ada di dalam makanan tersebut. Dengan mengetahui hal seperti ini, ibu bisa tahu apa sebenarnya yang membuat anak alergi. Beberapa kasus terjadi, misalnya, di mana bayi mengalami alergi karena mengkonsumsi makanan yang mengandung protein. Jadi, bukan makanan itu saja yang perlu dihindari, tapi juga makanan yang mengandung protein tinggi yang sama dengan makanan tersebut.

Bagaimana jika makanan tersebut sangat bagus sekali untuk tumbuh kembang bayi? Nah ini menjadi persoalan lagi.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, alergi merupakan reaksi yang ditunjukkan oleh tubuh ketika sistem kekebalan tubuh menemukan benda asing masuk ke dalam tubuh. Untuk itu, alergi bisa dicegah dengan terus memperkuat sistem kekebalan tubuh. selain itu, ibu juga sedikit demi sedikit memberikan makanan yang sering menyebabkan alergi. Dengan cara ini, makanan tersebut tidak lagi dianggap benda asing bagi sistem kekebalan tubuh.

Cara yang seperti ini harus diketahui oleh orang tua. Jangan sampai orang tua menyerah dan akhirnya tidak memberikan makanan yang justru bagus untuk perkembangan bayi. Contohnya saja ketika anak alergi terhadap susu. Apakah ibu akan menghentikan memberikan susu? Bagi bayi, mereka belum mengkonsumsi susu, tapi hanya ASI. Bagaimama ketika sudah mencapai usia 6 bulan ke atas? Bukankah ibu harus memberikan makanan yang bervariasi? Dan jika bayi alergi, hal tersebut bukan berarti ibu tidak mau lagi memberikan menu makanan yang bervariasi, bukan?

Ada tiga hal yang menjadi kesimpulan penting mengenai alergi ini. Yang pertama, alergi itu tidak hanya disebabkan oleh makanan yang kurang bergizi. Ini juga bisa terjadi ketika bayi mengkonsumsi menu MPASI yang dibuat dari bahan bergizi tinggi. Yang kedua, alergi merupakan reaksi alami tubuh ketika sistem kekebalan tubuh mendapatkan benda asing. Dan yang terakhir, diperlukan langkah pencegahan jika bayi ibu mengalami alergi. Berikan makanan dan minuman yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, berikan makanan yang menyebabkan alergi sedikit demi sedikit agar tubuh menyesuaikan diri dengan makanan tersebut. Jangan berikan makanan tersebut dala porsi yang berlebihan.

Yang menjadi persoalan adalah ketika si kecil sudah balita dan alergi terhadap susu balita. Dalam hal ini, ibu sebaiknya memilihkan susu balita terbaik mulai dari awal. Dengan demikian, tubuh anak ibu sudah menyesuaikan dengan susu tersebut. Semua kandungan di dalam susu tersebut bisa dicerna dengan baik sehingga anak tidak mengalami alergi.

Friso Gold 3 merupakan susu terbaik untuk balita usia 1 tahun. Ibu tidak akan salah jika memilih susu yang satu ini. Apalagi tidak hanya kandungan gizinya saja yang diperhatikan. Kehigienisan juga terjamin. Tidak ada bakteri yang masuk ke dalam susu sehingga susu tersebut terkontaminasi. Dan yang pasti, kandungan gizinya seimbang sehingga tidak akan menyebabkan alergi pada anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*