Pengetahuan Tentang Gizi Ibu Menyusui Yang Harus Diperhatikan

gizi ibu menyusui www.awalsehat.nestle.co.id

Gizi ibu menyusui merupakan makanan sehat selain obat yang kaya akan protein, air, lemak, mineral dan karbohidrat. Disamping itu juga dibutuhkan oleh ibu dalam jumlah tertentu selama masa menyusui. Masa postpartum adalah masa pemulihan sebab merupakan faktor penunjang yang paling utama dalam produksi ASI.

Sehingga jika gizi belum terpenuhi akan menghambat produksi ASI dan bisa mempengaruhi komposisi serta asupan nutrisi untuk bayi yang baru saja lahir. Ibu menyusui mempunyai kebutuhan cukup banyak dalam asupan gizi yang terkandung di dalam setiap makanannya.

Pengetahuan tentang gizi sangat penting diberikan untuk memberikan beberapa hal yang sebelumnya belum diketahuinya. Dengan begitu, pola makan ibu menyusui akan lebih diperhatikan melalui penyusunan menu seimbang yang disarankan dalam pemenuhan kecukupan gizinya. Status gizi ibu memberikan dampak yang penting terhadap kualitas dan kuantitas dalam produksi ASI. Contohnya bila ibu kekurangan kalsium maka akan menyebabkan keperluan kalsium bayi diambil dari cabang kalsium pada saraf ibu. Apabila  hal ini dibiarkan terus menerus maka akan mengakibatkan ibu mengalami kerusakan gigi dan juga osteophorosis.

Kuantitas dan kualitas  produksi ASI memang dipengaruhi oleh kondisi gizi ibu. Ibu dengan gizi baik akan memproduksi ASI kurang lebih 600 sampai 800 ml pada bulan pertama, sedangkan ibu dengan gizi yang kurang hanya akan memproduksi ASI kurang lebih  500  sampai 700 ml. Status gizi ibu yang sedang menyusui dipengaruhi pula oleh prinsip dan faktor yang harus diperhatikan dalam pemenuhan gizinya.

Kebutuhan Gizi Ibu Menyusui

Kebutuhan gizi pada ibu yang sedang menyusui memang harus dipertimbangkan sebab berhubungan dengan gizi anak sebelum lahir dan sesudah lahir. Disamping itu, ibu yang mempunyai gizi yang cukup juga bisa membantu pemulihan yang lebih cepat setelah persalinan dan produksi ASI juga bisa bertambah. Jika gizi ibu tidak dipenuhi dengan baik saat masa hamil dan menyusui tentu akan menimbulkan dampak tidak baik terhadap status gizi ibu, kesehatan ibu dan anak sebab ASI yang akan dihasilkan akan berkualitas rendah. Beberapa zat gizi yang dibutuhkan yaitu sebagai berikut :

-Energi

Pada kondisi ibu yang sedang hamil, maka memerlukan tambahan masukan energi dalam memenuhi kebutuhan bagi  ibu dan janin. Oleh sebab itu, diperlukan sebesar 700 kkal/jari saat 6 bulan pertama menyusui. Pada saat 6 bulan kedua diperlukan sekitar kurang lebih 500 kkal/ hari dan pada tahun kedua disarankan ada tambahan sekitar 400 kkal/hari.

-Protein

Tambahan protein yang diperlukan oleh ibu menyudui sebesar 16 g/hari untuk 6 bulan pertama. Saat 6 bulan kedua diperlukan protein sebesar 12 g/hari dan untuk tahun kedua diperlukan kurang lebih 11g/hari.

-Zat besi

Ada sekitar 0,3 mg/ hari dikeluarkan dalam wujud ASI. Oleh sebab itu harus ditambahkan dengan basal loss setiap harinya. Pada umumnya kebutuhan zat besi untuk 6 bulan pertama menyusui yaitu sekitar 1,1 mg/hari. Sehingga membutuhkan tambahan zat besi sekitar 5 mg/ hari.

-Kalsium

Dibutuhkan tambahan dalam jumlah yang sangat besar yakni sekitar 400 mg. Sebab dalam proses produksi ASI, tubuh juga menjaga konsenterasi kalsium dalam ASI. Apabila intake kalsium kurang mencukupi maka kebutuhan kalsium dalam produksi ASI akan diambil dari deposit yang ada pada tubuh ibu dan juga dalam tulang.

-Vitamin D

Gizi ini sangat penting bagi kesehatan gigi dan pertumbuhan tulang.

-Vitamin B-6

Vitamin ini mampu membuat metabolisme lemak dan protein, membantu pertumbuhan sel, mendukung syaraf dan juga sistem kekebalan. Vitamin B-6 juga dibutuhkan untuk produksi sel darah merah dan putih.

-Folic Acid atau Asam folat

Asam folat mampu mensintesis DNA dan membantu untuk pembelahan sel.

-Vitamin B-12

Vitamin ini mendukung sistem saraf dan produksi sel darah merah.

-Zinc atau Seng

Hal yang sangat penting dalam memenuhi gizi yaitu menjaga pola makanan bergizi bagi ibu menyusui, terutama makanan yang kaya akan protein,mineral,  vitamin, dan cairan. Serta mendukung sistem kekebalan tubuh yang baik dan penting juga dalam penyembuhan luka.

Kandungan vitamin dan mineral bisa memastikan bahwa ibu dan bayi mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Semua gizi tersebut bisa didapatkan pada berbagai macam sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan juga ikan.

Efek Kekurangan Gizi Ibu Menyusui

Kekurangan gizi pada ibu menyusui akan menimbulkan gangguan kesehatan pada ibu dan juga si kecil. Gangguan pada bayi yaitu misalnya saja proses tumbang anak, bayi gampang sakit, dan mudah terkena infeksi. Kekurangan berbagai zat esensial juga bisa menimbulkan gangguan pada mata ataupun tulang. Gizi pada ibu menyusui sangat erat hubungannya dengan produksi ASI  yang juga dibutuhkan bagi tumbuh kembang bayi. Jika pemberian ASI sangat baik, maka berat badan bayi pun akan meningkat, integritas kulit baik, tonus otot dan  kebiasaan makan yang cukup baik.

Ibu menyusui tidak perlu terlalu teratur dalam mengatur nutrisinya, sebab yang paling penting adalah makanan yang menjamin pembentukan ASI  berkualitas dalam jumlah banyak untuk memenuhi kebutuhan gizi si kecil bayinya. Kebutuhan nutrisi pada masa laktasi didasarkan pada kandungan nutrisi ASI dan jumlah nutrisi penghasil susu. Ibu menyusui dianjurkan untuk mendapatkan tambahan zat makanan 800 Kkal yang diperlukan untuk memproduksi ASI dan untuk aktivitas ibu itu sendiri. Gizi ibu menyusui  memang harus dipenuhi dengan baik sebab akan berdampak pada kesehatan ibu dan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*