Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Wanita Hamil, Lihat Dampaknya Terburuknya

ibu dan balita https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Pasti ibu sudah tahu dampak buruk dari rokok. Apalagi bagi seorang ibu hamil. Sudah gencar kampanye larangan merokok khususnya bagi ibu hamil.

Namun sepertinya kampanye tersebut tidak terlalu berpengaruh signifikan. Karena rokok merupakan candu. Seorang wanita yang sudah terbiasa merokok akan susah sekali meninggalkan kebiasaan merokok, walaupun ia tahu ada janin di dalam rahimnya.

Jelas sekali pengaruh buruk rokok terhadap kesehatan wanita hamil. Dan dampak buruk tersebut pun tidak hanya dirasakan oleh ibu hamil. Lebih dari itu, pengaruhnya bisa merambat ke masa depan akan yang ia kandung.

Mungkin kampanye larangan rokok khusus untuk ibu hamil tidak efektif. Harus ada cara yang lebih lembut sehingga menyentuh kesadaran ibu-ibu hamil agar berhenti total merokok.

Edukasi Tentang Bahaya Rokok

Mungkin tidak mempan jika ditakut-takuti dengan hal-hal buruk yang bisa terjadi saat merokok yang bisa dialami oleh ibu hamil.

Setidaknya seorang ibu hamil perokok akan mempertimbangkan lagi jika tahu dampak terburuk bagi bayi yang ia kandung.

Dampak terburuk yang bisa terjadi, paru-paru bayi tidak akan berkembang maksimal. Hal ini disebabkan rokok yang ibu hamil hisap setiap hari. Akibat paru-paru tidak berkembang normal, anak akan lahir ke dunia dengan kondisi kesehatan yang kurang bagus, khususnya pernafasannya.

Mungkin selama ini yang dikampanyekan hanya sekedar bahaya rokok bagi perkembangan janin dan juga kesehatan seorang wanita hamil. Kali ini lebih spesifik, yaitu mengganggu dan bahkan menghambat perkembangan paru-paru janin.

Bagaimana dengan Perokok Pasif

Sebenarnya tidak terlalu beda perbedaan antara perokok aktif dengan perokok pasif. Karena yang mempengaruhi kesehatan kehamilan dan juga yang mempengaruhi perkembangan janin itu asap rokok. Terlepas perokok aktif atau pasif, tetap saja akibat terburuk tersebut bisa saja terjadi.

Harusnya hal ini bisa menjadi kesadaran secara kolektif. Masyarakat menyadari pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat terutama ketika ada seorang wanita hamil di sekitar.

Sayangnya, hanya sedikit yang menyadari hal ini. Lebih parah lagi, banyak perokok yang tanpa merasa bersalah merokok di tempat di mana di sana ada seorang wanita hamil.

Tak jarang juga seorang suami merokok di dalam rumah sementara istrinya sedang hamil. Ini menunjukkan betapa banyak masyarakat yang menyepelekan pengaruh buruk asap rokok entah bagi kesehatan ibu hamil maupun janin yang ada di dalam kandungan.

Perubahan yang Bisa Dilakukan

Setidaknya ada langkah nyata untuk menyelamatkan generasi penerus. Salah satunya dengan memberikan pemahaman kepada para wanita perokok agar berhenti merokok ketika sedang mengandung.

Kehamilan juga bisa dijadikan turning point di mana wanita perokok bisa 100% berhenti merokok.

Namun, karena dampak buruk rokok juga bisa dialami oleh perokok pasif, maka masyarakat juga harus diberikan pemahaman tentang bahaya rokok terhadap ibu hamil. Setidaknya jika ada wanita hamil di sekitar, seseorang bisa mematikan rokok. Ini menjadi cara yang paling tepat untuk menghargai upaya seorang wanita hamil untuk menjaga perkembangan janin di dalam kandungan.

Membahas tentang kesehatan kehamilan tidak hanya berhenti pada rokok saja. Lebih dari itu, kesehatan seorang ibu hamil harus dijaga dengan cara menciptakan udara yang bersih tanpa polusi udara entah dari asap pabrik, asap kendaraan bermotor, dan terutama asap rokok.

Dan hal tersebut tidak hanya bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Harus ada gerakan massive agar kondisi lingkungan bersih dan udara segar sehingga setiap bayi yang sedang dikandung oleh wanita hamil bisa berkembang dengan optimal.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*