Pantangan Makanan Ibu Hamil yang Tak Banyak Diketahui

pantangan ibu hamil Source: MomJunction

Pantangan makanan ibu hamil memang ada banyak. Namun, layaknya manusia terkadang pengetahuan sedikit terbatas atau malah perlu diingatkan. Membaca daftar larangan makanan ibu hamil tidak hanya menyegarkan pikiran namun meningkatkan kesadaran bunda terhadap kesehatan. Apa saja? Mari simak golongan makanan berbahaya  bagi bunda mengandung di bawah ini:

  • Ikan merkuri

Merkuri biasa dikenal dalam produk kecantikan, terutama dengan embel-embel membuat kulit putih. Secara teknis, ya memang merkuri kurang aman bila digunakan sebagai alat mempercantik diri. Namun, dalam konteks kehamilan, merkuri jauh lebih berbahaya dibanding sekedar bikin kulit ketagihan, atau kering kerontang.

Kenapa sih merkuri berbahaya?

Dalam laut, sungai, sampai danau tersebar merkuri seperti halnya debu bertebaran di atas daratan. Ikan secara tidak sadar menghirup merkuri sepanjang hidupnya. Sayangnya, ketika manusia konsumsi merkuri, tubuh secara otomatis mengolahnya menjadi methylmercury. Penelitian membuktikkan, perubahan komponen dari merkuri jadi methylmercury menjadi alasan hambatan perkembangan janin.

Ikan pedang, paus, makerel, dan ikan tile (asal Meksiko) merupakan contoh ikan dengan kandungan merkuri tinggi. Sebaiknya, demi amannya keberadaan janin dalam rahim, katakan tidak pada jenis ikan tersebut. Kalau memang ngidam, pilih ikan yang rendah merkuri dan bermanfaat seperti ikan salmon, atau ikan cod.

 

  • Ikan dengan lingkungan yang buruk

“Apabila kamu berteman dengan tukang besi, maka dirimu akan berbau besi. Jika kamu berteman dengan penjual parfum, maka tubuhmu akan senantiasa wangi”.

Kalimat diatas merupakan perkataan bijak yang berarti teman akan mencerminkan pribadi seseorang. Siapa sangka, bahwa kalimat tersebut berlaku pula dalam masalah ikan sebagai bahan makanan. Berbeda dengan daftar sebelumnya, kali ini bukan merkuri yang jadi sumber permasalahan.

Ironis tapi nyata, kemajuan manusia diiringi dengan bahaya yang patut disayangkan. Bayangkan saja, polusi disertai elemen penyakit yang super berbahaya bagi tubuh berkeliaran dengan bebas. Dunia laut sekalipun tidak luput dari masalah dunia, patut disayangkan mengingat banyaknya potensi dalam laut.

Umumnya, konsumen tidak peduli darimana ikan berasal asal berbentuk wajar. Padahal, ada baiknya bila bunda meneliti terlebih dahulu, bagaimana kondisi lautan ikan tersebut sepanjang hidupnya. Ikan yang dikelilingi limbah pabrik, bisa jadi jauh lebih berbahaya dibanding ikan bermekuri tinggi. Alangkah baiknya bila bunda belanja di tempat yang jelas darimana sumber dagangannya.

 

  • Telur mentah

Atlet ternama mungkin sering memberi tips bagaimana memulai hari dengan makan telur mentah dicampur madu. Ya, memang secara teknis, kandungan protein dalam telur sangatlah membantu tubuh kenyang lebih lama sekaligus merasa segar. Sayangnya dalam kasus kehamilan, saran satu ini tidak akan berlaku.

Harap diingat kembali darimana asal telur. Entah telur ayam, burung onta, atau mungkin telur buaya, begitu telur hadir di dunia luar, secara otomatis bakteri mencari kesempatan. Salah satu jenis bakteri berbahaya yang siap mengancam janin dalam kandungan disebut samoneala.

Keracunan makanan adalah hal terakhir yang bunda inginkan dalam kehamilan. Banyaknya tantangan selama hamil membuat kesehatan naik pangkat menjadi prioritas utama. Pada berbagai kasus dijumpai bagaimana perempuan hamil muntah, dan diare setelah bakteri samoneala menyerang tubuh.

Kue tiramisu, saus salad, sampai dengan es krim merupakan contoh makanan yang mengandung telur mentah. Selalu pastikan bunda menghindari kemungkinan sekecil apapun demi pertumbuhan janin yang lancar. Masak telur secara matang, tahan diri untuk tidak merasakan kenikmatan telur setengah matang minimal sembilan bulan adalah salah satu langkah pencegahan.

 

  • Daging siap saji

Seiring berkembangnya teknologi, manusia semakin praktis. Tidak hanya dalam konteks pekerjaan, sampai makanan sekalipun masyarakat jaman kini ingin yang cepat. Jangan heran bila makanan instant seperti sosis, daging hamburger, dan sejenisnya diburu pasaran. Ya, memang sangatlah mudah memperoleh hidangan cepat nan murah, tapi tidak selamanya bahan tersebut bersahabat dengan tubuh.

Demi mendapatkan produk cepat saji, tidak ada yang tahu rahasia perusahaan. Bagaimana kondisi sapi, kambing, atau mungkin domba sebelum masuk penggilingan. Satu-satunya yang konsumen tahu adalah kapan produk akan kadaluarsa. Bagi mereka yang tidak hamil saja, daging siap saji cukup berbahaya, terlebih perempuan yang sedang menanggung tanggung jawab manusia kecil dalam kandungan.

 

  • Buah tidak bersih

Buah-buahan tergolong anggota 4 sehat 5 sempurna. Meski tidak banyak orang tahu bahwa pengolahan buah yang salah bisa jadi malapetaka. Tenang, bukan berarti buah termasuk makanan berbahaya bagi kehamilan, buah sama dengan sayur merupakan dua makanan wajib di kala mengandung.

Kesalahan dalam konsumsi buah di saat hamil justru terletak pada pencucian buah. Sebagian besar orang menganggap hanya karena buah berlabel segar berarti bisa langsung dimakan. Tidak ada yang tahu ‘perjalanan’  buah sejak dipetik dari pohon hingga terpajang di etalase. Terlebih bila dibeli dari penjual buah pinggir jalan, pasti banyak bakteri melekat.

Cuci buah terlebih dahulu kedengaran biasa, tapi ironisnya banyak orang lupa. Pastikan selalu buah dalam kondisi bersih. Kalau berkenan memakai produk pencuci buah di pasaran tidak ada salahnya.

Masih ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari selama tiga puluh enam minggu kedepan. Namun, mengingat tubuh perempuan hamil cukup dinamis, tidak mungkin semua berlaku sama. Selalu konsultasikan kondisi tubuh saat ini dengan para ahli agar memperoleh data kebutuhan gizi yang akurat. Tanyakan pula apakah ada pantangan makanan ibu hamil di luar daftar diatas supaya perkembangan janin lebih aman.(HN)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*