Pada Usia Berapa Balita Mulai Belajar Jalan?

balita belajar jalan www.facebook.com/ibudanbalita

Belajar jalan merupakan fase yang paling ditunggu-tunggu oleh para orang tua. Akan tetapi, beberapa orang tua tidak mengetahui sejak usia berapa biasanya balita sudah mulai belajar berjalan.

Selain itu, ada juga orang tua yang mengajarkan cara belajar jalan yang salah meskipun menurut masyarakat awam cara tersebut sangat wajar. Padahal, cara tersebut tidak baik untuk tumbuh kembang balita yang sedang dalam proses belajar berjalan.

Untuk itu, Anda sebagai orang tua harus mengetahui beberapa hal tentang tumbuh kembang balita khususnya seputar fase belajar berjalan balita.

Usia Balita Belajar Berjalan

Untuk mengetahui kapan sebenarnya balita sudah mulai belajar untuk jalan, Anda harus tahu dulu kapan sistem motorik balita berkembang. Pada dasarnya, pada usia 8-9 bulan, sistem motorik bayi sangat berkembang pesat. Pada usia ini, bayi akan mulai bergerak dan berpindah dari tempat satu ke tempat lain.

Caranya tentu berbeda-beda. Balita mulai dengan duduk dan merangkak. Akan tetapi, ada juga balita pada usia 8-9 bulan ini sudah mulai berdiri dan mencoba melangkah walaupun dengan bantuan orang lain. Itu sebabnya, kebanyakan dokter anak mengatakan pada usia inilah balita belajar jalan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir jika bayi Anda pada usia 8-9 tahun bulan belum terlihat mulai belajar jalan. Anda tunggu saja sampai usia 10-12 bulan ketika sistem motorik balita sudah cukup mampu untuk menopang badannya.

Yang jelas, pada usia di atas 8 tahun, Anda sudah bisa membantu balita Anda untuk berjalan. Anda bisa membantu balita berdiri dan mencoba menapak satu atau dua langkah. Agar belajar jalan balita Anda lebih cepat, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

Tips Belajar Jalan untuk Balita

Ada kesalahan yang sering dilakukan orang tua ketika mereka ingin membantu balita mereka belajar jalan, yaitu membeli baby walker. Memang baby walker akan membuat balita Anda berjalan. Akan tetapi, ada dampak buruknya.

Dengan menggunakan baby walker, otot kaki kurang terangsang. Kemampuan otot kaki tidak berkembang pesat. Selain itu, baby walker membuat resiko kecelakaan pada balita cukup besar. Bahkan jika balita Anda sudah sering jatuh, secara psikologis hal tersebut akan sedikit banyak menghambat kemampuan untuk berjalan balita.

Untuk itu, sangat disarankan agar Anda tidak membeli baby walker. Luangkan waktu untuk bersama balita Anda untuk belajar jalan dengan bantuan kedua tangan Anda. Memang sedikit lebih lelah namun perkembangan balita Anda akan lebih baik.

Selain itu, usahakan balita Anda tidak menggunakan alas kaki. Anda tidak perlu memakaikan kaos kaki atau bahkan sepatu ketika Anda mengajak balita Anda belajar berjalan. Dengan tanpa alas kaki, kaki balita Anda akan belajar menjaga keseimbangan. Jika memakai sepatu, maka balita Anda tidak bisa menjaga keseimbangan dengan baik ketika berjalan.

Agar balita Anda lebih terangsang untuk berjalan, gunakanlah permainan yang ia sukai. Anda tempatkan mainan tersebut ke suatu tempat sehingga balita Anda mau berjalan menuju permainan tersebut. Ini hanya sekedar rangsangan saja.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang belajar jalan balita. Satu hal yang perlu digarisbawahi adalah cara belajar berjalan setiap balita itu berbeda-beda. Mulai kapan balita berjalan itu juga berbeda-beda. Hal tersebut dipengaruhi oleh perkembangan sistem motorik bayi. Tugas Anda sebagai orang tua hanya membantu agar balita Anda mulai belajar jalan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*