Optimalkan Tumbuh Kembang Balita Saat Periode Emas

tumbuh kembang balita detik.com

Kenapa harus ketika periode emas tumbuh kembang balita lebih dioptimalkan? Bukankah ada waktu dewasa di mana anak lebih mudah diajarkan segala sesuatu seperti bagaimana bernyanyi, bagaimana menari, bagaimana belajar bahasa asing, dan lain sebagainya?

Ibu bisa saja berpikir hal yang sama seperti itu. Hal ini disebabkan ibu merasa lebih mudah mengajari anak yang sudah dewasa dibandingkan anak yang masih balita. Ketika anak sudah dewasa, ia lebih mudah diajak untuk belajar. Sedangkan ketika balita, bagaimana mengajak si kecil untuk belajar?

Pandangan atau anggapan tersebut akan berubah 180 derajat setelah ibu tahu bagaimana perkembangan balita lebih optimal di masa periode emas.

Golden Age Balita

Dalam dunia kesehatan, masa keemasan balita sering disebut dengan golden age. Ini merupakan masa di mana balita mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Maka tidak salah jika orang tua benar-benar memperhatikan pertumbuhan anak di masa keemasan ini.

Kenapa harus masa keemasan anak? Menurut penelitian, ada milyaran sel otak yang potensial untuk bisa dikembangkan. Jika sel otak tersebut bisa diaktifkan, maka perkembangan otak anak akan sangat baik. Ia akan menjadi anak yang mudah menyerap pelajaran-pelajaran baru ketika dewasa nanti.

Jadi, seberapa penting memperhatikan tumbuh kembang anak di usia keemasannya? Sangat penting, bukan?

Sekarang pertanyaanya adalah bagaimana cara mengoptimalkan perkembangan anak di masa keemasan?

Kunci Utama Mengoptimalkan Perkembangan Anak Di Masa Keemasan

Sebenarnya ada satu penjelasan lanjutan mengenai golden age ini. Ibu sudah mengetahui dari penjelasan di atas bawasannya di masa keemasan balita, sel otak sangat banyak sekali dan berpotensi untuk berkembang. Dan tahukah ibu bagaimana cara mengakifkan sel otak tersebut?

Ternyata, caranya hanya dengan memberikan stimulus yang tepat. Inilah yang menjadi kunci utama mengoptimalkan perkembangan otak anak di masa keemasan.

Stimulus seperti apa yang dibutuhkan? Dalam hal ini, para penelitian menjelaskan indera balita sangat sensitif, terutama indera penglihatan. Balita lebih peka terhadap apa yang ia lihat. Karena dengan cara inilah balita mempelajari hal-hal yang baru.

Jadi, diperlukan stimulus berupa hal-hal yang bisa memicu balita untuk bergerak dan pelajari hal-hal yang baru. Ibu bisa berikan mainan edukatif, video edukatif, dan lain seterusnya. Dan yang tak kalah penting lagi, ibu sebagai orang tua harus memberikan contoh yang baik untuk si kecil.

Informasi mengenai stimulus perkembangan balita bisa ibu dapatkan dari www.ibudanbalita.com. Di sana ibu akan mendapatkan banyak sekali contoh stimulus yang tepat untuk diberikan demi optimalkan tumbuh kembang anak.

Terlepas dari hal tersebut, ibu juga harus memastikan si kecil mendapatkan nutrisi yang seimbang. Bagaimana balita bisa merespon dari stimulus yang ibu berikan jika tubuhnya tidak bugar? Bagaimana balita bisa belajar jika ia sering sakit lantaran kekurangan nutrisi?

Itulah mengapa ibu harus memastikan terpenuhinya nutrisi balita. Berikan menu makanan yang bergizi. Tambahkan suplemen seperti susu Frisian Flag. Kandungan nutrisi di dalam susu tersebut sangat dibutuhkan oleh balita. Dan yang pasti nutrisi pada susu balita tersebut seimbang. Dengan demikian, perkembangan balita akan semakin optimal.

Jadi, sudah siapkah ibu untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang sang buah hati? Ada baiknya ibu konsultasikan dengan pakar perkembangan anak agar ibu bisa mengetahui lebih detail mengenai hal ini. Kunjungi situs Ibu dan Balita untuk konsultasi secara online dengan ahlinya. Ibu bisa tanyakan tentang apa saja yang terkait dengan tumbuh kembang anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*