Nyeri Panggul Pada Kehamilan Trimester Kedua

Nyeri Panggul Kehamilan Trimester Kedua www.ibudanbalita.com

Jangan sepelekan jika merasa nyeri panggul saat kehamilan sudah mencapai usia trimester kedua. Dalam dunia kesehatan, ini disebut dengan simfisis pubis disfungsi atau yang sering disingkat dengan SPD.

Di situs www.ibudanbalita.com, dokter kandungan menjelaskan bagaimana hal ini sering dialami oleh seorang ibu hamil ketika usia kehamilan trimester kedua. Namun, bukan itu yang paling penting. Yang perlu ibu ketahui adalah bagaimana cara mengatasi SPD tersebut.

Hal ini menjadi sangat penting karena dikhawatirkan nyeri ini masih terasa ketika seorang ibu hamil akan menghadapi masa persalinan. Jangan sampa rasa nyeri tersebut menjadi penyebab proses persalinan normal tidak bisa dilakukan secara lancar.

Mengatasi Nyeri Panggul Ibu Hamil

Apakah harus dilakukan pemijatan pada bagian panggul? Cara ini sebenarnya beresiko sekali. Apalagi bagian panggul itu sangat dekat sekali dengan perut.

Pijat sebenarnya tidak begitu disarankan. Pasalnya, dikhawatirkan ada urat saraf yang dipijak di mana urat saraf tersebut berakibat buruk bagi perkembangan janin di dalam kandungan.

Lalu, apa yang harus dilakukan ketika mengalami nyeri pada panggul?

  • Akupuntur

Ini cara yang jauh lebih aman. Namun, ibu hamil harus benar-benar selektif memilih ahli akupuntur. Pastikan ahli akupuntur tersebut mengerti bagaimana mengatasi nyeri pada panggul tanpa membahayakan janin yang ada di dalam rahim.

  • Latihan

Ada yoga ibu hamil. Ada senam ibu hamil. Dua olahraga tersebut tidak hanya akan membuat tubuh seorang ibu hamil selalu bugar. Lebih dari itu, yoga atau senam ibu hamil bisa menghilangkan rasa nyeri pada panggul.

Akan tetapi, gerakan yang dilakukan harusnya merupakan gerakan yang sederhana saja. Atau akan lebih aman lagi jika yoga ataupun senam ibu hamil dilakukan dengan bimbingan instruktur profesional agar gerakan yang dilakukan tidak justru membuat nyeri panggul semakin parah.

  • Menggunakan Sabuk Hamil

Sebenarnya ini hanya digunakan agar nyeri tidak semakin parah. Sabun hamil ini digunakan untuk menopang perut yang semakin berat sehingga tidak membuat nyeri pada panggul semakin tidak tertahankan.

Akan tetapi, penggunaan sabuk ini ternyata bisa mengurangi nyeri pada panggul lho. Silakan dicoba.

Itulah hal yang bisa dilakukan seorang ibu hamil yang mengalami nyeri panggul. Yang pasti, ibu hamil harus mengurangi kebiasaan mengangkat barang-barang yang berat.

Nyeri Panggul Berhubungan Dengan Hormon

Sebenarnya, nyeri pada panggul ini lebih bersifat hormonal. Ada hormone yang bernama hormone relaksin. Hormone ini sangat berperan untuk membuat ligamen rileks sehingga memudahkan proses persalinan normal.

Sayangnya, jika jumlah hormone ini berlebihan, maka yang terjadi adalah rasa ngilu pada panggul akibat ligamen terlalu rileks sehingga terlalu renggang. Inilah yang menyebabkan rasa ngilu pada panggul.

Akan tetapi, tips tersebut di atas bisa membuat ligamen tidak terlalu renggang dan akhirnya nyeri pun akan hilang.

Jika tips tersebut sudah dilakukan tapi tidak kunjung merasakan perbedaan, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter kandungan atau bidan terdekat. Atau, bisa juga meminta saran dari pakar kesehatan ibu hamil secara online di situs ibu dan balita.

Semakin banyak mengerti tentang keluhan kesehatan saat hamil diharapkan semakin tahu bagaimana cara mengatasinya. Dengan demikian, masa kehamilan tidak lagi menjadi masa yang menyedihkan, namun menyenangkan. Setiap ibu hamil bisa menikmati waktu demi waktu melewati masa menantikan kelahiran sang buah hati.

Perkaya wawasan tentang kesehatan ibu hamil dengan mengunjungi situs www.ibudanbalita.com.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*