Nutrisi Pada Balita yang Paling Penting di Dalam Susu Formula

nutrisi pada balita www.facebook.com/ibudanbalita

Nutrisi pada balita itu mutlak harus dipenuhi jika ibu tidak ingin adanya kelainan seperti anak tumbuh kerdil, kurang bisa bersosialisasi dengan orang lain, dan lain sebagainya. Tentu saja setiap ibu menginginkan balita tumbuh sehat, bukan?

Untuk itu, perhatikan nutrisi yang terkandung di dalam susu formula. Ibu jangan asal memilih susu formula. Memang kebanyakan susu formula mengandung zat gizi yang hampir sama. Namun, pastikan di dalam susu formula yang ibu berikan kepada si kecil, terdapat 3 zat penting berikut ini.

  1. Protein

Masyarakat umum menganggap balita yang memiliku ukuran tubuh yang gemuk itu sehat. Gemuk dikonotasikan sehat. Padahal tidak seperti itu. Gemuk bisa digolongkan menjadi dua; gemuk karena lemak dan gemuk karena protein. Gemuk karena lemak tentu saja tidak baik. Gemuk yang seperti ini memungkinkan si kecil akan mengalami gangguan kesehatan. Bahkan, kegemukan karena terlalu banyak lemak pada tubuh si kecil akan membuat balita itu rentan sekali terkena masalah diabetes ketika dewasa nanti.

Sementara itu, gemuk karena protein itu bagus karena protein akan membuat tubuh si kecil sehat. Jelas ada bedanya antara gemuk karena lemak dengan gemuk karena protein. Untuk lebih jelasnya, ibu bisa konsultasi kesehatan anak terlebih dahulu untuk memastikan apakah anak ibu gemuk karena lemak atau protein.

Yang sehat adalah gemuk karena protein. Dalam hal ini, anak yang mengalami masalah kurang berat badan bisa memberikan susu formula yang mengandung protein tinggi. Selain itu, ibu juga bisa menambahkan jenis makanan lain yang mengandung protein seperti telur, kacang-kacangan, daging sapi, dan lain sebagainya.

  1. Kalsium

Ibu pasti tidak ingin anak ibu tumbuh kerdil, bukan? Sekarang ini, anak akan semakin PD atau percaya diri jika ia tumbuh tinggi, terutama anak laki-laki. Untuk itu, semenjak balita, ibu bisa memberikan susu yang tinggi kalsium. Kalsium merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Pertumbuhan tulang dipengaruhi oleh nutrisi berupa kalsium. Sebenarnya, selain dari susu, ibu juga bisa memberikan kalsim seperti dari ikan laut. Jadi, pastikan ibu menyiapkan menu makanan yang berbeda yang kaya akan kalsium.

  1. DHA

Tumbuh tinggi saja tidak cukup. Anak harus cerdas. Itulah mengapa penting sekali DHA. Di dalam susu formula, terdapat DHA untuk mengaktifkan sistem syaraf. DHA ini secara tidak langsung akan membuat balita ibu tumbuh pintar.

Hanya saja, kecerdasan ini tidak hanya dipengaruhi oleh DHA saja. Susu formula yang mengandung DHA hanya sebagai stumulus dari dalam. Sementara itu, diperlukan stimulus dari luar berupa aktivitas-aktivitas yang bersifat edukatif.

Itulah beberapa hal penting mengenai nutrisi pada balita yang terkandung di dalam susu formula. Yang jelas, ibu tidak boleh hanya mengandalkan susu balita saja. Ibu juga harus memberikan makan-makanan yang sehat yang mengandung tiga nutrisi tersebut. Jangan terlalu banyak memberikan susu karena ada kemungkinan muncul masalah baru, yaitu anak susah makan. Padahal, ibu sudah tahu sumber nutrisi tersebut di atas harus didapatkan dari makanan, bukan?

Untuk itu, ibu harus mengatur jadwal pemberian susu sehingga anak juga lahap menghabiskan makanan. Balita harus mulai mengkonsumsi berbagai jenis makanan agar sistem pencernaannya mulai beradaptasi dengan jenis makanan yang berbeda. Dan yang penting, ibu harus memastikan makanan tersebut mengandung gizi tinggi sesuai yang dijelaskan oleh pakar gizi anak seputar nutrisi pada balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*