Nutrisi Ibu Hamil yang Harus Dipenuhi Supaya Tidak Mengalami Anemia

nutrisi ibu hamil https://www.facebook.com/FrisoIndonesia

Nutrisi ibu hamil harus tercukupi untuk memastikan kesehatan ibu dan juga sang buah hati yang ada di dalam kandungan selalu terjaga. Namun, tahukah ibu bagaimana agar ibu terhindar dari anemia pada masa kehamilan?

Ibu harus tahu anemia merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling banyak dialami oleh ibu hamil. Bahkan, bisa dikatakan sulit sekali untuk menghindari anemia lho. Namun, hal tersebut bukan berarti ibu tidak bisa menghindari anemia ya. Dengan memastikan tercukupinya nutrisi ibu hamil tertentu, ibu bisa lho sehat selama masa kehamilan tanpa merasakan anemia.

Ingin tahu apa saja nutrisi ibu hamil yang bisa menghindari anemia? Berikut ulasannya.

Dua Nutrisi Penting untuk Ibu Hamil untuk Mencegah Anemia

Sebenarnya ada dua nutrisi penting untuk ibu hamil yang bisa mencegah anemia lho. Dua nutrisi tersebut saling membutuhkan satu sama lain. Kalau salah satu nutrisi tidak ada, kemungkinan satu nutrisi lainnya tidak bisa bekerja maksimal untuk mencegah anemia.

Nutrisi ibu hamil yang pertama adalah zat besi. Ibu pasti sudah tahu dengan zat besi ini, bukan? Banyak sekali referensi atau artikel kesehatan yang menjelaskan manfaat dari zat besi. Salah satunya adalah untuk mengatasi serta mencegah anemia.

Beberapa kasus ibu hamil yang mengalami anemia dikarenakan kurangnya zat besi. Hal tersebut bukan hanya dikarenakan kurangnya suplai makanan yang mengandung zat besi, tapi juga faktor lain. Kebanyakan asupan vitamin D juga secara otomatis mengurangi zat besi, lho. Untuk itulah mengapa penting sekali agar ibu melakukan konsultasi kesehatan secara rutin untuk memastikan apakah semua nutrisi ibu hamil sudah tercukupi sesuai dengan anjuran ahli kesehatan ibu hamil atau belum.

Nutrisi yang kedua adalah vitamin C. Lho, bukannya vitamin C itu dibutuhkan untuk memperkuat immune system atau sistem kekebalan tubuh? Memang vitamin C sering dijelaskan sebagai nutrisi yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Akan tetapi, ternyata fungsinya tidak itu saja. Vitamin C juga berperan penting dalam penyerapan zat besi.

Ibu bisa bayangkan bagaimana nutrisi ibu hamil berupa zat besi sudah ibu dapatkan namun tubuh ibu tidak mampu menyerap. Jadi, percuma saja, bukan? Oleh karena itu, mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi akan sia-sia saja jika tidak ada vitamin C yang membantu dalam menyerap zat besi tersebut.

Itulah mengapa dua nutrisi ibu hamil tersebut di atas berperan besar dalam mengatasi serta menghindarkand ari anemia. Lalu, kapan ibu harus semakin waspada terhadap anemia?

Kapan Ibu Hamil Rentah Terkena Anemia?

Sebenarnya anemia itu tidak hanya menyerang ibu hamil saja ya. Bahkan, orang yang sedang tidak mengandung pun bisa terkena anemia. Hanya saja, ibu hamil resiko terkena anemianya lebih tinggi. Pasalnya, asupan zat besi yang dibutuhkan double, yaitu untuk ibu dan juga janin di dalam kandungan. Jika ternyata zat besi hanya diserap oleh janin saja, maka ibu akan mengalami anemia.

Itulah mengapa ibu yang masa kehamilannya sudah mencapai trimester kedua dan bahkan ketiga rentan sekali terkena anemia. Untuk itu, ibu harus semakin rajin mengkosumsi susu ibu hamil serta makanan yang mengandung dua nutrisi ibu hamil, yaitu zat besi dan vitamin C. Kenapa pada kehamilan trimester kedua dan ketiga? Karena pada saat itulah janin membutuhkan nutrisi yang lebih banyak terutama zat besi untuk pertumbuhan. Itulah mengapa seorang ibu hamil yang kehamilannya memasuki usia trimester kedua dan ketiga harus semakin memperhatikan asupan nutrisi ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*