Ngapati, Penanda Perkembangan Janin 4 Bulan

perkembangan janin https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Ada tradisi unik orang Jawa untuk menandai perkembangan janin 4 bulan. Namanya ngapati. Ternyata, ada makna kenapa tradisi tersebut masih langgeng hingga saat ini.

Sebenarnya ngapati tidak hanya sekedar tradisi untuk menandai tumbuh kembang janin usia 4 bulan, tapi lebih dari itu. Untuk itu, ibu harus tahu apa dibalik perayaan ngapati ini.

Ngapati dan Usia Janin 4 Bulan

Sebenarnya ngapati berasal dari kata papat, bahasa Jawa yang artinya empat. Jadi, ini merupakan tradisi ketika ada wanita hamil yang masa kehamilannya sudah mencapai 4 bulan.

Kenapa harus dirayakan? Nah ini pertanyaan yang sangat bagus. Karena saat usia janin mencapai 4 bulan, pada saat itulah roh sudah ditiupkan oleh Tuhan. Jadi, bisa dikatakan saat usia bayi dalam kandungan mencapai 4 bulan, ia sudah hidup.

Oleh sebab itu, orang Jawa mensyukuri karunia tersebut dengan cara menggelar acara ngapati. Biasanya mereka akan membagi-bagikan makanan kepada tetangga. Ada juga acara selametan di mana tetangga diundang untuk hadir di rumah dan membacakan doa. Doa tersebut untuk kebaikan janin di dalam kandungan agar berkembang dengan baik nanti bisa lahir dengan selamat.

Nah sekrang apa sebenarnya yang terjadi saat janin sudah berusia 4 bulan? Dari sudut pandang agama, memang roh sudah masuk ke bayi dalam kandungan. Jika dilihat dari sudut pandang ilmu kesehatan, janin sudah terbentuk. Sudah ada beberapa organ tubuh yang kelihatan. Ibu bisa lihat dengan cara melakukan pemeriksaan USG.

Pada saat itu pula ibu akan sering merasakan gerakan, tendangan, serta pukulan yang dilakukan oleh janin dalam rahim. Ibu akan merasakan sakit tapi juga bahagia. Sakit karena ditendang dan kadang membuat ibu harus menahan rasa sakit tersebut. Bahagia karena ibu tahu perkembangan bayi dalam kandungan baik.

Yang Harus Ibu Lakukan Saat Kehamilan 4 Bulan

Ibu sekarang sudah tahu kenapa ada tradisi ngapati. Jadi, ibu tidak hanya ikut-ikutan saja. Akan tetapi, ibu tahu apa yang melandasi adanya tradisi tersebut.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan saat usia kehamilan mencapai 4 bulan? Ada hal baik dan hal buruk yang harus ibu ketahui. Hal baiknya, ibu sudah melewati masa paling sulit, yaitu melewati masa kehamilan muda yang katanya masa paling rentan di mana resiko keguguran sangat tinggi.

Hal buruknya adalah ibu harus hati-hati karena bisa saja bayi terbelit tali pusar. Janin sudah bisa bergerak. Ia sudah bisa menendang. Dikhawatirkan saat ia bergerak ia terbelit tali pusar.

Tidak itu saja. Pada saat usia kehamilan 4 bulan, asupan gizi juga harus bertambah karena organ tubuh bayi akan berkembang sangat signifikan. Oleh sebab itu, ibu harus ektra memperhatikan asupan gizi ibu setiap hari. Jika tidak, maka ada hal buruk bisa terjadi yang berkaitan dengan perkembangan bayi dalam kandungan.

Yang sering dilakukan oleh ibu hamil saat kehamilannya mencapai usia 4 bulan adalah olahraga teratur. Ibu bisa melakukan senam ibu hamil secara teratur setiap pagi. Selain itu, ibu juga harus lebih banyak mengkonsumsi makanan. Usahakan menu makanannya variatif agar ibu tidak bosan dan semua nutrisi tercukupi.

Yang paling penting adalah mengkonsumsi susu ibu hamil. Dengan minum susu kehamilan, ibu sudah mencukupi asupan gizi ibu hamil harian sekitar 50-60%. Jadi, ibu tidak perlu khawatir lagi dengan perkembangan bayi dalam kandungan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*