Musik yang Boleh Diperdengarkan untuk Perkembangan Janin

perkembangan janin www.ibudanbalita.com

Perkembangan janin itu mutlak tanggung jawab ibu. Memberikan asupan gizi yang cukup melalui makanan dan susu terbaik pasti sudah ibu lakukan karena hal tersebut merupakan anjuran dari dokter atau bidan yang sering ibu datangi untuk berkonsultasi.

Akan tetapi, bagaimana dengan memperdengarkan musik? Ibu pasti pernah mendengar bahwa memperdengarkan musik bisa menstimulasi tumbuh kembang janin. Namun, ibu harus tahu tidak semua jenis musik bisa ibu perdengarkan dan bisa mempengaruhi pertumbuhan sang bayi di dalam kandungan.

Berikut beberapa jenis musik yang sangat disarankan untuk diperdengarkan sewaktu bayi masih di dalam kandungan.

Musik Jazz

Dari berbagai jenis musik, ternyata musik jazz merupakan jenis musik yang bagus untuk perkembangan otak janin. Musik jazz memiliki alunan yang ringan dan lambat. Janin akan merasa rileks dan kondisi releks sangat baik untuk perkembangan otak bayi. Ibu bisa memperdengarkan musik jazz khususnya ketika usia kehamilan sudah masuk pada trisemester ketiga.

Musik Klasik

Jika ibu mendengar kata musik klasik, apa yang terbesit di dalam benak ibu? Kebanyakan akan merujuk pada karya besar Mozart. Memang benar. Selain musik jazz, musik klasik Mozart juga sangat baik untuk pertumbuhan otak bayi. Alunan musiknya sangat rendah sehingga janin akan rileks.

Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa otak kanan janin akan berkembangan lebih baik jika pada saat hamil ibu memperdengarkan musik klasik Mozart. Ibu juga bisa memperdengarkan musik klasik Mozart ini sewaktu bayi sudah lahir di dunia. Ketika tidur, ibu bisa memainkan musik Mozart karena musik ini akan membantu meningkatkan kemampuan afektif bayi ibu.

Musik Tradisional

Di Indonesia, banyak sekali jenis musik tradisional. Hampir di setiap daerah memiliki kekayaan berupa musik tradisional. Ada musik tradisional yang memiliki irama cepat. Ada juga yang memiliki irama lambat. Ibu bisa memilih salah satunya. Untuk musik tradisional irama cepat, musik semacam itu bisa membuat janin ceria dan bersemangat. Jika ibu mendengarkan musik tradisional irama lambat, janin akan merasa rileks. Ibu bisa memilihkan kapan sebaiknya memainkan musik tradisional dengan irama cepat dan kapan musik dengan irama lambat.

Lagu Ibu

Selain memutarkan musik, entah musik jazz, musik klasik, maupun musik tradisional, ibu bisa bernyanyi sendiri. Ketika ibu bernyanyi, maka rasa bahagia ibu bisa membuat perkembangan janin dalam kandungan juga baik. Bagi ibu yang gemar bernyanyi, usahakan ibu menyanyikan jenis lagu yang dengan irama yang berbeda.

Sebenarya, aktifitas menyanyai itu ada kaitannya dengan perasaan sang ibu. Biasanya, ibu yang gemar bernyanyi, terutama lagu ceria, secara tidak langsung membuat janin juga ceria. Berbeda jika ibu sering stres. Maka perkembangan bayi dalam kandungan akan terganggu.

Mulai sekarang, ibu harus mulai mengupdate informasi terbaru tentang perkembangan janin. Jadi, untuk memastikan janin yang ibu kandung berkembang normal, asupan gizi dari makanan serta susu ibu hamil saja tidak cukup. Ibu harus melakukan hal lain agar membuat ibu dan janin rileks. Salah satunya adalah memperdengarkan musik.

Hanya saja, usahakan ibu tidak memilih jenis musik dengan beat yang keras seperti rock atau punk. Akan lebih baik jika ibu memilihkan musik dengan beat sedang atau rendah. Ibu juga bisa bernyanyi sendiri. Selain membuat ibu senang, ketika ibu bernyanyi janin pun ikut merasa senang. Jadi, ibu sekarang tahu kan cara menjaga perkembangan janin?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*