Metode Apa yang Ibu Gunakan untuk Menghitung Usia Kehamilan?

Menghitung usia kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Menghitung usia kehamilan bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai macam metode. Setidaknya ada 3 metode yang bisa ibu pilih. Ketiga memiliki cara yang berbeda untuk menentukan berapa usia janin dalam kandungan.

Dari ketiga metode ini, ibu bisa memilih salah satu atau menggunakan ketiga-tiganya. Hanya saja, jika ibu menggunakan ketiganya, hasilnya mungkin saja berbeda. Akan tetapi, jika ibu menggunakan ketiga metode menghitung usia kehamilan, ibu bisa mendapatkan data yang lebih valid, yaitu mengenai kepastikan usia janin dan kapan HPL (hari perkiraan lahir).

Kalkulator Penghitung Usia Kehamilan

Mungkin metode yang satu ini yang sering ibu dengar. Pasalnya, banyak sekali ibu hamil yang mengetahui usia kehamilan dengan cara ini. Metode ini bisa diterapkan oleh siapapun, tidak harus tenaga ahli seperti bidan dokter kandungan.

Apalagi sekarang ada kalkulator online di mana ibu tidak perlu mengetahui rumus Naegele. Pada dasarnya, kalkulator online yang digunakan untuk menghitung usia kehamilan itu dibuat berdasarkan rumus naegele.

Agar bisa mendapatkan informasi usia janin dalam kandungan serta HPL atau hari perkiraan lahir menggunakan metode penghitung usia kehamilan ini, ibu harus mengingat-ingat kira-kira kapan hari pertama haid terakhir. Itulah salah satu data yang akan diminta untuk dimasukkan ke dalam sistem kalkulator online. Di dalam kalkulator tersebut, hari pertama haid terakhir ini disingkat dengan HPHT.

Selain itu, dalam beberapa situs yang menyediakan fasilitas kalkulator menghitung usia kehamilan online, ibu juga diminta untuk memasukkan jarak siklus menstruasi. Dalam hal ini, ibu harus tahu data yang ibu berikan itu sangat menentukan kevalidan hasil yang akan ibu ketahui. Selain itu, metode penghitungan usia kehamilan ini hanya bisa digunakan oleh wanita hamil yang memiliki siklus haid yang rutin entah 28 sampai 30 hari.

Sistem Fundus Uteri

Metode yang satu ini juga bisa ibu lakukan sendiri. Sistem fundus uteri ini merupakan cara menghitung usia kehamilan yang paling simple. Ibu hanya perlu memasukkan dua jari ibu ke area vagina. Mulailah menghitung dari tulang kemaluan. Jika jarak antara tulang kemaluan sampai puncak rahim itu mencapai 28 cm, itu artinya usia janin dalam kandungan sudah 28 minggu. Mudah sekali bukan?

Pemeriksaan USG

Cara yang paling modern dan dianggap sebagai cara yang paling valid dalam menentukan usia janin dan juga menentukan HPL adalah pemeriksaan USG. Ketika ibu konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan, ibu bisa meminta agar dokter melakukan pemeriksaan USG. Dengan cara ini, ibu bisa mendapatkan data yang lebih valid karena sudah menggunakan alat modern. Bahkan saat ini alat USG sudah semakin canggih karena sudah bisa menunjukkan visual janin dalam kandungan dengan gambar 4D. Artinya, bentuk janin dalam kandungan bisa dilihat lebih jelas.

Dengan menggunakan alat USG ini, ibu bisa mendapatkan hampir semua informasi penting mulai dari berat badan janin, betuk organ tubuh janin, panjang janin, usia janin, dan juga HPL. Sampai saat ini, kevalidan dari alat USG ini hampir 90%. Sementara itu, jika ibu menggunakan metode lain terutama metode kalkulator untuk menghitung usia kehamilan, biasanya persalinannya mundur atau maju sekitar 1 minggu dari HPL.

Lalu, metode apa yang ingin ibu pilih? Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ibu bisa menggunakan ketiga-tiganya. Namun, yang paling penting, ibu tahu perkiraan usia bayi dalam kandungan sehingga ibu bisa memberikan nutrisi apa yang dibutuhkan oleh janin karena kebutuhan nutrisi itu berbeda tergantung usia janin. Semoga informasi ini bisa membuat ibu semakin tahu tentang metode menghitung usia kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*