Merangsang Kecerdasan Anak Kok Asal-Asalan

merangsang kecerdasan anak www.friso.co.id

Apakah ibu tahu bagaimana cara merangsang kecerdasan anak? Ibu bisa saja belajar bagaimana cara yang tepat untuk merangsang perkembangan otak anak dari situs atau dari forum parenting. Dan tips tersebut bisa diketahui dan dipraktekkan oleh orang tua mana saja. Namun, apakah semuanya berhasil? Ibu bisa jawab sendiri.

Mungkin hal ini pun bisa terjadi pada ibu. Ibu sudah sudah payah belajar parenting tentang bagaimana merangsang perkembangan otak anak namun tidak ada hasilnya. Ini bukan berarti tips yang ibu terapkan salah atau ibu salah dalam menerapkan tips. Ada kemungkinain ibu tidak memahami konsep pengembangan kecerdasan anak.

Tahap Perkembangan Anak

Pada dasarnya, mulai saat masih ada di dalam kandungan, bayi ibu sudah mulai belajar. Hanya saja, apa yang ia pelajari berbeda ketika ia sudah lahir, ia sudah berusia 6 bulan, atau ketika ia sudah beranjak balita.

Perkembangan motorik memang sudah mulai saat usianya baru berusia beberapa bulan. Dan ini terus dilakukan oleh si kecil hingga usianya mencapai usia balita. Lain hal dengan perkembangan emosional. Umumnya, anak baru bisa mengembangkan emosional ketika usianya memasuki 2 tahun.

Dari sini, ibu harus memahami jika ada tahap perkembangan anak. Dan ada waktu di mana kecerdasan otak anak bisa mulai dirangsang.

Ibu bisa temukan artikel bermanfaat atau konsultasi dengan pakar perkembangan anak untuk menanyakan kapan waktu yang tepat untuk merangsang kecerdasan balita. Menurut teori perkembangan anak, ibu bisa mulai merangsang kecerdasaan otak anak ketika ia masih bayi. Apa yang harus dikembangkan? Yaitu kecerdasan berbahasa. Ibu bisa mulai mengajarkan bahasa saat ia masih bayi. Diharapkan ketika usianya sudah mencapai 3 tahun, ia sudah bisa bicara dengan lancar.

Kecerdasan anak tidak hanya diukur dari segi kemampuan berbahasa saja, bukan? Ini bisa diukur dari segi kemampuan berhitung. Kapan waktu yang tepat untuk mengajarkan si kecil berhitung? Menurut ahli perkembangan anak, ibu sebaiknya baru mulai mengajarkan berhitung ketika usia anak mencapai 4 tahun.

Apakah ibu sangat menginginkan anak mengusai bahasa asing? Sebaiknya ibu mulai mengajarkan bahasa asing ketika ia berusia 6 tahun. Dan tentang musik, ibu bisa ajarkan ketika ia berusia 10 tahun.

Memang itu bukan keharusan. Namun, secara umum, itu bisa dijadikan patokan. Yang pasti, jangan memaksa anak untuk bisa mengusai suatu hal yang secara usia ia belum mampu mengusai hal tersebut. Jika paksakan, bukan tidak mungkin anak justru merasa frustasi. Anak akan benci dan trauma sehingga ketika dewasa nanti, ia justru tidak bisa berkembang layaknya anak pada umumnya. Jadi, ibu sudah tahu kan bagaimana cara merangsang kecerdasan otak anak?

Stimulus Yang Tepat

Sekarang ibu sudah tahu bukan ternyata ada tahap perkembangan otak anak. Jadi, ibu tidak boleh asal-asalan dalam membantu mengoptimalkan perkembangan otak anak.

Selain memenuhi nutrisi untuk otak anak, ibu juga perlu memberikan stimulus yang tepat. Ibu bisa dengan mudah mencukupi kebutuhan nutrisi si kecil dengan memberikan makanan bergizi dan minum susu balita terbaik. Namun, ibu tidak boleh lupa memberikan stimulus yang tepat. Stimulus ini bisa berupa permainan atau aktivitas yang bisa membuat perkembangan otaknya terangsang.

Ada banyak sekali game edukatif serta kegiatan yang tepat untuk tujuan tersebut. Ibu bisa memilihkan game atau kegiatan yang tepat untuk merangsang kecerdasan anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*