Menu Sehat Ibu Hamil Tiap Tahap Trimester

diet ibu hamil

Menu sehat ibu hamil merupakan langkah awal menuju masa depan cerah sang calon buah hati. Logika saja, dengan adanya asupan gizi dan nutrisi seimbang, tentu janin tidak kesulitan tumbuh. Ibarat rumah, tidak ada kekurangan batu bata, semen, dan pekerja. Tentunya, orang tua yang memang mengharapkan kehadiran buah hati dalam rumah tangga menginginkan tumbuh kembang janin yang ideal.

Orang bijak mengatakan ‘tong kosong bunyinya nyaring’. Usaha, dan semangat boleh saja, asalkan disertai dengan ilmu pengetahuan. Jangan sampai ayah bunda menjadi salah satu tipe manusia yang sekedar mengejar target tanpa menyusun strategi. Memang, tujuan mungkin tercapai tapi energi dan usaha yang dibutuhkan sangatlah besar.

Ilmu kesehatan masa sekarang sudah mampu memperhitungkan kadar kebutuhan seseorang. Salah satu metode yang cukup populer adalah pemasukan dan pengeluaran kalori. Dalam artian, seseorang boleh saja makan apapun selama tidak melebihi batas kebutuhan kalori harian. Termasuk konteks makanan sehat ibu hamil, dibutuhkan strategi diet mengandung guna memberikan kepuasan pada lidah dan perut secara simultan.

Logika saja, satu trimester berarti 3 bulan, seseorang tidak mungkin berada pada kondisi yang sama dalam jangka waktu 3 bulan kecuali ada keadaan tertentu. Wajar saja bila Kebutuhan gizi berbeda pada tiap trimester. Memang semua nutrisi dan vitamin akan berguna bagi kandungan namun tetap ada fokus tergantung sampai mana tahap perkembangan calon buah hati.

Asam folat menjadi faktor yang cukup penting pada awal kehamilan. Hal ini disebabkan karena asam folat atau vitamin B merupakan penanggung jawab utama pertumbuhan sel. Otomatis, dengan adanya asam folat, perkembangan janin menjadi jauh lebih lancar. Tenang saja, sumber asam folat sebagian besar tidak menggemukkan.

Muntah dan mual merupakan tantangan di awal kehamilan. Pokoknya, bunda menjadi anti berbagai jenis makanan. Inilah alasan kedua mengapa asam folat sebaiknya dikonsumsi pada trimester pertama. Pada trimester kedua dan ketiga, memang asam folat masih diperlukan untuk tubuh, walau prioritasnya menurun.

Usia tanggung, yakni trimester kedua merupakan masa dimana bunda sudah mulai terbiasa dengan kehadiran janin meskipun tidak boleh lengah. Dalam kandungan, tahap kontruksi janin sudah mencangkup banyak aspek, terutama pada bagian tulang. Ya, berhubung pada trimester kemarin janin berfokus pada organ dalam, kini janin sudah mulai membuat kerangka dam fungsi otak.

Vitamin D, dan kalsium merupakan duo terkenal dalam bidang pembangunan tulang. Bagaimana tidak? Kalsium sebagai penanggung jawab tulang, dan vitamin D memastikan tubuh bisa menyerap tulang. Keduanya tidak bisa dipisahkan dan sama pentingnya.

Harap diingat, meski otot menjadi faktor kehidupan yang cukup baik, ada kalanya kepintaran bisa menyelamatkan hidup si kecil kelak. Salah satu kandungan yang terkenal untuk pertumbuhan otak bisa ditemukan pada Omega 3. Ya, memang bidang nutrisi satu ini meningkatkan kemampuan fokus pada bayi dan memastikan perkembangan otak janin pada kondisi maksimal. Jangan lupa, untuk menambahkan elemen zat besi supaya janin dan bunda selalu dalam kondisi bugar.

Fase terakhir, yakni trimester 3 memang cukup menegangkan. Kini, janin sudah mencapai perkembangan maksimal. Dalam artian, dirinya tidak lagi berfokus pada pengembangan, melainkan pada persalinan. Tinggal bagaimana bunda juga berusaha memastikan masa bersalin akan berjalan lancar.

Darah merupakan bagian penting dari tubuh manusia. Sedangkan, pada trimester akhir, banyak bunda mendapati kerusakan pada sel darah atau adanya penyumbatan. Hindarkan bunda dari resiko satu ini dengan konsumsi vitamin K. Mengapa? Fungsi vitamin K adalah memastikan sel darah memang tumbuh dengan baik.

Berhubung penjelasan mengenai nutrisi sudah dilalui, sekarang tinggal bagaimana membagi makanan supaya memenuhi kebutuhan gizi ibunda.

Sarapan

Bagian terpenting dalam rutinitas sehari-hari jatuh di waktu pagi. Mengapa?

Sepanjang malam tubuh telah bekerja membakar dan mengolah makanan dalam perut kala pemilik tubuh tidur. Wajar bila perut minta diisi saat bangun, tinggal bagaimana bunda memilih menu sarapan hamil supaya kondisi tubuh tetap sehat.

Trimester awal: Pisang, sereal gandum, jus apel, teh hijau (herbal), sup brokoli, dan telur roti.

Trimester kedua: Jus pepaya, Yoghurt, bubur apel.

Trimester ketiga: Teh herbal, telur, roti bagel.

Makan siang

Istirahat dari kegiatan yang padat tentu direkomendasikan dan biasa terletak pada makan siang. Gunakan waktu bercengkerama ria dengan maksimalkan waktu makan siang.

Trimester awal: Roti panggang dengan alpukat, kentang panggang berkeju, dan pepaya.

Trimester kedua: Roti sardin, salmon panggang, dan salad ayam.

Trimester ketiga: daging panggang, sup buah bit, dan buah pir.

Makan malam

Makan malam identik dengan gendut. Padahal, fakta menunjukkan bahwa makan malam yang tepat justru menyehatkan bunda.

Trimester awal: nasi merah dengan dada ayam.

Trimester kedua: Soto ayam tanpa santan, sup bayam, dan dada ayam.

Trimester ketiga: daging sapi lasagna, kari ayam, dan pasta bayam.

Kudapan  

Mual dan muntah sebetulnya bisa diatasi dengan kudapan, atau makan sedikit namun sering. Tapi, pilihan kudapan sebaiknya jangan sembarangan pilih.

Trimester awal: Keju, aprikot, roti pisang.

Trimester kedua: Oat dengan buah beri, kue jahe.

Trimester ketiga: kacang almond, jus stroberi, dan kurma.

Rekomendasi sarapan, makan siang, malam, dan kudapan tersebut hanya sebagian kecil. Apabila bunda memiliki selera sendiri dengan nutrisi yang sama, tidak ada salahnya dicoba. Selama susunan menu sehat ibu hamil tergolong seimbang, kenapa tidak?(HN)

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*