Menu Makanan Bayi 6 bulan Dalam Rangka Ramadan

menu makanan bayi 6 bulan Source: Homemade baby food recipe

Bulan penuh kemenangan tidak hanya dinikmati mereka yang sudah akil baliq saja. Bayi sekalipun bisa merasakan suasana Ramadan dengan ikut pergi ke masjid atau mendengarkan alunan al Qur’an. Terdapat cara unik menikmati Ramadan bagi si kecil dengan menu makanan bayi 6 bulan keatas sesuai dengan selera Rasul.

Kekasih Allah SWT, yakni Rasullullah SAW memang terlahir spesial. Segala tutur kata dan tindak tanduk bisa menjadi pelajaran. Makanan kesukaan rasul saja, ternyata mengandung banyak manfaat dan gizi untuk pertumbuhan, bukan sekedar makanan enak dan asal pilih. Penasaran kebaikan dari makanan kesukaan rasul untuk bayi apa saja ? yuk, simak penjelasan berikut ini :

1. Barley

“ Kemudian, perempuan tersebut menghidangkan masakan dari barley dan akar bits, Rasulullah SAW menyuruh Ali memakannya seraya berkata ‘lebih baik untuk kamu’ “ (Dari Tirmidhi)

Barley tidak populer sebagai bahan makanan manusia melainkan untuk pakan hewan. Usut punya usut Barley justru menawarkan beragam manfaat. Ditambah lagi, bagian dari keluarga rumput ini juga cukup disenangi oleh junjungan umat muslim, Nabi Muhammad SAW.

Dunia medis menemukan barley kaya akan vitamin A, asam folat, sampai dengan protein. Vitamin A sendiri sangat berguna dalam perkembangan pengelihatan bayi, tanpa adanya vitamin A kemungkinan buta senja bisa saja menimpa bayi kapanpun.

Asam folat merupakan bagian dari vitamin B. Sama dengan anggota keluarganya, asam folat banyak berperan dalam pembangunan pembuluh darah. Tiap sel darah yang dihasilkan membutuhkan waktu untung matang, jika tidak bisa pecah dan terjadi kondisi tidak menyenangkan. Ibarat tungku dengan kompor, asam folat diperlukan agar sel darah bisa matang sempurna dan berfungsi dengan baik.

Sebagian besar tubuh dibentuk oleh protein. Helai rambut terdiri dari sekumpulan protein yang mempertahankan bentuk rambut seseorang. Protein bertanggung jawab memperharui sel dan ikut dalam pembangunan tubuh. Absennya protein bisa beresiko tubuh menjadi lemah dan tidak bisa berkembang dengan baik, hal ini buruk bagi malaikat kecil ayah bunda.

Kelebihan barley yang terakhir namun bukan paling buntut terletak pada tingkat alergi. Bayi berusia 6 bulan sangat rentan terhadap alergi. Bertahun – tahun bayi hanya mencicipi air susu bunda, wajar saja tubuh bayi kaget ketika ada makanan asing masuk. Barley termasuk makanan yang minim resiko alergi pada bayi menjadikan barley makanan super yang cukup aman bagi si kecil.

Tekstur barley yang cukup fleksibel, membuat barley bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan. Mulai dari teh, bubur, sampai dicampur dengan berbagai bahan makanan sekalipun. Bunda atau ayah bisa langsung bereksperimen dengan barley sesuka hati dan kreatifitas dapat tersalurkan.

2. Anggur

وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالْأَعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا حَسَنًا ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

“Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan” (An nahl, ayat 17)

Telah diketahui bahwa Rasulullah menyukai buah anggur. Biasanya dalam lukisan anggur hanya digambarkan sebagai makanan para bangsawan. Jaman sekarang, anggur lebih dikenal sebagai salah satu bahan minuman keras yakni Wine. Terlepas dari miskonsepsi pemanfaatan anggur, buah kecil berwarna ungu atau hijau ini bisa membuat tubuh bayi lebih sehat, lho.

Anggur kaya akan anti oksidan, terutama anggur yang berwarna ungu pekat. Kegunaan anti oksidan sendiri adalah mencegah proses oksidasi kimia berbahaya di dalam tubuh. Gampangnya, apabila tidak ada anti oksidan tubuh akan gampang terserang radikal bebas, ditambah kerusakan sel dimana – mana. Pentingnya anti oksidan dalam masa kecil anak tentu meningkat.

Kandungan spesial kedua dari anggur terletak pada flavonoids. Dalam dunia flavonoid banyak digunakan untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah yang bisa menimbulkan penyakit jantung. Tidak sampai disitu, flavonoid juga berguna menekan kolesterol sehingga sangat berguna untuk orang dewasa maupun bayi sebelum terserang lebih lanjut.

Memperkenalkan anggur pada si kecil bisa dibilang gampang – gampang susah. Kebanyakan orang tua memulai hidangan anggur di usia bayi mencapai 6 bulan atau keatas. Bentuk anggur yang bulat beresiko membuat bayi tersedak, jadi, usahakan memotong anggur kecil – kecil sebelum menghidangkan pada bayi.

Pemilihan anggur pada saat belanja juga menentukan kadar nutrisi di dalamnya. Sekilas, anggur memang terlihat berkualitas karena warna ungu dan hijau pekatnya sering beradu dengan lampu. Bentuk anggur yang kecil dan padat makin mempersulit pemilihan. Tips memilih anggur yang gampang adalah mengangkat tangkai anggur dan lihat seberapa banyak anggur yang jatuh. Anggur yang terlalu rentan merupakan pertanda anggur tersebut tidak segar.

3. Jamur

Berbeda dengan daftar menu makanan kesukaan rasul untuk bayi diatas, jamur direkomendasikan untuk bayi jauh diatas 6 bulan. Resiko makan jamur pada bayi seperti alergi tetap ada, akan tetapi seperti kata pepatah resiko besar untung besar, jamur memiliki banyak manfaat.

Zat besi, selenium, vitamin D hanya beberapa kandungan jamur yang bermanfaat. Potassium suatu senyawa yang memastikan tubuh berfungsi dengan baik juga banyak ditemukan dalam jamur. Sumber gizi yang patut dihormati untuk kesehatan malaikat kecil ayah bunda.

Setelah mengetahui kandungan makanan kesukaan rasul ternyata banyak bermanfaat untuk bayi tentu tidak ada salahnya mencoba. Nah, itu tadi daftar menu makanan bayi 6 bulan keatas guna menyambut Ramadan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*