Menjaga Kehamilan Muda Bukan Berarti Tidak Boleh Berlibur

menjaga kehamilan muda https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Menjaga kehamilan muda bukan hal yang sulit. Asal mengkonsumsi makanan yang sehat, minum susu ibu hamil, dan menghindari pekerjaan yang menguras tenaga, ibu sudah menerapkan apa yang disarankan oleh dokter kandungan.

Jika demikian, apakah hal itu berarti ibu tidak boleh bepergian untuk berlibur? Katanya tidak boleh melakukan aktivitas yang menguras tenaga?

Sebenarnya, bepergian ke luar kota untuk berlibur memang riskan sekali terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keguguran. Pasalnya, bepergian merupakan aktivitas yang cukup melelahkan apalagi ketika ibu pergi ke tempat yang lumayan jauh. Belum lagi ibu harus naik mobil yang mungkin saja getaran di jalan membuat perkembangan janin terganggu dan bahkan keguguran.

Akan tetapi, jika ibu memperhatikan dan menerapkan tips berikut, ibu tidak perlu mengkhawatirkan kehamilan ibu karena bepergian bukan berarti ibu lupa untuk menjaga kehamilan muda.

Tips Berlibut Saat Hamil

Memang hamil muda itu sangat riskan. Hanya saja, bukan berarti ibu hanya bisa berdiam diri di rumah selama 9 bulan, kan? Ibu boleh saja bepergian dan berlibur ke luar kota asal tahu bagaimana cara menjaga kesehatan wanita hamil saat bepergian.

Salah satunya adalah mempersiapkan barang bawaan yang penting untuk dibawa seperti kursi lipat. Untuk apa kursi lipat? Kursi lipat ini sangat diperlukan ketika ibu sedang hamil dan melakukan perjalanan panjang. Ketika ibu merasa capek di tengah jalan atau sudah sampai di tempat tujuan, ibu bisa menggunakan kursi ini untuk duduk. Dengan cara duduk di atas kursi, ibu bisa menghindari kram dan bengkak pada kaki yang sering dialami oleh ibu hamil.

Tentu saja ada beberapa barang bawaan lainnya yang harus ibu persiapkan seperti tisu, vitamin, dan cemilan sehat agar ibu tidak kelaparan ketika di tengah perjalanan.

Selanjutnya, ibu juga tidak boleh memaksakan diri. Jika ibu terbiasa berada di dalam mobil dan menempuh perjalanan hingga 4-6 jam tanpa berhenti, jangan lakukan hal tersebut ketika ibu hamil. Usahakan ibu berhenti setiap 2 jam. Ibu bisa melemaskan kaki agar tidak kram dan bengkak. Selain itu, ibu juga harus pergi ke toilet untuk buang air kecil. Menahan kencing bagi ibu hamil jelas tidak baik karena bisa mengakibatkan infeksi saluran kemih. Oleh karena itu, berhenti dua jam sekali selama perjalanan itu merupakan cara menjaga kehamilan muda yang harus diperhatikan.

Sebelum Berlibur ke Luar Kota

Bagi ibu hamil muda, ibu tidak bisa langsung memutuskan untuk pergi ke luar kota untuk berlibur. Ibu harus melakukan persiapan yang matang.

Ibu harus ingat ada janin di dalam kandungan yang merupakan tanggungjawab ibu. Tentu saja ibu tidak ingin membahayakan bayi yang ibu kandung, bukan?

Oleh karena itu, sebelum ibu melakukan perjalanan jauh untuk berlibur, sebaiknya ibu konsultasi kehamilan dengan dokter terlebih dahulu untuk mengecek kondisi kesehatan apakah memungkinkan melakukan perjalanan panjang atau tidak.

Konsultasi kehamilan ini tidak hanya diperlukan bagi ibu yang ingin menjaga kehamilan muda saat bekerja, tapi juga ibu hamil yang ingin berlibur di luar kota. Berlibur itu sama beratnya dengan bekerja. Oleh karena itu, pengecekan kondisi kesehatan secara menyulur diperlukan agar tidak terjadi hal yang tidak menyenangkan selama perjalanan berlibur.

Semoga informasi ini berguna bagi ibu. Yang jelas, tidak ada salahnya ibu melakukan perjalanan wisata ke luar kota asal kondisi ibu fit. Dan terapkan tips tersebut di atas agar ibu tetap bisa menjaga kehamilan muda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*