Menghilangkan Pengaruh Buruk Psikologi Anak Akibat Internet

Psikologi Anak Pengaruh Internet exercise.com

Ibu pasti setuju jika apapun yang memberikan pengaruh buruk terhadap psikologi anak harus dihilangkan. Akan tetapi, bagaimana dengan internet? Sepertinya internet sangat baik lho untuk anak. Selain sebagai sumber informasi yang penting, mendidik, sekaligus menarik, anak zaman sekarang tidak bisa lepas dari internet. Bahkan, ibu sendiri pasti menyadari betapa bermanfaatnya teknologi modern yang satu ini.

Lalu, bagaimana sikap ibu jika ada banyak psikolog anak yang mewanti-wanti agar tidak anak jauh dari internet? Mereka mengatakan internet lebih banyak memberikan dampak yang kurang baik bagu perkembangan psikologi anak. Ini bukan hanya teori saja. Pada kenyataannya memang demikian. Lihat saja bagaimana anak lebih suka bermain dengan gadget dan browsing internet sehingga banyak dari mereka yang mengalami kecanduan internet.

Berhati-hati itu pasti. Namun, masyarakat sekarang tidak bisa lepas dari internet. Anak ibu akan ketinggalan jauh jika tidak melek teknologi. Untuk itu, sebagai langkah hati-hati, yang perlu ibu lakukan bukan melarang anak bermain internet tapi bagaimana ibu bisa menghilangkan pengaruh buruk yang bisa didapatkan oleh anak akibat penggunaan internet.

Buat Tempat Khusus Untuk Bermain Internet

Kesalahan paling fatal yang banyak dilakukan oleh orang tua sekarang ini adalah membelikan gadget khusus untuk si kecil. Dengan membelikan gadget sendiri, ibu akan semakin sulit untuk mengontrol.

Ada baiknya ibu buat satu tempat khusus di mana semua orang yang ada di rumah bisa menggunakan tempat tersebut untuk browsing. Di sana sudah ada komputer lengkap dengan jaringan internet. Dengan cara ini, ibu bisa memantau penggunaan internet yang dilakukan oleh anak. Jadi, ibu bisa kasih peringatan jika anak terlalu lama bermain internet.

Dan yang lebih penting lagi adalah ibu tahu apa yang diakses oleh internet. Pengaruh buruk terhadap psikologi anak lebih disebabkan oleh konten yang diakses kurang sehat. Dan ini yang paling harus diantisipasi.

Menentukan Konten

Ibu pernah lihat orang tua yang membuatkan akun media sosial untuk anaknya yang usianya masih di bawah 10 tahun? Jumlahnya banyak sekali. Memang akun seperti itu bisa saja dibuat oleh anak sendiri. Tapi, tidak jarang yang membuatkan adalah orang tuanya sendiri. Dan ini kesalahan fatal lainnya yang dilakukan oleh kebanyakan orang tua.

Ibu harus memahami media sosial itu ditujukan kepada orang yang sudah dewasa. Itulah mengapa salah satu syarat membuat akun media sosial adalah usia yang sudah dewasa. Anak-anak tidak diperbolehkan menggunakan media sosial. Alasannya jelas. Anak-anak yang masih kecil tidak bisa mengontrol apa yang diupload dan apa yang dibagikan melalui media sosial mereka. Lain hal dengan orang dewasa yang sudah tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Mereka memahami apa konsekuensi dari cuitan, postingan, atau apa saja yang mereka share.

Akan lebih baik jika mulai sejak awal ibu mengenalkan internet kepada si kecil, ibu sudah menentukan konten seperti apa yang harus diakses oleh anak ibu. Biasanya, hal tersebut tidak jauh dari seputar game dan juga video menarik. Selebihnya, tunggu hingga anak ibu dewasa. Ini harus ibu lakukan demi menjaga perkembangan psikologi anak baik.

Biasakan Anak Minta Ijin Jika Ingin Bermain Internet

Ini yang tidak bisa ibu lakukan jika ibu memberikan gadget sendiri untuk sang buah hati. Lain hal jika ada komputer di tempat tertentu di mana komputer tersebut terkoneksi dengan internet dan siapapun bisa menggunakannya, tak terkecuali anak ibu. Dengan adanya satu komputer, maka ibu bisa membiasakan anak untuk minta ijik menggunakan internet. Ini tidak mungkin terjadi jika anak ibu memiliki gadget sendiri. Ia bisa bermain internet kapan saja dan di mana saja.

Ajarkan anak agar selalu minta ijin ketika ingin menggunakan internet. Selain kebiasaan ini baik untuk perkembangan perilaku anak terhadap orang tua, minta ijin seperti ini juga akan membuat ibu lebih mudah memantau si kecil ketika membuka internet.

Install Software Filter

Banyak sekali tips yang disarankan oleh para ahli komputer agar orang tua bisa memberikan internet sehat. Dan menginstal software filter sering menjadi tips yang pertama. Sebenarnya ini salah besar. Software seharusnya menjadi tips yang bersifat membantu saja. Jika ibu hanya mengandalkan software, pada suatu saat ketika anak ibu dewasa, ia akan tahu apa yang harus dilakukan agar software filter tersebut di nonaktifkan.

Seharusnya, hal pertama yang harus ibu lakukan adalah membuat anak sadar mana konten yang boleh dan tidak boleh diakses di internet. Sementara itu, software filter dijadikan semacam penjaga saja agar ketika anak tidak sengaja mengakses konten yang kurang baik, maka komputer akan membantu memutus akses ke konten tersebut.

Sudahkah ibu melakukan beberapa hal tersebut untuk melindungi psikologi anak berkembang dengan baik? Jika ada hal yang belum ibu lakukan, tidak ada kata terlambat. Daripada ibu nanti melihat anak ibu mengalami kecanduan internet atau justru membuka situs dewasa, maka sebaiknya ibu terapkan beberapa tips tersebut di atas.

Yang banyak orang tua hadapi sekarang ini adalah masalah anak yang mengalami kecanduan terhadap gadget. Tidak mudah menyembuhkan masalah yang satu ini. Ibu bisa konsultasikan dengan pakar psikologi anak dan meminta saran apa yang sebaiknya dilakukan agar anak tidak kecanduan internet. Dengan demikian, ibu bisa menghindarkan si kecil dari pengaruh buruk internet terhadap psikologi anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*