Mengetahui Perkembangan Janin dari Detak Jantungnya

diskusi ibu hamil Facebook Ibu dan Balita

Perkembangan janin apakah sehat atau tidak bisa diketahui dari detak jantungnya. Hanya melalui tes USG saja yang bisa menunjukkan detak jantung sang bayi.

Apakah ibu sudah pernah melakukannya? Jika belum, ibu harus tanya kepada dokter apakah detak jantung sang buah hati dalam rahim ibu normal atau tidak. Itu pertanyaan yang penting untuk ibu tanyakan ketika konsultasi kehamilan.

Namun, ibu jangan salah karena ada masa di mana detak jantung sang buah hati belum bisa dideteksi atau belum bisa diukur. Selain itu, ada ukuran normal detak jantung untuk janin dalam kandungan.

Untuk lebih jelasnya, ibu bisa simak penjelasan berikut ini.

Pada Usia Berapa Detak Jantung Janin Bisa Dideteksi

Detak jantung atau heart rate janin itu bisa dideteksi ketika sudah berusia 6 minggu. Hanya saja rate-nya masih sangat kecil. Akan tetapi, ada juga janin yang baru bisa dideteksi detak jantungnya ketika baru berusia 7 minggu. Hal tersebut tergantung pada perkembangan janin yang ibu kandung.

Akan tetapi, umumnya detak jantung janin sudah terdengar ketika sudah masuk pada usia 7 bulan. Jadi, ibu bisa lebih sering berkonsultasi dengan dokter pada usia kehamilan 6-7 minggu. Pada usia tersebut, usahkan ibu konsultasi dengan dokter, bukan dengan bidan. Karena dokter yang memiliki alat USG.

Pemeriksaan jantung janin ini sangat penting untuk menghindari keguguran. Ibu pasti pernah mendengar ada cerita ibu hamil yang tiba-tiba janin yang ada di dalam kadungannya hilang. Sebenarnya tidak hilang, tapi tidak berkembang sehingga keluar dari rahim tanpa disadari oleh ibu tersebut. Perkembangan janin yang tidak normal sehingga janin meninggal ketika masih di dalam kandungan.

Hal tersebut bisa dihindari jika detak jantung janin terus dikontrol. Karena pada dasarnya salah satu penyebab keguguran adalah ketika detak jantung janin berada di bawah normal. Lalu, berapakah detak jantung janin normal?

Normal Atau Tidak Detak Jantung Janin Ibu

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, janin pada usia 6 minggu atau 7 minggu sudah bisa dideteksi detak jantungnya. Pada usia 6 minggu, detak jantung adalah 9-110 denyut per menit (dpm). Sementara itu, detak jantung janin usia 7 minggu mencapai 140 denyut per detik dengan variasi normal sekitar 20 denyut per detik.

Memang dari fakta tersebut, ukuran detak jantung janin itu sangat januh sekali dengan detak jantung orang dewasa bahkan anak-anak sekalipun. Akan tetapi, ukuran normal detak jantung janin berkisar antara 120-140 denyut per menit.

Jika ternyata detak janin ibu berada di bawah normal, maka ibu harus berhati-hati. Karena detak jantung di bawah normal biasanya yang memicu keguguran. Ada beberapa hal yang perlu ibu lakukan agar detak jantung janin yang ibu kandung normal kembali.

Salah satu cara agar detak jantung janin kembali normal adalah memberikan asupan gizi yang cukup. Makan makanan yang bergizi dan mengkonsumsi susu ibu hamil.

Selain itu, yang paling penting adalah ibu harus tenang. Usahakan ibu tidak stres karena stres akan mengganggu aliran darah ke rahim. Akan lebih baik jika ibu mengikut kelas yoga agar ibu terhindari dari stres. Itulah mengapa ibu hamil yang juga seorang wanita karir sering mengalami keguguran. Hal tersebut dikarenakan stres yang mengakibatkan tekanan darah naik. Dan hal tersebut sangat tidak baik bagi perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*