Mengetahui Manfaat Menggambar bagi Perkembangan Balita

Perkembangan Balita https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Perkembangan balita sangat dipengaruhi oleh apa yang ia lakukan. Salah satu kegiatan yang sangat baik untuk tumbuh kembangnya adalah menggambar. Ternyata, kegiatan ini tidak hanya melatih si kecil agar kreatif dan meningkatkan motorik kasarnya lho.

Sangat tepat jika ibu sedini mungkin mengajarkan kreativitas menggambar bagi si kecil. Tidak perlu menggambar yang bagus. Jika si kecil baru bisa corat-coret, maka ibu biarkan saja.

Namun, bukan berarti ibu mengajarkan si kecil agar mahir menggambar ya. Ini berkaitan dengan perkembangan balita. Ingin tahu seperti apa manfaat menggambar bagi tumbuh kembang si kecil? Berikut ulasan selengkapnya.

Menggambar Tidak Sekedar Kreativitas

Bagi sebagaian besar orang tua, mereka menganggap mengajarkan balita menggambar berarti mengajarkan agar si kecil menjadi pribadi yang kreatif. Tentu anggapan tersebut tidak salah. Hanya saja, harus dipahami juga bahwa perkembangan balita secara keseluruhan juga dipengaruhi oleh kegiatan menggambar ini.

Salah satunya adalah perkembangan agar si kecil mulai berinteraksi dan berkomunikasi dengan ibu. Saat balita ibu menggambar, ibu bisa memulai bertanya beberapa hal. Seperti contoh, ibu bisa bertanya adik sedang menggambar apa, warnanya apa, untuk apa gambar itu, dan lain sebagainya.

Jadi, kegiatan menggambar ini bisa juga digunakan agar si kecil bisa mulai belajar berkomunikasi aktif dengan orang lain. Kali ini, ibu menjadi teman berkomunikasi dulu. Jika sudah terbiasa, maka ia akan mudah sekali berkomunikasi dengan orang lain. Bukankah sangat membanggakan meliha perkembangan balita seperti itu?

Lebih dari itu, ibu juga bisa mengungkap perasaan si kecil. Bagaimana caranya? Untuk balita usia lebih dari 3 tahun, mereka sudah bisa mengungkapkan perasaannya. Hanya saja, kadang mereka susah untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan kepada orang lain, termasuk kepada ibu.

Oleh sebab itu, saat ia sedang menggambar, ibu bisa bertanya hal-hal yang berkaitan dengan perasaannya. Seperti contoh, ketika ia menggambar anggota keluarga, ibu bisa tanya apa adik sayang sama ayah dan ibu, kenapa kemarin adik menangis dan memarahi ibu, dan pertanyaan lain sebagainya.

Intinya, ibu harus berada di samping si kecil saat ia mulai kegiatan menggambar. Lalu ibu bisa mulai berkomunikasi dengan si kecil. Jelas kan bahwa tumbuh kembang balita itu bisa sangat dipengaruhi oleh kegiatan menggambar.

Menggambar sebagai Proses Pemetaan Potensi Anak

Orang tua yang jeli akan perkembangan balita akan mengajak si kecil konsultasi dengan psikolog anak untuk melakukan proses pemetaan potensi anak. Apa yang ibu lakukan itu sudah termasuk proses pemetaan anak. Mengajak si kecil untuk menggambar menjadi bagian terpenting untuk mengetahui apakah si kecil memiliki bakat dalam bidang seni atau tidak.

Jadi, selain bagus untuk perkembangan balita, menggambar juga bisa ibu jadikan cara untuk melihat potensi anak. Perhatikan apakah ia antusias dalam menggambar atau tidak. Apakah ia bosan atau sudah beberapa bulan ia semakin suka menggambar. Itu menjadi pertimbangan apakah si kecil memiliki bakat dalam hal seni atau tidak.

Jadi, apa yang ibu harus lakukan? Yang jelas, peran serta ibu dalam memperhatikan tumbuh kembang anak itu sangat diperlukan. Ajak si kecil untuk aktif dan menggambar merupakan kegiatan yang sangat mudah dan sangat disarankan untuk ibu pilih. Selain itu memastikan apakah si kecil memiliki bakat di bidang seni, menggambar juga sangat baik untuk perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*