Mengenai Perkembangan Balita Prematur dan Treatment yang Tepat

perkembangan balita https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan balita yang lahir dalam keadaan prematur itu berbeda dengan balita yang lahir normal. Perbedaan tersebut tidak hanya muncul ketika lahir saja namun juga selama masa perkembangan.

Bagi ibu yang memiliki balita yang dulu lahir dalam keadaan prematur, ibu harus tahu hal-hal yang menyengkut kesehatan si kecil. Yang jelas, ibu tidak harus berkecil hati dan terlalu khawatir jika si kecil berkembang tidak seperti anak-anak lainnya. Yang harus dipahami perbedaan antara si kecil dengan anak lainnya itu masih jelas terlihat mungkin hingga usia balita.

Salah satunya adalah perbedaan berat badan. Pada usia 1 tahun, umumnya berat badan anak sudah mencapai 8 kg. Namun, untuk bayi prematur, berat badannya kemungkinan besar tidak sampai 8 tahun.

Hal tersebut memang sangat mengkhawatirkan bagi bayi normal. Pasalnya, ukuran balita sehat atau tidak itu salah satunya ditentukan dengan berat badan. Dalam hal ini, berat badan si kecil sudah ditentukan oleh WHO (World Health Organization) sesuai dengan jenis kelamian dan usianya.

Namun, ibu tidak perlu berkecil hati jika balita ibu mengalami masalah berat badan yang lebih rendah daripada yang ditentukan oleh WHO. Ibu harus menyadari balita ibu lahir dalam keadaan prematur yang berat lahirnya sangat rendah. Untuk mengejar ketertinggalan dengan yang lain, tentu saja butuh upaya yang besar. Jadi, tidak benar jika membandingkan antara perkembangan balita yang dulu dilahirkan normal dengan prematur.

Selain berat badan, ada juga masalah tentang gangguan saraf. Bayi prematur itu bayi yang lahir belum pada waktunya. Artinya, perkembangan ketika masih dalam kandungan belum sempurna. Jadi, ada kemungkinan sususan sarafnya belum lengkap sehingga ada sedikit gangguan pada saraf.

Itulah mengapa bayi prematur tidak boleh langsung dibawa pulang. Dokter akan memberikan treatment khusus selama beberapa hari sampai nanti bayi dirasa sudah bisa berkembang tanpa pengawasan intensif dokter.

Tentu saja ada banyak keterlambatan lagi pada bayi prematur. Ketika masa balita, ibu juga tidak bisa membandingkan dengan balita yang lain. Namun, lihatlah pada saat perkembangan balita 2 tahun. Umumnya, si kecil akan sama dengan balita lainnya. Pada usia 2 tahun, balita sudah mulai belajar bicara dan sudah bisa berjalan. Ia sudah pandai merespon perkataan orang lain. Ia akan menoleh jika dipanggil namanya, mengikuti apa yang diinstruksikan ibu, dan lain sebagainya.

Jadi, apakah ada yang harus ibu khawatirkan dengan perkembangan balita ibu? Jawabannya tentu tidak ada. Yang harus ibu lakukan adalah berupaya untuk mempercepat perkembangan si kecil. seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bayi prematur itu mengalami perkembangan yang tertinggal dengan bayi normal lainnya. Untuk itu, ibu harus melakukan bantuan agar perkembangan si kecil lebih cepat akan tidak semakin tertinggal dengan balita yang lahir normal.

Pilihkanlah susu balita terbaik yang mengandung nutrisi lengkap untuk tumbuh kembang anak. Berikan pula makanan yang mengandung tinggi zat besi seperti bayam, kangkung, dan seafood. Namun, yang tak kalah penting, ibu harus melatih secara intensif. Berikan latihan fisik seperti berjalan. Stimulan dari luar itu juga sangat mempengaruhi perkembangan si kecil.

Kesimpulannya, bayi premtur itu sama seperti bayi normal hanya saja perkembangannya sedikit terlambat. Berilah makanan dan minuman yang bernutrisi tinggi serta jangan lupa ibu harus meluangkan waktu untuk melatih secara intensif sehingga ibu tidak perlu mengkhawatirkan perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*