Mengatasi Anak Susah Makan Supaya Menjadi Sehat dan Cerdas

tanda diabetes pada anak ibudanbalita.com

Anak susah makan dapat dilihat dari berat badan dan tinggi badannya yang nampak tidak seperti bayi sehat pada umumnya. Secara umum berat badan seorang anak diantaranya yaitu anak usia 1 tahun beratnya lebih besar daripada berat badan ketika lahir, Usia 2 tahun biasanya mempunyai berat badan empat kali lipat dari berat ketika dilahirkan.

Sebagai orang tua Anda perlu selalu memperhatikan perkembangan berat badan si kecil supaya tumbuh kembangnya menjadi lebih baik. Sehingga berbagai sel tubuh anak akan berkembang dan berfungsi secara maksimal tanpa ada masalah apapun. Usahakan Anda selalu memberikan vitamin untuk si kecil yang tidak mau makan bila pertumbuhannya kurang maksimal.

Akan tetapi dalam perkembangannya, si kecil sering sulit untuk makan sehingga perkembangan dan pertumbuhan badannya menjadi kurang ideal dan tidak seperti anak lainnya. Sebagai orang tua Anda harus mengetahui penyebab anak menjadi tidak mau makan sehingga berat badannya susah naik.

Faktor Penyebab Anak Susah Makan

  • Gizi  yang tidak tercukupi

Banyak para ibu yang merasa sudah cukup memberi asupan makanan yang bergizi untuk anaknya. Baik kuantitas maupun kualitasnya sesuai dengan menu gizi seimbang yang mengandung seperti protein, karbohidrat, lemak, mineral serta vitamin. Namun setelah diteliti, ternyata banyak dari ibu yang tidak menyadari bahwa asupan gizi yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan si kecil. Pada umumnya, asupan gizi pada anak dan nutrisinya harus sebanding dengan kegiatan otak dan fisiknya. Padahal setiap bulan seorang anak beratnya perlu untuk selalu mengalami kenaikan.

Jika ternyata setiap bulan berat badannya tidak naik atau naik namun tidak secara maksimal maka perlu Anda evaluasi lagi tentang asupan gizi dan nutrisinya dengan memperhitungkan juga kegiatan fisiknya. Sudahkah asupan gizinya tercukupi untuk mengantisipasi kelebihan dari kegiatannya.

  • Penyakit pada anak

Anak tidak mau makan sudah tentu akan sulit untuk bertambah berat dan tinggi badannya, dapat  juga disebabkan karena adanya penyakit pada diri si kecil. Dampaknya adalah  anak Anda tidak mau makan atau biasa disebut dengan anoreksia. Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan anak sulit makan antara lain yaitu infeksi seperti infeksi paru-paru, infeksi saluran kemih, infeksi parasit dan lain sebagainya.

  • Kekurangan asupan protein albumin

Albumin adalah plasma protein tubuh yang jumlahnya setengah dari total protein dalam tubuh. Karena menjadi plasma protein, maka peran dari albumin sangat penting mulai dari pembentukan jaringan sel baru, penyusun struktur sel, hormon, antibodi, sampai enzim. Albumin sendiri disintesis oleh sel hati lalu dikeluarkan langsung ke pembuluh darah tanpa disimpan terlebih dahulu. Tanpa albumin maka berbagai sel di dalam tubuh akan susah dalam melakukan regenerasi, dengan begitu cepat mati dan berkembang tidak baik. Disamping itu , juga akan menyebabkan tekanan osmotik darah turun sehingga pengangkutan asam lemak, obat, enzim, dan hormon mengalami gangguan. Albumin mempunyai peranan penting dalam proses tumbuh kembang si kecil.

Jika kadar albumin rendah, maka protein yang dikonsumsi si kecil akan mudah pecah. Protein yang sebenarnya harus dikirim untuk pertumbuhan sel justru akan menjadi kurang maksimal. Untuk anak yang kekurangan albumin, misalnya saja penderita tuberkulosis maka  daya kerja obat yang diminum menjadi tidak maksimal.

Solusi untuk Anak Tidak Mau Makan

Berikut ini beberapa solusi yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi si kecil susah makan;

  • Cari tau alasannya

Hal ini penting untuk Anda ketahui sebagai orang tua, bahwa dalam membuat anak kurus menjadi gemuk memang tergantung apa penyebabnya. Jika karena penyakit maka perlu untuk disembuhkan dulu penyakitnya tersebut. Biasanya setelah sembuh dari penyakit, nafsu makan si kecil akan membaik sehingga ia tidak susah makan. Disamping itu, Anda harus memberi nutrisi yang baik supaya berat badan anak Anda akan bertambah.

  • Memberikan asupan gizi

Jika anak kurus tidak karena penyakit, maka untuk membuatnya menjadi gemuk Anda harus melakukan dengan menganalisa diet makan si kecil dan tentu saj  dengan menu gizi seimbang. Sudahkah asupan makannya sehari-hari telah memenuhi kebutuhan sesuai usia dan kegiatannya. Apabila anak Anda termasuk aktif, maka Anda bisa memberikan asupan makanannya dengan lebih banyak secara kuantitas dan kualitas. Jika berat badannya tidak segera naik, itu artinya asupan gizi si kecil tidak terpenuhi kebutuhannya.

  • Mengatur jadwal makan

Untuk mengatur jadwal makan perlu Anda perhatikan waktunya. Anda harus tahu bahwa perut anak Anda akan kosong setiap 3 sampai 4 jam. Oleh sebab itu,  umumnya pemberian makan paling tidak  7 kali sehari yang terdiri 3 kali makanan padat dan selanjutnya nutrisi tambahan bagi  anak usia 1 tahun lebih. Dengan begitu, jangan karena ingin anak Anda gemuk kemudian dipaksa makan setiap jam padahal belum saatnya untuk makan. Cara pemberian makan juga sangat penting untuk Anda perhatikan dan juga anak tidak boleh Anda paksa untuk makan .

  • Memberikan nutrisi pendamping

Disamping itu , nutrisi yang diperlukan oleh tubuh balita supaya  ia bisa tumbuh sehat dan pintar. Salah satunya yaitu protein albuminrotein yang merupakan nutrisi cukup penting yang diperlukan setiap sel dalam tubuh anak untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Jumlah albumin normal di dalam tubuh yaitu sekitar 3,5 sampai 4,5 g/dl. Sedangkan jumlah albumin yang kurang dari 2,2 g/dl memperlihatkan bahwa ada masalah pada tubuh anak susah makan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*