Menerapkan Cara Merawat Bayi Agar Terhindar Penyakit Menular

Cara Merawat Bayi www.babycarejournals.com

Ibu harus mengerti bayi sangat mudah sekali terjangkit penyakit. Cara merawat bayi yang tepat akan membuat ibu mampu menghindarkan si kecil terkena penyakit, terutama penyakit menular.

Bayi bisa saja mengalami masalah kesehatan lantaran penyakit menular dari orang lain. Bisa saja bayi ibu tertular penyakit yang ibu alami. Bisa saja bayi terkena penyakit karena lingkungan yang kurang sehat. Lalu, apa yang harus ibu lakukan?

Perawatan Bayi Sesuai Dengan Anjuran Dokter

Apakah selama ini ibu sudah menerapkan perawatan bayi yang sesuai dengan apa yang disarankan oleh dokter? Bagaimana ibu menjaga kesehatan bayi? Jika ibu tidak yakin sudah melakukan hal yang tepat, maka ada baiknya ibu mencari tahu penjelasan ilmiah dari pakar kesehatan anak.

Setidaknya ada tiga penting yang harus ibu lakukan jika ingin bayi ibu tidak mudah tertular penyakit. Yang pertama, ibu tidak boleh membawa si kecil ke rumah sakit. Sebenarnya sudah ada aturan di mana bayi tidak boleh masuk ke rumah sakit. Hanya saja, ada juga rumah sakit yang alpa dalam menerapkan peraturan tersebut. Dan apa yang terjadi? Jika ibu membawa bayi ke rumah sakit ketika ibu sedang kontrol kesehatan atau sedang mengunjungi saudara yang dirawat di rumak sakit, si kecil akan mudah tertular penyakit. Hal ini disebabkan banyak bakteri dan virus yang bisa masuk ke dalam tubuh bayi. Apalagi jika ibu membawa si kecil mengunjungi saudara yang dirawat karena penyakit menular seperti asma.

Jadi, salah satu cara untuk merawat bayi agar ia tidak mudah sakit adalah dengan tidak membawanya ke rumah sakit. Ini satu hal yang harus ibu lakukan.

Yang kedua adalah menjaga lingkungan rumah yang sehat. Itu artinya ibu harus memastikan rumah dibersihkan setiap hari. Jika ibu sedang sakit seperti terkena flu atau pilek, sebaiknya ibu gunakan masker agar udara di dalam rumah tidak tercemar dengan virus yang bisa juga menyebabkan si kecil sakit.

Cara perawatan bayi yang ketiga ini yang paling penting. Yaitu memberikan ASI eksklusif. Tahukah ibu jika bayi yang mendapatkan ASI eksklusif itu lebih kebal terhadap penyakit daripada bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif? Ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Ternyata, ASI mengandung antibodi. Dan kandungan di dalam ASI yang satu ini akan membuat sistem kekebalan tubuh bayi semakin kuat. Dengan demikian, serangan dari bakteri atau virus bisa diatasi karena sistem kekebalan tubuh bayi yang kuat.

Dari ketiga cara perawatan untuk bayi tersebut, mana yang sudah atau belum ibu lakukan? Tentu saja ibu perlu melakukan perawatan lainnya seperti memastikan baju yang dipakai benar-benar bersih, dan lain seterusnya. Namun, tiga hal yang dijelaskan tersebut di atas sangat menentukan bagaimana bayi tidak mudah terkena penyakit menular.

Bayi Sakit Karena Kesalahan Orang Tua

Tak jarang bayi mengalami masalah kesehatan lantaran kesalahan yang dilakukan oleh orang tua. Apakah ibu juga pernah melakukan kesalahan yang serupa?

Contoh kecilnya adalah pemberian bedak setiap kali setelah mandi. Ini tentu hal yang diperbolehkan. Mengoleskan bedak pada badan bayi bisa membuat si kecil mengalami masalah pernafasan. Hal ini mungkin saja terjadi lantaran adanya partikel bedak yang terhirup oleh bayi. Akhirnya, sistem pernafasan terganggu. Bayi mengalami masalah kesehatan berupa sesak nafas.

Selain itu, ada juga orang tua yang memberikan makanan selain ASI padahal usia bayi masih di bawah 6 bulan. Sekalipun makanan yang diberikan mengandung gizi yang sangat tinggi, hal tersebut tidak boleh dilakukan. Memberikan makanan lain selain ASI sebelum waktunya akan membuat bayi mengalami masalah pencernaan. Umumnya bayi akan mengalami konstipasi atau susah buang air besar. Hal ini disebabkan sistem pencernaan belum siap untuk mencerna makanan yang ia konsumsi.

Kesalahan fatal lainnya adalah pemberian sufor atau susu formula pada bayi. Menurut ahli kesehatan bayi, ASI seharusnya diberikan hingga usia 2 tahun. Sementara itu, ketika usianya 6 bulan, ia baru boleh mengkonsumsi makanan selain ASI atau yang sering disebut dengan MPASI (makanan pendamping ASI).

Banyak orang tua yang menganggap kesalahan-kesalahan tersebut di atas merupakan bagian dari cara merawat bayi. Padahal bukan. Sebaiknya ibu menghentikan hal tersebut jika ibu selama ini melakukannya.

Ada baiknya ibu ikut diskusi di forum Ibu Dan Balita. Ini merupakan forum di mana orang tua berkumpul dan berdiskusi membahas bagaimana cara yang tepat merawat anak. Dengan mengikuti diskusi di forum tersebut, wawasan ibu tentang bagaimana mengoptimalkan tumbuh kembang bayi akan semakin luas. Dan diharapkan ibu tidak melakukan perawatan bayi yang salah.

Ibu pasti akan kaget jika ternyata si kecil beranjak balita. Masa bayi yang sepertinya cepat sekali terlewati dan si kecil sudah menjadi balita. Dalam hal ini, ibu harus bersiap-siap untuk melakukan sesuatu agar tumbuh kembang balita lebih optimal. Tentu saja cara merawat dan cara mengasuhnya berbeda. Si kecil bukanlah bayi lagi.

Jadi, sebaiknya ibu mempersiapkan diri untuk mengawasi dan membantu balita agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Setelah ibu mengetahui cara merawat bayi, selanjutnya ibu harus pelajari lebih jauh tentang parenting, yaitu tentang merawat anak hingga ia tumbuh dewasa.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*