Mendeteksi Kesehatan Balita Tanpa Harus Membawanya Ke Dokter

Kesehatan Balita, Dokter www.ibudanbalita.com

Tidak harus pergi ke dokter jika ingin mengetahui bagaimana kondisi kesehatan sang buah hati. Karena ada hal yang bisa ibu lakukan sendiri untuk memastikan apakah balita ibu sehat atau tidak.

Mau tahu bagaimana caranya?

Cukup dengan dua hal saja maka ibu akan mengetahui apakah kesehatan si kecil perlu diperhatikan atau kesehatannya sudah sangat baik.

Apalagi sekarang ini sudah ada situs yang melayani konsultasi kesehatan balita secara online di www.ibudanbalita.com. Kalaupun ibu ingin berkonsultasi dengan dokter anak, silakan saja kunjungi situs tersebut.

Lalu, apa saja yang bisa ibu jadikan penanda bawasannya kesehatan si kecil baik atau sebaliknya?

Mengetahui Kesehatan Balita Dari BAB

Harus digarisbawahi bawasannya sistem pencernaan sangat mempengaruhi kesehatan balita secara keseluruhan. Bisa dikatakan jika sistem pencernaannya baik, maka kesehatan balita pun baik. Dan sebaliknya.

Dalam hal ini, mengecek sistem pencernaan bisa dilakukan dengan cara melihat bagaimana BAB si kecil. Tidak hanya BAB nya keras atau encer saja yang harus ibu perhatikan. Lebih dari itu, ibu harus memperhatikan warna BAB.

Warna BAB balita yang sehat biasanya kekuning-kuningan. Jika BAB si kecil berwarna cokelat dan bahkan kehitam-hitaman, ada kemungkinan si kecil mengalami masalah kesehatan.

Apalagi jika BAB bercampur dengan darah sehingga warnanya sedikit kemerah-merahan. Ada kemungkinan ada infeksi pada saluran pencernaan yang bisa disebabkan oleh bakteri.

Jadi, jika ibu meragukan kesehatan balita baik, lihat saja warna BABnya.

Warna Kuku

Sebenarnya ini tidak hanya tanda kesehatan untuk balita saja, tapi semua orang pada umumnya tanpa melihat berapa usia orang tersebut.

Balita yang sehat itu memiliki kuku yang berwarna merah muda. Coba ibu perhatikan sekarang apa warna kuku si kecil.

Jika warnanya cenderung putih, menurut dokter, balita ibu mungkin saja mengalami anemia. Untuk memastikan hal tersebut, lihat saja apakah si kecil akhir-akhirnya sering lelah dan tidak semangat? Jika ya, maka betul sekali bawasannya si kecil mengalami anemia.

Lain hal dengan kuku berwarna biru. Itu tandanya ada penyempitan pada pembuluh darah sehingga alirah darah tidak lancar ke seluruh tubuh. Namun, hal ini tidak perlu ibu khawatirkan. Coba saja bawa si kecil ke tempat hangat dan lihat apakah warna kuku si kecil berubah atau tidak. Jika berubah, maka ibu tidak perlu takut dengan kesehatan balita.

Yang perlu mendapatkan perhatian yang lebih adalah ketika si kecil memiliki kuku berwarna kuning. Itu tandanya ia memiliki gangguan pernafasan dan beresiko munculnya penyakit diabetes.

Untuk lebih jelasnya tentang kesehatan balita yang dilihat dari warna kukunya, ibu bisa konsultasi dengan dokter di situs ibu dan balita.

Terlepas dari itu semua, warna BAB dan juga kuku hanya sebagai indikator. Artinya, dengan mengetahui hal tersebut, ibu bisa lebih waspada dan mengerti apa yang seharusnya ibu lakukan. Ini seolah menjadi warning agar ibu lebih memperhatikan kesehatan balita.

Menjaga kesehatan balita memang bukan perkara yang mudah. Apalagi sekarang ini semakin banyak jajanan yang kurang sehat yang disukai oleh anak-anak. Sebisa mungkin ibu harus jauhkan dari kebiasaan mengkonsumsi jajanan seperti itu.

Ada baiknya ibu meluangkan waktu sendiri untuk membuatkan jajanan sendiri yang jelas lebih sehat dan higienis. Ibu bisa buatkan es krim buah buatan sendiri, jelly, roti, dan cemilan lainnya.

Namun, jangan lupa ibu harus memberikan susu Frisian Flag sebagai susu terbaik untuk balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*