Memilih Sekolah Seperti Yang Ada Di Finlandia

anak memilih sekolah di finlandia www.facebook.com/FrisoIndonesia

Kenapa Finlandia? Karena negara ini dinobatkan sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik. Hal ini tentu saja ada ukurannya. Negara ini pernah mendapatkan predikat negara dengan peringkat pertama dalam hal membaca. Selain itu, Finlandia juga menjadi negara peringkat ke 4 di bidang sains. Dan tentu saja masih banyak lagi faktor lainnya.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Tentu saja sistem pendidikannya berbeda. Namun, setidaknya semoga saja ada sekolah yang menerapkan kurikulum yang hampir sama dengan sekolah yang ada Finlandia.

Banyak orang tua yang kebingungan ketika ingin mencarikan sekolah untuk sang buah hati mereka. Banyak sekali pertimbangan yang dilakukan seperti lokasi, fasilitas, peringkat sekolah, dan lain sebagainya.a

Tentu saja hal-hal tersebut patut untuk dijadikan pertimbangan. Namun, yang tak kalah pentingnya lagi adalah bagaimana sistem pendidikannya. Apakah hampir sama dengan yang di terapkan di Finlandia?

  1. Lebih Banyak Bermain

“Lho, di sekolah kok bermain?”

Mungkin ini yang dikatakan oleh orang tua yang tidak mengerti pendidikan. Mereka menganggap sekolah itu tempat untuk belajar. Tidak boleh bermain.

Mungkin mereka tidak mengerti konsep pendidikan ala Ki Hajar Dewantoro. Dan kosenp inilah yang justru di terapkan di Finlandia.

Pendidikan itu harus menyenangkan, khususnya bagi anak yang masih kecil yang duduk di bangku PAUD atau TK. Bahkan, mereka sebenarnya tidak diperkenankan  untuk belajar layaknya anak yang dewasa.

Jadi, lihat sekolah yang akan ibu pilih. Apakah di sana banyak anak-anak yang bermain dan senang atau mereka harus duduk diam di dalam kelas?

  1. Waktu Istirahat

Berapa waktu istirahat di kebanyakan sekolah di Indonesia? Umumnya hanya sekitar 15 – 30 menit saja.

Berapa waktu istirahat di Finlandia? Ibu mungkin tidak percaya. Waktu istirahat sekolah di Finlandia rata-rata 45 menit. Dan itu pun para siswa hanya perlu belajar 5 jam sehari saja.

Hal ini bukan tanpa alasan. Dengan memiliki waktu istirahat yang panjang, maka otak mereka akan rileks sehingga siap untuk menampung pelajaran yang baru dengan lebih efektif. Dan waktu belajar yang pendek bukan berarti mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk menguasai pelajaran. Justru waktu belajar yang pendek membuat otak mereka efektif menyerap pelajaran yang sedikit namun kontinyu setiap hari.

  1. Tidak Ada PR

Jangan memilih sekolah yang selalu membebani anak ibu dengan PR. Ini sangat penting.

Banyak sekali sekolah yang gurunya selalu memberikan PR hampir setiap hari. Apa yang terjadi? Anak ibu tidak memiliki waktu untuk bermain. Ia akan berada di dalam rumah, sibuk dengan PR, dan jarang bisa bermain dan bersosialisasi dengan tetangga atau teman.

PR bisa membuat anak semakin pintar? Apakah ibu yakin hal tersebut? Pada kenyataannya tidak. Banyak PR yang tidak wajar sehingga orang tua harus turun tangan. Bahkan tidak jarang PR dikerjakan dengan cara copypaste dari interent.

Sekolah yang baik itu memiliki sistem pendidikan serta guru yang bisa membuat anak efektif belajar selama di sekolah. Bukan justru menambahkan PR untuk dikerjakan di rumah.

Apakah ada sekolah yang menerapkan sistem pendidikan seperti yang ada di Finlandia? Sepertinya tidak ada. Namun, tentu saja ada yang hampir mirip dengan Finlandia.

Yang pasti, ibu harus biarkan si kecil memiliki waktu untuk bermain ketika di rumah. Ini sangat penting bagi perkembangannya. Ada banyak sekali permainan edukatif yang mengasah kreativitas anak yang bisa ibu pilih di www.friso.co.id.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*