Memahami Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan Dari Segi Perilaku

Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan

Tidak terasa waktu cepat sekali berlalu. Tahu – tahu saja, anda sadar bahwa bayi anda telah menginjak usia bulan keempat. Bagi anda yang baru pertama kali memiliki anak, mungkin pertanyaan seperti apa perkembangan bayi usia 4 bulan akan muncul di kepala. Bisa jadi bayi masih dalam janin namun anda sudah penasaran seperti apa rasanya ketika si kecil sudah tumbuh hingga mencapai 4 bulan. Manapun tahap anda saat ini, selamat jika anda memang mencari informasi mengenai anak. Orang tua yang selalu ingin tahu berarti memang ingin memberikan yang terbaik. Bertanya bukan berarti bodoh melainkan menambah ilmu dibanding hanya menerka – nerka. Beruntung sekali, pada artikel Perkembangan bayi usia 4 bulan dari segi perilaku yang harus anda paham akan menjelaskan kepada anda seperti apa bayi anda saat ini.

Perubahan terbesar yang anda atau pasangan pasti rasakan yakni kenyataan bahwa anda berdua tidak lagi bangun tengah malam karena tangisan si kecil. Rasanya, anda sudah tidak lama menentukan giliran siapa yang menenangkan si kecil malam ini. Beberapa orang tua sudah bisa mengira – ngira kapan anak akan minta susu, dan pada jam berapa anak tidur terlelap maupun terjaga. Ya, pada usia 4 bulan, tubuh anak anda sudah mulai mampu mengenal rutinitas. Tidak ada lagi jam makan tak teratur. Perut anak anda paham kapan mulai keroncongan dan batas kenyang malaikat kecil anda. Badan anak mengerti arti lelah dan saat yang tepat untuk bangun. Sebagai orang tua, anda hanya perlu memperhatikan pola kegiatan anak. Bila perlu, anda bisa melatih rutinitas anak dengan mendekatkan anak ke kasur pada jam tidur yang diinginkan. Umumnya, perkembangan bayi usia 4 bulan segi psikologi membuat bayi mengenal sinyal dari barang yang dilihat. Kasur berarti tidur, dan botol berarti makan.

Emosi anak umur 4 bulan jelas sudah sangat berkembang. Anda mungkin masih ingat betapa membingungkannya anak di usia 1 sampai 3 bulan. Tidak ada tanda bahagia atau sedih, tahu – tahu menangis. Saat ini, perkembangan bayi usia 4 bulan segi emosi berlangsung sangat cepat. Anda bisa saja melihat bayi bermata lebih cerah ketika anda hadir atau pasangan yang hanya bisa hadir di malam hari muncul di kamar. Ekspresi anak begitu jelas sehingga anak bisa langsung menangkap apa yang bayi rasakan. Meski perkembangan emosi satu ini cenderung bikin bahagia anda tetap harus berhati – hati. Era bayi 4 bulan tidak hanya menunjukkan emosi dan memberikan timbal balik yang lebih terarah, tapi juga kemampuan bayi merasakan aura. Memang, manusia dianugrahi kemampuan merasakan apa yang orang lain rasakan atau biasa dikenal dengan empati. Bayi juga demikian. Apabila anda sedih, marah, maka emosi bayi bisa merasakan hal yang sama. Bila anda ingin berdebat dengan pasangan anda akan suatu hal, usahakan menjauhkan segalanya dari bayi daripada kebahagiaan bayi terusik di saat si kecil bahkan belum mengerti apapun.

Mulut kamu harimau kamu. Pepatah yang sangat tepat untuk mencerminkan kondisi bayi 4 bulan. Dipikir ulang, rasanya pepatah tersebut tidak diperuntukkan bagi orang dewasa melainkan pada bayi yang sedang belajar bahasa. Ya, pada usia 4 bulan telinga bayi sudah mampu mendengar lebih jelas. Apapun yang orang sekitarnya katakan akan terekam dalam otak dan kemudian disampaikan ulang oleh bayi meski tidak terdengar pasti. Anda sering mendengar bayi berkata dada atau mimi untuk memanggil orang tuanya, namun terkadang kalimat yang sama bisa berarti lain. Terlepas dari paham atau tidaknya suatu kata, bayi hanya diprogram untuk meniru saja. Bahkan bila anda berkata jangan meniru sekalipun, bayi hanya menangkap kata yang anda sampaikan bukan makna dari kata – kata anda. Sebaiknya anda berhati – hati dalam bertindak dan berkosa kata pada bayi. Televisi, radio, sampai gadget sekalipun akan ditiru oleh bayi karena tujuan bayi menangkap kosa kata sebanyak – banyaknya baru mencari maknanya di kemudian hari. Segera jauhkan anak dari acara TV, orang, atau sumber apapun yang mengajarkan kata – kata tidak baik sebelum terbawa hingga dewasa layaknya harimau yang makin kokoh ketika tumbuh kembang.

Sifat bawaan atau terbentuk sering menjadi perdebatan di antara ilmuan seperti mengemukakakan teori mengenai ayam atau telur lebih dulu yang keluar. Sejatinya, jawaban yang kira – kira tepat adalah sifat merupakan gabungan keduanya. Pada usia 4 bulan, bayi akan menunjukkan perilaku dasar seperti apa yang ia miliki. Tidak semua bayi berperilaku sama meski bila dilihat dari jarak jauh sepertinya bayi tidak jauh berbeda. Reaksi bayi terhadap sesuatu sangat menggambarkan jelas sifat yang ia miliki. Mulailah mengamati bentuk – bentuk tingkah laku bayi dan analisa. Semisal saja, ketika anda orang asing bayi langsung nangis artinya bayi tidak suka keberadaan orang tidak dikenal. Contoh petunjuk perilaku lain termasuk pada saat bayi marah ketika anda tidak membelikan mainan, keputusan anda menuruti atau tidak akan sangat menentukan kemana perkembangan bayi selanjutnya. Anda bisa membawa bayi untuk tes psikologi guna mengetahui lebih lanjut mengenai perilaku bayi, meski saat ini umumnya dokter bisa menganalisa pasti di usia 1 tahun. Kendati demikian, sekali lagi, sebagai orang tua tentu anda berperan besar pada perkembangan bayi usia 4 bulan.

Anak yang tumbuh sehat adalah anak yang memiliki berat badan ideal. Kalau anda ingin tumbuh sehat, klik Awal Sehat ini dan Program Hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*