Masa Persalinan Sudah Hampir Tiba? Yuk Belajar tentang Perawatan Bayi

perawatan bayi www.facebook.com/ibudanbalita

Perawatan bayi itu bukan tugas orang tua ibu, tapi ibu sendiri. Hanya saja banyak ibu muda yang akhirnya menerahkan perawatan si kecil kepada orang tua mereka. Alasannya sama, mereka tidak tahu dan mereka tidak berani untuk memberikan perawatan kepada bayi yang baru dilahirkan.

Tentu saja sayang sekali jika ternyata sentuhan perawatan bayi justru ibu serahkan kepada orang lain. Walaupun orang tua ibu sendiri, tentu saja itu berarti bukan ibu yang memberikan sentuhan untuk merawat bayi ibu sendiri.

Untuk itu, jika ibu sekarang sedang menunggu masa persalinan, maka alangkah baiknya jika ibu juga mulai belajar bagaimana memberikan perawatan bayi yang tepat agar ketika sang buah hati sudah lahir di dunia, ibu bisa langsung merawatnya sendiri.

Belajar Memandikan Si Kecil

Satu hal yang paling sangat ditakutkan oleh para ibu muda yang belum memiliki pengalaman merawat bayi adalah tentang bagaimana memandikan bayi. Padahal, jika ibu memperhatikan betul cara memandikan bayi yang baru dilahirkan, sebenarnya sangat mudah.

Yang pasti, ibu harus mempersiapkan beberapa hal, seperti sabun khusus bayi, shampoo, dan juga handuk yang halus. Selanjutnya, ibu juga siapkan air hangat. Karena kulitnya yang sangat sensitif, maka mandikanlah dengan air hangat.

Pertama-tama, alirkan air hangat ke tubuh si kecil dengan menggunakan tangan ibu. Jika seluruh tubuhnya sudah basah, selanjutnya ambil sabun dan gosokkan sabun ke badan si kecil. Dalam hal ini, jangan terlalu lama menggunakan sabun. Bersihkan rambut menggunakan shampoo lalu bilas badan si kecil. Keringkan badannya menggunakan handuk. Jadi, sesederhana itu sebenarnya cara memandikan si kecil.

Belajar Memakaikan Pakaian Bayi

Perawatan bayi selanjutnya adalah bagaimana memakaikan pakaian. Dalam hal ini, ibu harus tahu bagaimana memakaikan bedong. Ikuti saja tips perawatan bayi tentang bagaimana memakaikan bedong.

Namun, satu hal yang perlu ibu ketahui bahwa ada kontroversi penggunaan bedong. Menurut ahli perkembangan anak, bedong itu justru menghambat perkembangan tulang si kecil. Namun, ada juga yang beranggapan bahwa bedong itu sangat dibutuhkan agar tulang si kecil lurus, terutama kaki dan tangan.

Lalu, di posisi mana ibu sekarang? Apakah di pihak yang pro atau kontra? Akan lebih baik jika ibu berada di pihak tengah. Ibu bisa tetap memberikan perawatan bayi dengan cara memakaikan bedong namun tidak terlalu kencang agar tangan dan kaki si kecil tetap bisa bergerak. Jadi, Fungsi bedong hanya untuk menghangatkan tubuh si kecil.

Belajar Bagaimana Cara Menggendong Bayi

Perawatan bayi selanjutnya yang harus ibu pelajari adalah tentang bagaimana menggendong bayi. Tentu saja tidak mungkin ibu hanya merawat si kecil dengan membaringkan si kecil di tempat tidur. Tapi, pasti ada kalanya ibu membawa ke luar rumah terutama di pagi hari agar si kecil mendapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi.

Sekarang ini ada gendongan bayi yang mudah sekali untuk digunakan. Akan tetapi, akan lebih baik jika ibu menggedong si kecil seperti kangguru, yaitu meletakkan kepala si kecil di dada. Posisi seperti akan mendekatkan antara ibu dengan bayi.

Tentu saja masih banyak hal lain seputar cara merawat bayi yang harus ibu pelajari. Namun, setidaknya ibu tahu 3 hal tersebut di atas.

Setelah bayi lahir di dunia, ibu juga harus tahu tentang perkembangan si kecil, apa yang harus ibu lakukan saat si kecil sakit, dan semua hal mengenai nutrisi balita. Sempatkan waktu untuk belajar cara membesarkan anak.

Akan tetapi, untuk saat ini, karena masa persalinan sudah hampir tiba, ibu hanya perlu mempelajari tentang perawatan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*