Manfaat ASI Bagi Bayi Yang Tidak Bisa Didapatkan Dari Sufor

Manfaat ASI bagi bayi Source: Inhabitots

Manfaat ASI bagi bayi berikut ini akan membuat semua ibu berusaha sebisa mungkin untuk memberikan ASI eksklusif. Cukup disayangkan jika ada seorang ibu yang tidak memberikan ASI kepada si kecil.

Tentu saja ada alasan yang bermacam-macan ketika seorang ibu tidak mau menyusui. Ada yang tidak ingin penampilannya menjadi kurang menarik karena menyusui. Ada juga yang merasa kesulitan memberikan ASI lantaran harus bekerja karena profesinya menjadi wanita karir.

Terlepas dari alasan tersebut, sebenarnya ada solusi dari setiap masalah tersebut. Contohnya saja, jika seorang ibu menyusui juga berprofesi sebagai wanita karir, bukankah ASI bisa dipompa dan disimpan di dalam freezer? Jadi, ketika bayi memerlukan ASI, stok ASI bisa diandalkan.

Yang pasti, tidak ada alasan seorang ibu tidak bisa memberikan ASI. Apalagi jika tahu manfaat ASI untuk bayi yang begitu luar biasa, ibu manapun seharusnya ingin sekali memberikan ASI eksklusif.

ASI Menghindarkan Bayi Terkena Alergi

Pernah dengar bayi mengalami alergi? Hal ini biasanya ditandai dengan bintik-bintik merah pada kulit. Tak jarang hal tersebut disertai dengan suhu tubuhnya yang tinggi.

Ada banyak faktor penyebabnya. Yang pertama, bisa saja alergi yang dialami oleh bayi tersebut disebabkan penggunaan bedak atau minyak telon yang kurang cocok dengan kulit bayi. Ini yang paling sering terjadi. Yang kedua, kesehatan lingkungan yang kurang terjaga. Mungkin saja pakaian yang dikenakan oleh bayi tidak benar-benar bersih dan higienis. Hal ini bisa memicu bayi terkena alergi.

Akan tetapi, harus dipahami bawasannya alergi disebabkan oleh daya tahan yang kurang kuat. Alergi menjadi respon di mana badan bayi tidak mampu menahan serangan entah dari bakteri, kuman, atau virus.

Inilah mengapa penting sekali memberikan ASI. Salah satu keunggulan ASI bagi bayi adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian, bayi tidak mudah terkena alergi.

Berat Badan Bayi Ideal

Salah satu parameter yang bisa digunakan untuk memastikan apakah bayi sehat atau tidak dilihat dari berat badannya. Jika berat badan bayi ideal, maka bisa dikatakan bayi tersebut sehat. Tentu saja harus digunakan juga parameter lainnya seperti tinggi badan, kemampuan motorik kasar dan halus, dan lain seterusnya. Akan tetapi, yang paling mudah dijadikan tanda bayi sehat atau tidak adalah dari berat badannya.

Memberikan ASI eksklusif akan membuat bayi memiliki berat badan ideal. Berbeda jika bayi mendapatkan susu formula. Tidak jarang bukan bayi yang terlihat sangat gemuk lantaran mendapatkan asupan gizi dari sufor? Meskipun tidak menutup kemungkinan jika bayi yang hanya mendapatkan ASI saja juga bisa memiliki badan yang gemuk. Hanya saja, dengan memberikan ASI, bisa dipastikan berat badan bayi normal. Artinya, berat badan bayi tidak di bawah atau di atas angka normal.

Mengapa demikian? Karena ASI mengandung nutrisi seimbang. Semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya ada di dalam ASI. Memang susu formula pun diformulasikan sedemikian rupa sehingga mirip dengan ASI. Ada nutrisi yang terkandung di dalam sufor yang hampir sama dengan ASI. Hanya saja, bayi yang mendapatkan sufor cenderung mendapatkan asupan nutrisi berlebihan sehingga banyak bayi yang mengalami kegemukan ketika mendapatkan sufor.

Kandungan Antibodi

Ini yang tidak didapatkan dari susu formula, yaitu kandungan berupa antibodi. Ibu bisa mencari susu formula terbaik dan termahal. Tidak ada di dalam susu formula tersebut kandungan yang disebut dengan antibodi. Sementara itu, di dalam ASI, terdapat antibodi.

Manfaat ASI untuk bayi selanjutnya adalah mencegah bayi mudah terserang penyakit. Hal ini disebabkan ada kandungan antibodi di dalam ASI. Memang tubuh bayi sudah memiliki sistem ketahanan yang terus berkembang. Hanya saja, harus dipahami juga bawasannya bakteri dan kuman bisa saja terus menyerang sehingga dibutuhkan antibodi agar sistem imun tubuh bayi semakin cepat kuat.

Ini juga yang berhubungan dengan alergi. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, alergi yang dialami oleh bayi disebabkan oleh sistem ketahanan tubuh bayi yang rendah. Dan dengan memberikan ASI, sistem ketahanan tubuh menjadi kuat sehingga bayi terhindar dari alergi.

Dan ini tidak hanya terjadi selama bayi mendapatkan ASI saja. Menurut penelitian, manfaat ASI seperti ini masih dirasakan ketika anak sudah dewasa. Anak cenderung sering sakit ketika saat masih bayi tidak mendapatkan ASI. Berbeda dengan bayi yang mendapatkan ASI. Ia sudah mendapatkan antibodi yang cukup sehingga saat dewasa, tubuh tidak mudah terserah penyakit karena bakteri, virus, ataupun kuman.

Bayi Mendapatkan ASI Lebih Cerdas

Apa yang mempengaruhi kecerdasan? Setidaknya dua hal; yaitu nutrisi dan stimulus dari luar. Dua hal ini harus didapatkan. Nutrisi akan mempengaruhi perkembangan saraf. Dengan saraf yang baik, maka seorang anak akan lebih mudah menyerap pelajaran atau mempelajari hal-hal yang baru. Sementara itu, stimulus dari luar seperti permainan edukatif dan proses pendidikan yang baik akan mengaktifkan sel otak.

Nutrisi bisa didapatkan dari makanan. Akan tetapi, nutrisi yang baik untuk bayi 6 bulan hanya dari ASI. Lebih dari itu, ASI akan menghindarkan si kecil mengalami masalah kesehatan seperti diare dan susah buang air besar. Karena terhindar dari masalah kesehatan, tumbuh kembangnya pun lebih optimal, bukan? Dan inilah yang membuat bayi lebih cerdas.

Dari penjelasan tersebut di atas, sayang sekali jika seorang ibu berusaha sekuat tenaga untuk memberikan ASI eksklusif. Apalagi beberapa manfaat ASI bagi bayi bisa terus dirasakan hingga si kecil beranjak dewasa nanti.

Selain itu ada juga loh dampak ASI yang buruk jika diberi terlalu dini atau telat. Anda bisa membacanya di Awal Nestle.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*