Makanan Vegetarian Untuk Ibu Hamil

vegetarian saat hamil https://www.ibudanbalita.com/

Ada yang mengatakan lebih aman menjadi vegetarian saat hamil. Itulah mengapa banyak ibu hamil yang akhirnya hanya mengkonsumsi makanan vegetarian untuk ibu hamil.

Pendapat seperti itu tidak sepenuhnya benar. Karena beberapa sayuran tidak mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh saat hamil. Contohnya asam amino yang kebanyakan bisa diambil dari ikan laut.

Lalu, bagaimana? Apakah ibu akan tetap memutuskan untuk menjadi vegetarian saat hamil?

Sisi Baik Menjadi Vegetarian Saat Hamil

Harus diakui bawasannya mengkonsumsi sayuran itu jauh lebih aman dan sehat daripada daging atau ikan. Contohnya saja daging sapi. Memang kandungan proteinnya sangat tinggi. Hanya saja, kandungan lemak dan juga bakteri ada pada daging sapi sehingga jika masuk ke rahim bisa membahayakan janin yang ibu kandung.

Belum dengan ikan laut yang hampir semuanya mengandung merkuri. Padahal, merkuri sangat tidak baik bagi kesehatan ibu, apalagi janin di dalam rahim. Inilah yang membuat menjadi seorang vegetarian saat hamil itu lebih aman.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan para ahli gizi ibu hamil di forum IbudanBalita. Mereka mengatakan bawasannya mengkonsumsi sayuran saja saat hamil akan menurunkan resiko terkena diabetes. Banyak sekali ibu hamil yang mengalami diabetes lantaran mereka mengkonsumsi makanan sembarang.

Meskipun demikian, ibu tetap harus selektif dalam memilih sayuran apa yang baik untuk ibu konsumsi selama masa kehamilan. Ibu bisa dapatkan informasi tersebut di situs www.ibudanbalita.com.

Yang Dikhawatirkan Para Ahli Kesehatan

Sebenarnya, ahli kesehatan ibu hamil menyarankan agar seorang ibu hamil mendapatkan nutrisi yang seimbang. Jadi, ia tidak hanya mengkonsumsi sayuran saja, tapi juga daging. Meskipun memang sayuran sehat.

Hanya saja, ada kekhawatiran para ahli kesehatan jika seorang ibu hamil vegetarian kekurangan protein serta lemak selama masa kehamilan. Protein sangat dibutuhkan untuk perkembangan bayi di dalam kandungan. Sementara itu, lemak dibutuhkan oleh ibu karena lemak bisa diubah menjadi energi.

Jika ibu memang tidak suka produk hewani dan akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian, maka ibu harus melakukan usaha yang lebih keras lagi untuk memastikan tercukupinya gizi yang ibu butuhkan selama masa kehamilan.

Setidaknya ibu bisa lebih sering mengkonsumsi sayuran. Tidak hanya ketika makan saja. Cemilan juga harusnya berupa sayuran yang bervariasi.

Selain itu, ibu perlu mengetahui kandungan setiap sayuran yang ibu konsumsi. Harus menjadi catatan tersendiri di mana tidak semua sayuran itu mengandung nutrisi yang ibu butuhkan lho. Oleh sebab itu, agar kebutuhan semua nutrisi tercukupi, maka ibu perlu menyiapkan sayuran yang variatif.

Selain itu, ibu juga perlu mengkonsumsi susu ibu hamil. Walaupun kandungan setiap nutrisi di dalam susu ibu hamil hanya sedikit, akan tetapi semua nutrisi yang ibu butuhkan sudah ada di dalamnya. Dan ibu sudah tidak perlu khawatir lagi karena kebutuhan nutrisi harian sudah terpenuhi dengan hanya mengkonsumsi susu ibu hamil.

Menjadi seorang vegetarian saat hamil memang merupakan pilihan yang tidak mudah. Banyak ahli yang menyayangkan jika ibu harus menjadi seorang vegetarian. Namun, setidaknya tips tersebut di atas membuat ibu tetap bisa menjadi seorang vegetarian tanpa harus mengkhawatirkan asupan nutrisi ibu hamil tidak terpenuhi.

Yang pasti, ibu harus konsultasi secara rutin dengan dokter kandungan atau bidan. Setidaknya ibu konsultasi satu bulan sekali. Hal ini sangat penting untuk memastikan bayi yang ibu kandung berkembang seperti yang diharapkan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*