Makanan Sudah Dipastikan Higienis, Tapi Kenapa Si Kecil Sering Sakit Perut

friso https://www.facebook.com/ibudanbalita

Tidak hanya makanan higienis juga yang memastikan anak ibu terhindar dari sakit perut. Membiasakan si kecil menerapkan pola yang makan yang salah ternyata menjadi penyebab utama kenapa banyak anak kecil yang sering sakit perut.

Ibu harus tahu pola makan seperti apa yang bagus untuk pencernaan si kecil. Berikut ini beberapa hal yang perlu ibu biasakan kepada si kecil ketika makan.

  1. Porsi Sedang Saja

Mumpung mau, makannya sekalian yang banyak. Itu yang biasanya terpikirkan oleh orang tua. Apalagi jika si kecil biasanya susah makan. Jika terlihat makannya lahap, maka orang biasanya langsung memberikan makanan dengan porsi yang banyak.

Jangan biasakan hal seperti itu. Anak yang masih balita hanya mampu menampung makanan dalam jumlah yang sedikit. Ibu harus tahu berapa daya tamping perut balita sehingga ibu tidak memberikan makanan dalam porsi yang berlebihan.

Memberikan porsi makanan yang terlalu banyak menjadi salah satu penyebab utama perut anak sering sakit seperti sebah, kembung, dan bahkan mengakibatkan diare dan juga konstipasi.

Jadi, ibu harus pastikan apapun kondisinya si kecil mengkonsumsi makanan dalam porsi yang sedang saja.

  1. Makan Sambil Nonton TV

Ada yang salah dengan menonton TV? Sebenarnya tidak ada yang salah dengan menonton TV. Hanya saja, ketika anak makan sambil menonton TV, perhatiannya akan teralihkan. Ia tidak sadar mengkonsumsi makan dalam jumlah yang banyak. Padahal seperti penjelasan di atas, mengkonsumsi makanan dengan porsi yang berlebihan sering mengakibatkan sakit perut pada balita.

Sebenarnya tidak hanya makan sambil menonton TV saja yang dilarang. Semua hal yang membuat perhatian si kecil teralihkan bisa membuatnya mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang terlalu banyak. Dan itu tidak baik bagi sistem pencernaannya.

  1. Jangan Makan Sambil Minum

Salah satu faktor penyebab terganggunya sistem pencernaan anak adalah kebiasaan makan sambil minum. Sistem pencernaan butuh waktu untuk mencerna makanan. Dan pada proses tersebut, sebaiknya lambung tidak mendapatkan terlalu banyak air.

Itulah sebabnya para ahli kesehatan menyarankan agar ada jeda antara makan dan minum. Ibu baru boleh memberikan minum untuk si kecil setelah 30 menit selesai makan. Dengan demikian, si kecil tidak akan mengalami masalah pada sistem pencernaannya.

  1. Mengkonsumsi Makanan Olahan

Paling enak itu makanan olahan. Balita suka sekali dengan makanan olahan. Selain kebanyakan makanan olahan itu bentuknya lucu, memang makanan seperti itu lebih enak.

Sayangnya, nutrisinya hanya sedikit. Dan yang paling dikhawatirkan adalah zat berbahaya yang terkandung di dalam makanan olahan tersebut seperti zat pengawet serta lemak trans.

Kalaupun ibu memberikan makanan olahan, sebaiknya jangan terlalu sering.

Tips tersebut sangat penting untuk ibu ketahui dan praktekkan. Namun, selain menjalankan tips tersebut, ibu harus selalu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena jika kekebalan tubuh kuat, maka si kecil akan terhindar dari penyakit apapun.

Khusus untuk menghindari masalah perncernaan, ibu harus memberikan susu balita Friso. Susu tersebut mengandung probiotik yang akan menjaga sistem pencernaan si kecil tetap baik.

Namun, jika si kecil sering mengalami masalah pencernaan, mungkin ibu perlu tahu apa saja yang seharusnya ibu lakukan selain memberikan obat. Sebisa mungkin jangan memberikan obat kepada si kecil. Lakukan beberapa penangangan yang diperlukan. Temukan apa saja yang harus ibu lakukan di www.friso.com

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*