Makanan Ringan yang Sering Menyebabkan Anak Sakit Perut

www.friso.co.id Friso

Senang sekali jika melihat si kecil ngemil makanan ringan. Akan tetapi, ibu harus hati-hati dengan cemilan yang justru membuat anak sakit perut.

Apakah cemilan yang ibu berikan selama ini aman untuk sistem pencernaan?

Sayangnya, banyak orang tua yang tidak sadar jika ternyata cemilan yang mereka anggap sehat itu justru yang menjadi penyebab masalah pada sistem pencernaan.

Berikut ini setidaknya beberapa daftar cemilan yang sebaiknya ibu waspadai.

Cemilan Penyebab Sakit Perut

Orang Indonesia suka sekali dengan gorengan. Berbagai jenis gorengan laris manis, apalagi ketika musim hujan seperti saat ini. Dan jika ibu menyajikan cemilan berupa gorengan, tentu saja si kecil tidak mau ketinggalan untuk menyantap cemilan tersebut.

Akan tetapi, sebaiknya ibu membatasi si kecil ketika ia makan gorengan. Pasalnya, di dalam gorengan terdapat kandungan lemak jenuh yang bisa menyebabkan perut begah. Anak kecil mungkin tidak bisa menjelaskan bagaimana rasanya begah. Ia hanya bisa merasakan hal yang tidak nyaman pada perut dan biasanya ia tidak bisa tidur nyaman di malam hari.

Selain gorengan, cemilan yang kelihatannya sehat adalah kacang-kacangan. Ini merupakan cemilan yang kaya akan protein. Hal tersebut benar sekali. Namun, ibu harus tahu bawasannya terdapat kandungan yang disebut dengan oligosakarida. Dari namanya saja, ibu pasti tahu ini merupakan jenis gula. Hanya saja, ini bukan gula biasa, melainkan gula kompleks. Sementara ketika anak masih kecil, sistem pencernaan tidak bisa mencerna gula kompleks secara sempurna. Akibatnya, bisa jadi terjadi infeksi pada sistem pencernaan.

Beberapa hal lain terkait dengan cemilan yang bisa menyebabkan sakit perut juga dibahas di www.friso.co.id. Dengan lebih banyak memahami tentang hal ini, maka ibu bisa lebih bijak dalam memilihkan cemilan untuk sang buah hati.

Waktu Ngemil untuk Anak

Selain memperhatikan jenis cemilan untuk si kecil, ibu juga tidak boleh asal memberikan cemilan ya. Pemberian makanan kecil pada waktu yang salah bisa berakibat fatal lho. Dan beberapa kasus terjadi di mana anak tidak mau mengkonsumsi makanan pokok seperti nasi lantaran orang tua tidak mengetahui waktu yang tepat memberikan cemilan.

Lalu, kapan waktu yang tepat?

Yaitu di siang hari antara sarapan dan makan siang. Jadi, ibu bisa memberikan cemilan pada jam 9-10. Karena pada waktu itu, anak sudah mulai kehabisan tenaga sementara waktu makan siang masih cukup lama.

Selain itu, di sore hari pun ibu bisa memberikan cemilan. Setelah si kecil bangun dari tidur siang, ibu bisa mandikan dan berikan makanan kecil. Setelah itu, ibu baru bisa memberikan menu makan malam.

Pada intinya, waktu pemberian cemilan yang tepat ini harus ibu ketahui agar si kecil tidak kehilangan nafsu makan. Jangan sampai pada waktu makan siang atau makan malam justru ibu beri makanan ringan. Berikan jeda antara pemberian makanan ringan dengan pemberian menu makan utama.

Yang pasti, banyak hal yang perlu ibu ketahui tentang menu makanan yang tepat untuk anak. Ibu bisa intip ide kreatif membuat menu makanan yang menarik sehingga si kecil suka untuk mengkonsumsinya.

Namun, di sisi lain, ibu harus mengerti apa yang harus ibu lakukan jika ternyata si kecil mengalami masalah pencernaan setelah mengkonsumsi makanan tertentu. Dapatkan info pencegahan serta pengobatan yang tepat untuk masalah pencernaan anak di website Friso.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*