Makanan Bayi Wajib Demi Masa Depan Cerah

bubur bayi 6 bulan Source: Parenting Squad

Merawat bayi bukan urusan sepele, tentu hal ini sangat jelas. Fakta menunjukkan apapun yang orang tua lakukan, atau langkah keputusan yang diambil akan berdampak pada masa depan si kecil kelak. Termasuk pemilihan makanan bayi sekalipun butuh pertimbangan masak-masak. Ingat, pola konsumsi bayi akan langsung tercermin pada fisik si kecil.

Imej bukan sekedar pertahanan untuk nama baik saja. Ketika menyangkut buah hati, orang tua manapun pasti ingin memberikan yang terbaik demi tumbuh kembangnya. Apalagi, bila menimbang fakta anak yang tidak terpenuhi gizi akan menimbulkan dilema kedepan. Inilah kenapa, pemilihan bahan menu bayi sangatlah penting. Di meja makan setidaknya ada 6 komponen sumber gizi utama yakni:

  1. Wortel
    Sayur merah berbentuk runcing ini cukup identik dengan kelinci. Bahkan ledekan di kalangan anak-anak adalah kalau makan wortel melulu bisa jadi kelinci. Padahal anggapan satu ini sebatas mitos saja, tak ada hubungan sama sekali dengan kelinci, efek kartun saja asosiasi wortel dengan kelinci.

    Rasa wortel yang cukup pahit kadang buat anak mundur sebelum perang dimulai. Pokoknya si kecil ogah diminta mendekati wortel, belum lagi kesan makan wortel tidak keren. Belum pernah, lihat, pahlawan super ngemilnya wortel bukan?

    Pemaksaan sebetulnya bukan hal baik. Namun, kandungan vitamin A dalam wortel sebetulnya tidak bisa diremehkan begitu saja. Umumnya orang hanya mengenal fungsi vitamin A yang berhubungan dengan mata. Kendati demikian, fungsi beta carotene alias vitamin A tidak berhenti hingga disitu saja.

    Selama perjalanan hidup, manusia akan terluka, tidak hanya luka hati, minimal goresan fisik sudah sangat pasti. Pertanyannya sekarang adalah seberapa mampu tubuh menampung jumlah penderitaan kelak?

    Lapisan kulit sudah dirancang untuk menahan jalan masuk bakteri dan kuman. Sayangnya, kadang orang hanya mengandalkan daya tahan tubuh saja tanpa peduli apakah terdapat sesuatu yang bisa dilakukan untuk meringankan beban organ dalam bekerja tutup luka. Bila setidaknya terbesit pikiran satu ini, selamat, vitamin A akan senang hati menjadi pahlawan.

  2. Telur
    Makanan paling merakyat dan mudah didapat apalagi kalau bukan telur. Sudah harga telur yang super terjangkau, tekstur fleksibel media reproduksi ayam ini kerap rebut hati banyak orang. Mulai dari kue, hingga telur dadar, telur selalu siap menemani hari manusia bahkan di kala dirinya tak mampu berbuat apapun.
    Kelebihan telur tidak hanya berhenti pada rasanya yang cukup enak. Melainkan, protein yang tersembunyi dibalik gumpalan warna putih dan kuning ini. Ingat, tubuh manusia tersusun dari sekian banyak sel. Satu saja rusak atau tak terbentuk sempurna, maka organ atau malah badan manusia tak akan nampak dan berfungsi normal.

Protein telah berdedikasi sepanjang hidupnya hanya untuk memastikan sel tubuh selalu dalam kondisi prima. Tidak hanya memonitor, protein juga merangkap sebagai ‘tukang tambal’ dan pembaharuan. Saking pentingnya kehadiran protein, saat tubuh kekurangan dampaknya akan terlihat sekali. Rambut rontok dan kuku gampang patah hanya sebagian kecil dari protes karena tak ada protein.

  1. Bayam
    Popeye si pelaut pasti muncul di kepala generasi sembilan puluh kalau mulai bicara soal bayam. Otot khas popeye usai makan sayur buat sebagian besar anak dengan rajin mencontoh pelaut fiktif ini. Sayangnya, panutan jaman sekarang tidak ada yang mengedepankan sayuran dalam imej macho dan menarik.

Kian hari, popularitas bayam kian menurun. Tak ada lagi bujukan kuat seperti popeye karena bayi sudah tak relevan dengan kartun tersebut. Apalagi, sayuran warna hijau pekat ini cenderung menunjukkan pesonanya kalau sudah masuk dalam perut. Lidah yang bisa ngomong mungkin ingin protes lebih baik tak makan bayam.
Aliran bayam yang selama menyerupai jaringan darah ternyata tak sekedar hiasan. Justru alam mencoba beri kode apa manfaat yang bisa ditawarkan olenya. Ya, zat besi ternyata tersembunyi dibalik bentuk bayam yang sama sekali tidak “macho”. Inilah alasan mengapa sup bayam sangat populer di kala badan lelah atau penyakit menyerang.

  1. Tuna

Ikan tuna termasuk golongan ikan yang banyak dijadikan sashimi atau sushi pada makanan jepang. Hal ini ditunjukkan dengan betapa halus, kenyal kulit penduduk negara matahari. Padahal, tiap hari dirinya dilanda gempa, dan etos kerja yang keras. Keduanya identik buat tubuh lemas atau minimal kulit kusam.
Rahasia kecantikan kulit tak lain dan tak bukan adalah kemampuan pertahanan diri dari serangan eksternal jahat. Kalau vitamin A bertugas perbaiki luka terbuka dari eksternal, maka tuna dengan kandungan selenium mencegah adanya bencana seratus persen.

  1. Kacang polong
    Bundar, hijau, dan lucu seharusnya menarik perhatian si kecil untuk makan. Namun realita kadang berkata lain. Mau dimasak seenak apapun, penampilan kacang polong memang tidak menarik. Nyaris sama dengan bayam, kacang polong juga kesulitan menemukan persahabatan dengan selera makan.

Ditinjau dari segi kandungan, kacang polong yang kecil tak kalah hebat!
Satu kacang polong saja sudah mengandung vitamin C yang cukup besar. Apalagi, seperti yang telah diketahui, vitamin C menyegarkan tubuh, dan meningkatkan daya tahan dari serangan konsumen.

Meninjau makanan bayi diatas, sepertinya tak satupun bersahabat dengan bayi. Namun, tuntutan nutrisi wajib pula dipenuhi walau bayi tak senang sekalipun. Eits, ambil saja jalan tengah, penuhi gizi kecil dengan minum susu Frisian flag jelajah minimal satu kali dalam sehari. (HN)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*