Latih Motorik Anak Dengan Cara Mengajaknya Belajar Menggambar

latih motorik anak www.purekids.co.id

Selain perkembangan untuk latih motorik anak, seperti kemampuannya untuk duduk, merangkak, berdiri, berjalan serta berlari, Anda sebagai orangtua juga harus memperhatikan gerakan motorik halusnya saat ia  mulai memasuki usia 1 tahun. Perkembangan gerakan motorik halus si kecil harus selalu dipantau supaya dapat seimbang dengan perkembangan emosional, kemampuan kognitif dan gerakannya yang semakin lincah.

Melatih motorik anak atau yang dimaksud yaitu  perkembangan otot-otot pada tangan anak untuk melakukan beberapa gerakan yang memerlukan koordinasi. Misalnya seperti memegang beberapa benda tertentu, menulis atau memegang sendok makan dengan tangannya sendiri.

Melatih perkembangan motorik halus si kecil sangat penting sebab gerakan motorik halus inilah yang nantinya akan mempermudah setiap kegiatan yang akan ia lakukan di sekolah. Apabila ia belum dapat mengembangkan kemampuan motorik halusnya dengan baik, maka ia juga akan mengalami kesulitan untuk makan dan mengenakan pakaiannya sendiri. Salah satu kunci untuk mengembangkan kemampuan motorik halus si kecil ialah dengan melatihnya untuk melakukan kegiatan secara rutin dan terus menerus sejak ia masih kecil. Anda dapat melatih kemampuan motorik halus anak dengan aktivitas menggambar.  Kegiatan seperti menggambar, menulis dan mewarnai sangat cocok untuk diberikan sesering mungkin kepada anak-anak sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar.

Kegiatan yang baik untuk melatih motorik halus anak-anak yaitu menggambar dan menulis. Jika  ditanya mana aktivitas yang paling sulit, tentu banyak yang akan menjawab menggambar. Hal ini dikarenakan ketika menggambar, anak-anak perlu  menggunakan kemampuan mereka yang setidaknya melibatkan empat jenis kekuatannya yakni kemampuan anak menggunakan tubuhnya untuk mengekspresikan ide atau perasaannya , kemampuan berpikir yang diluapkan dalam gambar , pengetahuan mengenai diri sendiri dan kemampuan untuk bertindak menurut pengetahuannya tersebut serta kemampuan untuk menyampaikan maksudnya lewat gambar .

Kegiatan menggambar akan memberikan ruang untuk anak-anak dapat mengekspresikan kecerdasan anak serta kreativitas yang mereka punya sehingga mereka dapat bertumbuh menjadi anak-anak yang lebih cerdas ketimbang saat orang tua menyuruh mereka untuk belajar menghafal dan menghitung. Menggambar dapat membuat anak-anak lebih mengingat akan sesuatu hal sebab  dengan aktivitas ini ia diminta untuk menggambar sesuatu dan menceritakan apa yang sudah ia gambar, tidak hanya sekedar membaca dan menghafal apa yang sudah ada secara berulang-ulang.

Aktivitas menggambar juga memerlukan koordinasi antara mata dengan tangan. Si kecil akan belajar bagaimana membuat garis sederhana yang lama kelamaan pasti akan berkembang menjadi suatu garis yang lebih baik dan jelas. Disamping menggambar, Anda juga dapat melatih gerakan motorik halus anak Anda dengan mengajaknya bermain menyusun balok, melipat dan merobek kertas, memasukkan benda ke dalam lubang, mewarnai serta membuat garis. Dengan cara ini, Anda dapat melatih gerakan motorik halusnya serta mengeksplorasi kreatifitas dan fungsi kerja otak anak.

Cara Mudah Latih Motorik Si Kecil

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan orang tua dalam hal perkembangan kecerdasan anak, diantaranya yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan motorik dan juga kecerdasan komunikasi. Semua itu perlu berkembang bersamaan sehingga perkembangan kecerdasan anak menjadi optimal. Rangsangan yang baik akan membuat semua kecerdasan tersebut menjadi tumbuh maksimal.

Motorik kasar ialah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar, sebagaian besar atau seluruh anggota tubuh, yang dipengaruhi oleh usia, berat badan serta perkembangan anak secara fisik. Contoh kemampuan motorik kasar yaitu menendang, duduk, berdiri, berjalan berlari, serta naik turun naik tangga. Sedangkan motorik halus yaitu kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata serta tangan.

Latih Motorik Anak Sesuai Dengan Pertumbuhan Usianya

Salah satu hal yang Ibu lakukan ketika menopang kepala karena bayi tidak dapat melakukannya sendiri sampai sekitar 3 bulan. Setelah otot lehernya kuat, ia akan bisa melakukan mini push-up ,  mengangkat kepala dan dada dari lantai. Cara menstimulasi motorik anak usia 3 bulan ;

  • Letakkan anak Anda dengan posisi tengkurap. Lakukan beberapa kali untuk membiarkan di berlatih.
  • Ajaklah buah hati Anda untuk mengangkat kepalanya. Anda dapat menempatkan cermin atau gambar besar di depannya, atau sejajarkan wajah Anda dengan si kecil sambil memanggil namanya.
  • Membelai kepala dan leher belakangnya, sehingga ia  akan mengangkat kepalanya.
  • Baringkan anak Anda dalam posisi terlentang, lalu  bantu ia  membalikkan posisi tubuhnya.
  • Saat anak Anda mengepalkan telapak tangannya, Ibu dapat membuka kepalan tangannya, sentuh jari jemarinya satu persatu lalu luruskan.
  • Berikan pijatan lembut pada jari-jari buah hati Anda dan berikan mainan lembut dengan warna-warna menyolok serta dapat mengeluarkan bunyi untuk memancingnya bereaksi.
  • Pegang jari-jari tangannya, kemudian lakukan gerakan menyilangkan lengan di dadanya. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot lengan atas, bahu serta punggung atas.

Cara menstimulasi motorik anak usia 4 bulan ;

Pada usia ini, bayi sudah dapat memiringkan badan ke sisi kiri dan kanan tubuh, tengkurap, menggunakan tangan guna  mendukung diri sambil duduk, menggulingkan badan, serta menggunakan kedua tangan untuk mengesplorasi mainan. Caranya adalah ;

  • Membunyikan mainan di atas kepala anak Anda dan pindahkan mainan secara perlahan ke salah satu sisinya. Hal ini akan merangsang buah hati Anda untuk memiringkan dan menggulingkan badan.
  • Baringkan dalam posisi tengkurap kemudian membunyikan mainan dari atas atau depan supaya  si kecil mengangkat kepalanya. Ativitas ini bisa  melatih otot lehernya.

Pada usia 4 bulan anak Anda  belum mampu duduk sendiri, akan tetapi Anda sudah dapat memposisikannya untuk duduk ketika digendong atau diletakkan di kereta bayi serta Anda bisa latih motorik anak dengan cara mengajaknya bermain.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*