Lakukan Hal Berikut jika Perkembangan Janin Sudah Masuk 6 Bulan

perkembangan janin www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan janin yang sudah masuk pada usia 6 bulan itu memerlukan penanganan yang ekstra. Jika ibu sudah merasa berat karena perut ibu sudah sebesar bola sepak dan sudah terasa berat, maka itu tandanya janin yang ada dalam kandungan berkembang normal.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan jika janin sudah berusia 6 bulan? Tentu perlakuannya juga harus beda. Layaknya anak yang sudah dewasa, ibu sudah tidak usah lagi memberikan cerita kanak-kanak, tapi anak dewasa sudah mulai membaca novel.

Begitu juga jika masa kehamilan sudah masuk usia 6 bulan. Ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan yang akan berimbas baik bagi perkembangan janin 6 bulan dan juga ibu sendiri.

Memperdengarkan Musik

Tahukah ibu walaupun bayi masih di dalam rahim ia sudah bisa mendengar? Bahkan sangat tidak anjurkan ibu bertengkar dengan suami ibu dan sampai mengeluarkan sumpah serapah. Karena janin bisa mendengar kata-kata kotor tersebut dan bisa jadi ketika lahir nanti memori tersebut muncul. Ibu pasti tidak ingin hal tersebut terjadi pada anak ibu kelak, bukan?

Akan lebih baik jika ibu memperdengarkan musik. Ada beberapa jenis musik yang sangat direkomendasikan seperti musik klasik karya Beethoven. Akan tetapi, bukan itu saja pilihan jenis musik yang bisa ibu perdengarkan ketika perkembangan janin sudah mencapai 6 bulan, yaitu jenis musik klasik. Orang jawa memiliki jenis musik tradisional jawa yang nadanya sangat rendah. Musik Jawa ini sama dengan musik klasik Beethoven yang akan menenangkan janin dalam kandungan.

Selain itu, ada penelitian yang menunjukkan bahwa memperdengarkan musik klasik akan memicu perkembangan sel saraf janin sehingga janin akan lahir menjadi anak yang pandai. Jadi, ibu bisa meluangkan waktu untuk memasangkan headseat di perut ibu dan memutarkan musik klasik atau musik tradisional di malam hari ketika si buah hati ibu yang masih ada dalam kandungan bisa rileks.

Berolahraga

Jika perkembangan janin sudah mencapai 6 bulan, pasti muncul beberapa keluhan seperti sering kram, mudah lelah, anemia, dan masih banyak lagi. Mungkin semua ibu hamil merasakan hal yang sama yang ibu alami. Akan tetapi, ibu yang cerdas akan berupaya untuk mengurangi keluhan kesehatan tersebut dengan cara berolahraga.

Mungkin ibu akan berpikir jika ibu mengalami anemia, ibu bisa minum obat penambah darah kemudian istirahat. Ternyata, hal tersebut tidak bisa menyelesaikan masalah. Sebenarnya, susu ibu hamil yang ibu konsumsi itu sudah mengandung nutrisi yang bisa mencegah ibu mengalami anemia. Hanya saja, nutrisi saja tidak cukup jika ibu tidak imbangi dengan olahraga.

Ada beberapa jenis olahraga yang sangat disarankan untuk ibu lakukan ketika perkembangan janin menginjak usia 6 bulan. Salah satunya adalah berenang. Berenang akan membuat tubuh relaks serta melenturkan otot-otot yang tegang.

Selain itu, ibu bisa bergabung dengan komunitas senam hamil. Biasanya senam ini dilakukan secara kelompok agar mereka lebih semangat. Tentu saja ibu bisa melakukan senam hamil ini sendiri di rumah. Hanya saja terkadang rasa malas mengalahkan motivasi diri untuk hidup sehat selama masa kehamilan.

Jadi, sudah siapkah ibu menyambut sang buah hati? Waktunya memang masih lama. Akan tetapi, jika ibu ingin melahirkan buah hati yang sehat, maka mulailah fokus untuk melakukan hal tersebut di atas agar ibu benar-benar memberikan yang terbaik demi perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*