Konsultasi Kesehatan Anak Segera Jika Si Kecil Hanya Suka Makan Nasi

konsultasi-kesehatan-anak www.nuansapagi.com
konsultasi-kesehatan-anak

www.nuansapagi.com

Ibu pasti senang sekarang ada konsultasi kesehatan anak secara online. Situs Ibu dan Balita menyediakan fasilitas tersebut. Tinggal ibu gunakan smartphone dan akses situs tersebut. Maka ibu bisa langsung tanya jawab dengan pakar kesehatan anak.

Apa saja yang bisa ibu tanyakan? Ada dokter anak yang siap menjawab pertanyaan dari ibu. Beberapa pertanyaan yang ditanyakan oleh ibu-ibu yang lain tidak jauh seputar nutrisi. Ada juga yang bertanya tentang apakah ketika anak hanya makan nasi saja akan mengganggu kesehatannya atau tidak.

Apakah balita ibu mengalami hal yang sama, yaitu hanya mau makan nasi saja? Sebaiknya ibu konsultasikan dengan dokter anak untuk mengatasi hal tersebut. Akan tetapi, lebih dahulu, ibu harus tahu apa yang bisa terjadi jika anak ibu hanya mengkonsumsi nasi.

Bahaya Yang Lebih Dari Apa Yang Ibu Pikirkan

Ibu mungkin berpikir jka anak hanya mau makan nasi putih saja, maka nutrisinya tidak terpenuhi. Akibatnya, perkembangan anak terhambat. Ini juga yang dipikirkan oleh banyak orang tua. Namun, ada hal berbahaya lain yang harus ibu ketahui.

Tahukah ibu obesitas itu disebabkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi nasi? Mungkin informasi yang satu ini baru ibu ketahui saat ini. Itulah mengapa sebaiknya ibu melakukan konsultasi anak sekarang juga agar hal terburuk tersebut tidak terjadi pada sang buah hati. To the poin saja, yaitu tanyakan kepada dokter anak yang ibu ajak untuk berkonsultasi tentang bagaimana mengatasi anak yang hanya suka makan nasi putih saja.

Obesitas menjadi ancaman para balita saja. Ternyata, obesitas tidak hanya disebabkan oleh balita yang terlalu sering mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis saja. Makan nasi terlalu banyak juga bisa berakibat pada obesitas lho. Hal ini disebabkan kandungan gula di dalam nasi ternyata sangat banyak.

Itulah mengapa orang yang berisiko terkena diabetes dan bahkan sudah didiagnosa mengalami obesitas diharapkan mau mengurangi mengkonsumsi nasi. Inilah alasannya, yaitu kandungan gula di dalam nasi yang cukup banyak.

Tidak berhenti di situ saja. Ternyata, menurut ahli kesehatan, nasi itu kandungan nutrisinya rendah lho. Memang kandungan karbohidratnya tinggi. Namun, bagaimana dengan kandungan nutrisi lainnya?

Ini fakta ilmiah. Ternyata, di dalam proses penggilingan di mana gabah diubah menjadi nasi terdapat kandungan vitamin B3 yang hilang. Jumlahnya pun sangat fantastik, mencapai 67% vitamin B3 yang hilang. Belum lagi vitamin B1 dan vitamin B6 yang hilang mencapai 80% lebih.

Akan tetapi, yang paling mengkhawatirkan adalah kandungan zat besinya yang berkurang hingga 60%. Hal inilah yang membuat anak ibu bisa kekurangan zat besi jika sang buah hati hanya mengkonsumsi nasi putih saja. Bisa saja anak ibu terkena enemia. Tubuhnya lemah dan ia tidak seaktif balita lainnya. Jika kondisi seperti ini terjadi, tidak ada alasan untuk tidak segera konsultasi dengan dokter anak.

Fokus utama ibu adalah bagaimana caranya agar anak ibu mau mengkonsumsi makanan selain nasi putih. Ibu memerlukan tips yang trik khusus untuk mengatasi masalah yang satu ini.

Agar Anak Tidak Hanya Suka Makan Nasi

Tidak cukup dengan membuat menu makanan yang menarik saja. Karena pada kenyataannya, anak tidak hanya mau makan karena tampilannya yang menarik. Jika memang nafsu makannya berkurang, maka tampilan seperti apapun makanan tidak akan membuat anak mau makan makanan tersebut.

Akan tetapi, bukan berarti ibu tidak perlu memikirkan menu makanan yang tampilannya menarik ya. Tentu hal ini juga penting. Sayangnya, ada hal lain yang harusnya ibu lakukan juga.

  1. Mengatur Jadwal Makan

Kenapa anak ibu hanya suka makan nasi? Sudah bisa dipastikan anak ibu menganggap nasi merupakan satu-satunya makanan yang lezat. Untuk itu, ibu harus tahu bagaimana cara membangkitkan kegairahan untuk makan makanan yang lezat.

Ibu bisa coba untuk mengatur jadwal makan. Sebaiknya ibu tidak memberikan makanan yang terlalu asin. Pending dulu pemberian snack yang asin sebelum makan siang, misalnya. Dengan demikian, ia tidak hanya akan merasa lapar ketika jam makan sang tiba, tapi selera makan serta lidahnya pun netral. Dengan demikian, ibu bisa membuatkan makanan yang asin atau dengan aroma lainnya.

Lain hal jika lidah anak ibu sudah merasakan asin karena snack, misalnya. Maka dari itu, ketika jam makan tiba, ia sudah tidak merasa bergairan kecuali makan nasi putih yang cenderung tidak memiliki rasa.

  1. Coba Satu Jenis Sayur

Tips yang satu ini juga layak untuk ibu coba, yaitu membuatkan menu satu jenis sayuran saja. Dengan demikian, anak ibu tidak akan merasakan aroma yang terlalu menyengat. Ibu bisa coba buatkan sayur bayam dan campurkan pada nasi. Lambat laun, ibu bisa buatkan menu sayuran yang lebih kompleks seperti sayuran bayam dicampur dengan daging, dan lain sebagainya.

  1. Menyembunyikan Makanan

Ini yang juga perlu ibu coba. Sembunyikan makanan seperti daging atau sayuran di dalam nasi. Jangan biarkan anak ibu melihat. Jika si kecil melihat, maka kemungkinan besar anak ibu tidak mau membuka mulut.

Ada baiknya juga ibu tanya kepada orang tua lain yang juga mengalami masalah yang sama. Ibu bisa ikuti forum ibu dan balita agar wawasan ibu lebih luas lagi mengenai kesehatan anak. terutama mengatasi masalah anak yang sulit sekali mengkonsumsi makanan selain nasi putih. Tentu saja, konsultasi kesehatan anak dengan pakarnya harus menjadi alternatif paling awal.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*