Konsultasi Kesehatan Anak Mengenai Berat Badan Yang Cenderung Naik Terus

konsultasi kesehatan anak www.ibudanbalita.com

Ada fakta yang cukup mengkhawatirkan. Ternyata, Indonesia tidak hanya sedang menghadapi masalah anak kekurangan gizi, tapi juga masalah anak yang mengalami obesitas. Dan masalah yang kedua ini butuh penganganan khusus. Jika hal ini terjadi pada anak ibu, sangat disarankan agar ibu konsultasi kesehatan anak secepatnya.

Apakah masalah obesitas pada anak ini disebabkan oleh kesalahan pola asuh orang tua? Ini bisa menjadi salah satu penyebabnya. Namun, bukan itu yang terpenting. Yang paling penting, sekarang ibu harus mencari tahu bagaimana cara mengatasi masalah berat badan yang cederung naik terus dan anak beresiko tinggi mengalami obesitas.

Ikut Program Diet Bukan Cara Yang Tepat

Bagi orang dewasa, mungkin mengikuti program diet itu pilihan yang sangat tepat. Akan tetapi, ibu harus tahu anak ibu masih di bawah usia 5 tahun. Saat masih balita, ia membutuhkan banyak nutrisi. Dan diet bukan cara yang tepat untuk memastikan si kecil mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangannya.

Memang ada program diet yang sehat. Akan tetapi, kebanyakan program diet membuat orang kehilangan nafsu makan. Dan ini bukan cara yang paling tepat untuk balita.

Ibu bisa konsultasi kesehatan balita dengan pakarnya dan pasti diet dengan mengurangi porsi makan atau menekan nafsu makan bukan cara yang disarankan.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan untuk mengatasi obesitas pada anak ibu?

3 Langkah Tepat Mengatasi Obesitas Pada Balita

Sebelumnya, ibu harus cari tahu terlebih dahulu apa yang sekiranya menjadi penyebab balita mengalami obesitas. Mungkin 3 langkah berikut ini bisa menyelesaikan permasalahan obesitas yang dialami oleh si kecil.

  1. Aktif Bergerak

Sayang sekali jika ibu memanjakan si kecil dengan memberikan mainan seperti gadget. Permainan gadget tidak membuat anak bergerak. Dan semakin pasif, maka anak akan semakin beresiko mengalami kegemukan.

Berbeda dengan balita mendapatkan permainan yang membuat ia aktif. Lemak akan dibakar ketika ia bergerak sehingga ia akan terhindar dari obesitas.

Ini bukan berarti ibu tidak boleh memberikan gadget. Boleh saja ibu memberikan gadget toh ada permainan atau game yang baik untuk mengasah otak anak. Hanya saja, ibu sebaiknya membatasi waktu bermain gadget. Jika ternyata ibu kesulitan karena anak ibu sudah kecanduan bermain gadget, sebaiknya ibu konsultasi dengan ahlinya agar ibu mendapatkan masukan apa yang sebaiknya dilakukan.

  1. Psikologi Sehat

Masalah obesitas tidak hanya berhubungan dengan makanan yang berlemak lho. Masalah ini juga bisa disebabkan oleh faktor psikologi.

Banyak balita yang mengalami stress dan akhirnya terkena obesitas. Stress ini bisa disebabkan oleh rasa bosan. Mungkin ia merasa terkekang karena harus berada di dalam rumah terus menerus. Atau jangan-jangan balita ibu merasa tertekan dengan cara mengasuh ibu. Dalam hal ini, ibu harus tahu pengetahuan tentang parenting.

  1. Memberikan Susu

Apakah susu bisa menyebabkan obesitas? Bisa juga. Pasalnya, tidak semua susu mengandung lemak yang rendah. Apalagi jika ibu memberikan susu terlalu sering. Untuk balita, ibu cukup memberikan dua atau tiga botol setiap hari. Selain itu, ibu bisa berikan jenis minuman yang seperti jus buah, air putih, sup buah, dan lain-lain.

Itu pun ibu harus selektif dalam memilih susu. Ibu bisa berikan susu Frisian Flag yang kandungan nutrisinya seimbang sesuai dengan yang disarankan oleh ahli kesehatan balita.

Obesitas menjadi penyebab penyakit menyeramkan lainnya seperti penyakit jantung dan diabetes. Jika ada tanda-tanda si kecil mengalami obesitas, sebaiknya ibu segera mengajaknya ke dokter untuk melakukan konsultasi kesehatan anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*