Konsultasi Kehamilan untuk Mengetahui Apakah Ada Potensi Penyakit Menular pada Janin

konsultasi kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Konsultasi kehamilan diperlukan tidak hanya untuk memastikan janin berkembangan baik atau tidak. Konsultasi dengan dokter atau dengan bidan juga sangat penting untuk mendeteksi apakah ada penyakit yang bisa menular pada janin.

Pemerintah pada saat ini sangat concern terhadap kesehatan ibu hamil. Hal ini dikarenakan dengan cara itulah penyakit menular bisa secara efektif dicegah. Oleh sebab itu, pemerintah sangat gencar mengkampanyekan agar semua ibu hamil melakukan konsultasi kehamilan. Pelayanan kesehatan dibangun hingga tingkat desa dengan tujuan agar semakin mudah ibu hamil untuk konsultasi.

Setidaknya ada dua penyakit yang bisa menular ke janin. Itu mungkin terdengar seperti kabar buruk. Akan tetapi, kabar baiknya adalah penyakit tersebut bisa dicegah sehingga tidak menular ke janin lho.

Penyakit Hepatitis B

Tahukah ibu apa hepatitis B itu? Apa hal buruk yang bisa terjadi jika seseorang terjangkit penyakit hepatitis B?

Awalnya, pasien yang diserang penyakit hepatitis B akan merasa demam, nyeri bagian sendi, dan rasa mual. Akan tetapi, jika tidak dilakukan pengobatan, hal buruk akan terjadi seperti warna kulit dan mata yang menjadi kuning.

Pasti ibu tidak ingin bayi yang ibu lahirkan nanti terjangkit hepatitis B, kan? Untuk itu, penting sekali ibu datang ke bidan atau dokter untuk melakukan konsultasi kehamilan jangan-jangan ibu mengalami penyakit hepatitis B. Pasalnya, tidak sedikit ibu hamil yang tidak sadar jika ternyata mereka terjangkit penyakit hepatitis B.

Dengan konsultasi kehamilan, ibu akan tahu apakah ibu terjangkit hepatitis B atau tidak. Jika ibu dinyatakan positif terkena hepatitis B, penularan penyakit tersebut bisa dicegah. Ini inti dari konsultasi yang ibu lakukan, yaitu mencegah penyakit hepatitis B yang ibu alami menular ke bayi yang ibu sedang kandung sekarang.

Jadi, saat ibu melakukan konsultasi kehamilan, ibu harus aktif bertanya. Ibu bisa bertanya apakah ada potensi penyakit menular pada janin seperti hepatitis B atau tidak.

Penyakit AIDS

Sampai sekarang, penyakit yang belum ditemukan obatnya adalah AIDS. Yang pemerintah upayakan hingga saat ini adalah langkah pencegahan penyebaran penyakit tersebut saja.

Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk mencegah semakin menyebarnya penyakit AIDS ini adalah dengan menyarankan ibu hamil untuk konsultasi kehamilan di tempat pelayanan kesehatan yang sudah ada untuk memastikan apakah ibu hamil terjangkit virus HIV/AIDS atau tidak. Jika ada seorang ibu hamil dinyatakan positif terkena HIV/AIDS, dokter akan melakukan treatment khusus agar janin yang ada di dalam kandungan tidak terkena virus HIV/AIDS. Jadi, pencegahan dilakukan dengan cara memastikan virus tidak masuk ke plasenta sehingga bayi dalam kandungan juga terkena penyakit AIDS.

Terlepas dari itu semua, konsultasi kehamilan itu sangatlah penting. Dengan konsultasi, tidak hanya mengerti apakah ada potensi munculnya penyakit menular saja, tapi juga mengetahui perkembangan janin di dalam kandungan. Sekarang ini mesin USG semakin canggih. Sekarang, sudah ada alat USG 4D di mana janin bisa kelihatan lebih jelas. Dengan demikian, ibu akan melihat lebih jelas perkembangan organ tubuh janin dari waktu ke waktu.

Jadi, jangan malas untuk melakukan konsultasi kehamilan ya. Lakukan secara rutin satu bulan sekali. Jika masa persalinan sudah hampir tiba, sebaiknya ibu melakukan konsultasi lebih sering. Dan yang harus digarisbawahi, ibu harus aktif bertanya seputar kesehatan ibu dan perkembangan janin saat konsultasi kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*