Konsultasi Kehamilan Rutin untuk Menekan Resiko Bayi Terkena Penyakit Jantung

konsultasi kesehatan anak Facebook Ibu dan Balita

Konsultasi kehamilan itu sangat penting. Ibu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan secara berkala, setidaknya satu bulan sekali. Ibu juga disarankan langsung ke dokter kandungan ketika terjadi keluhan yang dirasakan.

Hal tersebut sangat diperlukan agar mengantisipasi hal-hal yang tidak inginkan seperti contoh jantung bocor. Beberapa kasus terjadi di mana bayi didiagnosa mengalami kelainan atau penyakit jantung ketika sudah lahir lantaran ketika masih di dalam kadungan tidak dideteksi. Kemungkinan besar penyakit sepert ini bisa ditangani sedini mungkin.

Tentu ibu tidak ingin hal ini terjadi pada sang buah hati ibu. Untuk itu, pastikan ibu konsultasi kehamilan secara rutin.

Mengenai penyakit jantung pada bayi, ada beberapa fakta harus ibu ketahui agar ibu bisa mengerti dan melakukan beberapa tindakan antisipasi.

Penyakit Jantung Pada Janin Pada Trisemester Pertama

Menurut ahli media, penyakit jantung pada bayi itu sebenarnya bisa dideteksi ketika masih di dalam kandung, lebih tepatnya ketika kehamilan berusia 3 bulan. Karena pada saat itu, organ janin sudah mulai terbentuk, salah satunya jantung.

Jantung janin sudah sempurna ketika sudah berusia 3 bulan. Jadi, pada masa kehamilan trisemester pertama berakhir, dokter sudah bisa menentukan apakah jantung janin yang ada di dalam kandungan sehat atau tidak.

Itulah mengapa pentingnya konsultasi kehamilan dengan dokter secara rutin, setidaknya satu bulan sekali agar jika ada potensi permasalahan bisa segera diatasi.

Satu hal yang harus dipahami ternyata tidak semua pernyakit jantung pada janin itu bisa langsung terdeteksi. Para dokter kandungan mengatakan lebih mudah mendeteksi penyakit jantung bawaan dengan menggunakan pemeriksaan USG.

Terlepas dari hal itu, sangat dianjurkan ibu memeriksakan perkembangan janin secara rutin. Adapun tindakan pencegahan yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Menghindari obat-obatan tertentu

Itulah kenapa di beberapa forum ibu hamil, konsultan profesional sekalipun menyarankan agar keluhan yang ibu rasakan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter secara langsung. Pasalnya, tidak semua solusi yang diberikan itu terbaik. Solusi yang terbaik hanya bisa diambil ketika dokter mengetahui kesehatan serta kondisi ibu secara keseluruhan.

Seperti contoh kasus janin dengan penyakit jantung. Jika ibu memeriksakan kondisi ibu ke dokter secara langsung, maka dokter akan memberikan obat yang tidak akan membuat memperparah kondisi janin. Bisa dikatakan obat mual untuk ibu hamil yang satu dengan yang lain itu beda tergantung kondisi kesehatan secara keseluruhan.

  • Menghindari Radiasi Rontgen

Ketika ibu sedang konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan, ada kemungkinan ibu diminta untuk rontgen. Mungkin untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu selain yang berhubungan dengan kehamilan. Akan tetapi, jika dokter tahu bahwa ada potensi penyakit jantung pada janin, maka dokter akan sebisa mungkin menghindari pemeriksaan menggunakan radiasi rontgen.

  • Mengenalkan Faktor Resiko

Bukan berarti penyakit jantung bawaan itu tidak bisa disembuhkan. Jika sudah terdeteksi, maka dokter akan memberi tahu faktor resiko sehingga ibu bisa melakukan pencegahan sedini mungkin.

Sayangnya, banyak masyarakat yang tidak terlalu menghiraukan tentang hal ini. Memang banyak yang bisa lahir normal tanpa ada penyakit apapun dan tanpa berkonsultasi dengan dokter kandungan setiap sebulan sekali.

Akan tetapi, bukankah semua orang tua menginginkan yang terbaik bagi bayi mereka? Kalau ibu setuju, pasti ibu tidak akan keberatan untuk meluangkan waktu berkunjung ke tempat praktek dokter kandungan untuk melakukan konsultasi kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*