Konsultasi Kehamilan dengan Dokter atau Cukup dengan Bidan?

senam hamil Facebook Ibu dan Balita

Konsultasi kehamilan itu sangat penting untuk memastikan tidak ada hal yang mengkhawatirkan terhadap kesehatan janin yang di dalam kandungan dan juga kesehatan ibu. Akan tetapi, apakah ibu perlu berkonsultasi dengan dokter atau cukup dengan bidan saja?

Pertanyaan tersebut sering ditanyakan oleh para ibu hamil. Setiap orang mungkin memiliki jawaban sendiri mengenai pertanyaan tersebut. Akan tetapi, berikut penjelasan menurut ahli medis dengan alasan-alasan dari sudut pandang ilmu kesehatan.

Konsultasi dengan Bidan

Sebenarnya, setiap ibu hamil cukup konsultasi kehamilan dengan bidan saja. Hal ini seperti yang telah diinstruksikan oleh kementerian kesehatan Indonesia. Bahkan, di setiap desa, sudah ada bidan yang siap untuk melayani konsultasi ibu hamil.

Bahkan, proses kelahiran juga sangat disarankan dengan bidan saja. Itulah mengapa di setiap desa sudah ada bidan yang siap membantu proses persalinan kapan saja.

Namun, bagaimana dengan konsultasi? Apakah bidan cukup qualified untuk memberikan saran seputar masalah kehamilan?

Menurut DR. Harni Koesno, M.K.M, selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia, seorang bidan sudah dibekali dengan pengetahuan mengenai kehamilan. Jadi, bidan sudah qualified dalam hal ini sehingga tidak ada alasan untuk tidak berkonsultasi dengan bidan.

Selain itu, tarif konsultasi dengan bidan pun cenderung lebih murah. Bukan karena tingkat pendidikannya, tapi porsi konsultasinya yang memang berbeda dibandingkan dengan dokter kandungan. Seperti contoh, bidan hanya diperbolehkan memberikan beberapa jenis obat saja. Sementara itu, ada beberapa obat yang hanya boleh diberikan oleh seorang dokter.

Itulah mengapa konsultasi kehamilan itu bisa dilakukan dengan bidan jika tidak terjadi gangguan yang serius saat kehamilan.

Konsultasi dengan Dokter

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bidan memiliki porsi sendiri dan lebih sedikit daripada dokter. Otoritas dokter lebih tinggi seperti halnya dalam hal pemberian obat.

Konsultasi dengan dokter bisa ibu jadikan alternatif jika terjadi gangguan atau masalah kehamilan yang serius. Biasanya, bidan akan memberikan saran agar konsultasi ke dokter kandungan dalam keadaan tertentu.

Selain itu, konsultasi kehamilan dengan dokter dianggap sangat perlu jika sebelumnya pernah terjadi keguguran. Dalam hal ini, dokter kandunganlah yang memiliki otoritas penuh untuk memberikan treatment khusus seperti memberikan obat tertentu agar tdak terjadi kagi keguguran.

Sebaiknya, ibu berkonsultasi dengan dokter kandunga pada masa kehamilan muda. Ibu bisa meminta hasil USG untuk memastikan janin yang ada di dalam kandungan sehat atau tidak. Jika sehat, ibu bisa mulai konsultasi selanjutnya dengan bidan.

Satu hal lagi yang perlu ibu ketahui bahwa USG itu hanya bisa dilakukan oleh dokter kandungan meskipun ada beberapa bidan yang memiliki alat USG dan menerima pasien yang ingin melihat kondisi janin di dalam kandungan.

Namun, sebenarnya, dokterlah yang memiliki hak secara legal untuk memeriksa kondisi janin melalui USG. Dokter sudah dididik untuk membaca hasil USG.

Jadi, mulai sekarang ibu tahu mana yang sebaiknya ibu pilih, apakah konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan atau bidan. Yang jelas, dua-duanya qualified untuk menangani masalah berkaitan dengan kandungan. Hanya saja ada bagian tertentu yang hanya bisa ditangani oleh dokter kandungan.

Ibu bisa memilih sesuai dengan budget yang ibu miliki. Kedua-duanya akan memberikan saran yang perlu ibu ketahui untuk menjaga kesehatan janin dan juga kesehatan ibu. Yang terpenting adalah jangan sampai ibu tidak secara rutin melakukan konsultasi kehamilan

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*