Konsultasi Dokter Anak Segera Jika Si Kecil Susah Makan

konsultasi dokter anak www.facebook.com/ibudanbalita

Konsultasi dokter anak sebaiknya langsung ibu lakukan jika si kecil mengalami gangguan kesehatan atau keluhan. Dalam hal ini, anak mogok makan jangan dianggap sepele. Pasalnya, jika si kecil susah makan, maka imbasnya adalah terhadap tumbuh kembangnya. Anak akan terlihat kurus, tidak sehat, dan tidak seperti anak lainnya yang ceria.

Mungkin ibu memiliki anak mogok makan tapi tetap terlihat sehat dan ceria. Keadaan tersebut hanya awalnya. Asal ibu tahu, tubuh si kecil membutuhkan nutrisi agar organ-organ tubuh seperti tulang harus berkembang. Dan bagaimana bisa berkembang jika tidak ada nutrisi yang cukup dari makanan?

Itulah mengapa sebaiknya ibu konsultasi dokter anak secara langsung jika anak ibu sudah makan.

Beberapa kasus anak susah makan bisa diselesaikan dengan cara memberikan suplemen penambah nafsu makan. Tentu saja hal tersebut sah-sah saja. Akan tetapi, bukankah lebih baik anak ibu mendapatkan sesuatu yang alami? Dokter anak selalu menganjurkan agar menghindari memberikan obat-obatan kimiawi karena tidak baik untuk perkembangan anak.

Sementara itu, ada banyak faktor penyebab kenapa anak ibu susah makan. Ada yang dikarenakan bosan dengan menu makanan, ada masalah pada mulut, dan lain sebagainya. Tentu saja ibu tidak bisa bereksperimen sendiri dengan tanpa keilmuan tentang tumbuh kembang anak. Apalagi jika anak ibu masih balita. Memberikan treatment yang salah jelas akan mengganggu perkembangan balita ibu.

Itulah kenapa sangat disarankan agar ibu berkonsultasi dengan dokter anak jika terjadi hal-hal yang kelihatannya kurang baik untuk tumbuh kembang anak.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua Ketika Si Kecil Susah Makan

Mungkin ibu juga salah satu dari sekian banyak orang tua yang melakukan kesalahan ini. Banyak orang tua yang ketika menghadapi si kecil susah makan, maka mereka memberikan susu formula dengan jumlah yang lebih banyak. Menurut mereka, ini menjadi cara yang tepat agar nutrisi yang diperlukan oleh si kecil terpenuhi. “Bukankah di dalam susu formula terdapat nutrisi yang penting?” Itu alasan mereka.

Tentu saja sangat masuk akal. Ketika anak susah makan, maka susu bisa menjadi pengganti makanan. Namun, anggapan ini salah besar. Dokter anak selalu menekankan bahwa salah besar jika susu dijadikan sumber gizi utama balita. Anak yang sudah berusia di atas 1 tahun harus mendapatkan asupan gizi dari makanan, bukan dari susu. Susu formula hanyalah suplemen pendamping saja, bukan sumber utama.

Selain itu, banyak dari mereka yang tidak menyadari bahwa ternyata anak mogok makan itu dikarenakan terlalu banyak minum susu. Ini faktanya. Susu mengandung banyak nutrisi seperti protein, kalsium, vitamin, dan lain sebagainya sehingga ketika anak ibu sudah mengkonsumsi susu dalam jumlah yang banyak, maka ia tidak merasa lapar. Meraka akan menolak mengkonsumsi makanan karena sudah kenyang. Sangat wajar jika anak tidak mau makan, bukan?

Dari kasus yang sering terjadi tersebut, dokter anak selalu menyarankan agar mengurangi pemberian susu formula kepada anak yang sudah masuk usia 1 tahun. Orang tua harus menjadwal kapan memberikan susu formula. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar anak tidak mengalami masalah susah makan.

Itulah informasi penting yang ibu sebaiknya ketahui. Tidak hanya untuk diketahui tapi harus juga dipraktekkan. Namun, jika ibu sudah mempraktekkan tips tersebut namun anak tetap saja susah makan, maka jalan selanjutnya adalah konsultasi dokter anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*