Kiat Memahami Dan Mengasah Kreativitas Anak Sejak Masih Usia 4 Tahun

tips merangsang kecerdasan anak www.friso.co.id

Mengasah kreativitas anak memerlukan usaha keras, bukan hanya guru namun juga orang tuanya sendiri. Namun sebelumnya, Anda perlu memahami apa yang menjadi minat dari anak Anda.

Banyak anak sukses di masa depan berkat didikan di masa kecilnya. Sebaliknya, ada yang kesulitan menghadapi dunia di masa dewasa lantaran tidak ada bekal kemampuan yang mumpuni untuk melakukannya.

Bekal ilmu yang didapatkan sewaktu kecil memang berpengaruh besar. Dan ini tugas Anda sebagai orang tua.

Ketika Anda melewatkannya, dikhawatirkan anak akan sulit berjuang untuk kehidupannya di masa mendatang.

Kesulitan anak ketika dewasa tentu bukan keinginan orang tua. Tak satupun orang tua mau melihatnya. Oleh karenanya, penting sekali untuk Anda sebagai mentor sekaligus guru untuk membantu anak dalam mengasah kecerdasan anak sejak masih kecil.

Pertanyannya sekarang adalah bagaimana cara mengetahui dan mengasah kemampuan serta bakat anak? Inilah yang akan diulas di sini. Tapi sebelumnya, mari pahami dulu apa itu kreativitas dan peranan orang tua pada kreativitas anak berikut ini.

Makna Dari Kreatifitas

Bukan rahasia jika orang tua mendambakan anaknya lebih kreatif. Namun tahukah Anda apa itu kreatifitas?

Kreatifitas adalah potensi alamiah yang dimiliki oleh setiap anak, tempatnya berada di otak kanan. Potensi ini meliputi kemampuan berfikir dan mengolah data yang berhubungan dengan perasaan.

Anak yang kreatif tentu memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Dan sangat luar biasa jika kecerdasan berfikir ini dibarengi dengan kecerasan emosinya.

Sayangnya, kreativitas ini berbeda-beda dimiliki oleh anak. Dengan kata lain, potensi alamiah anak Anda bisa lebih tinggi ataupun rendah dibandingkan anak lain yang seumuran dengannya.

Ketika potensi ini terhenti atau terganggu di masa kecilnya, maka kesuksesan anak di masa dewasa akan terganggu pula. Untuk itu, penting buat Anda untuk menstimulasi kreatifitas anak.

Peran Orang Tua Terhadap Kreatifitas Anak

Kreatifitas anak di masa kecil akan berpengaruh di masa yang akan datang. Artinya, keterlambatan Anda dalam mendidik anak bisa mempengaruhi kemampuannya selanjutnya.

Kreatifitas ini akan meningkatkan kemauan anak dalam mempelajari sesuatu. Karena memang anak merasa mampu untuk belajar sesuatu.

Bukan salah guru jika anak nantinya akan kesulitan memahami pelajaran setelah duduk di bangku sekolahan. Namun ini lebih pada Anda sebagai orang tuanya yang sedari awal tidak memfasilitasi dan mengajari anak supaya lebih kreatif.

Memang peran orang tua sangat dibutuhkan, terlebih ketika anak masih berusia 4 tahun. Orang tua harus paham betul tentang minat anak.

Ketika minat anak sudah diketahui, tinggal orang tua yang memfasilitasinya. Jadi, anak akan cenderung belajar lebih cepat dan bisa meningkatkan kreatifitasnya sampai dewasa nanti.

Cara Mengetahui Minat Anak Di Usia Dini

Sebelum Anda mengasah potensi anak, Anda perlu tahu apa yang menjadi fokus anak. Artinya, Anda perlu memahami potensi dominan yang dimiliki oleh anak.

Potensi ini sebenarnya sudah terlihat ketika masih kecil, minimal Anda bisa melihatnya ketika anak menginjak usia 4 tahunan.

Anda perlu meneliti kebiasaan anak di tiap harinya, kemudian mendukung apa yang menjadi minat anak.

Setidaknya, ada beberapa potensi yang dimiliki oleh anak. Dan setiap anak memiliki kelebihan sendiri-sendiri pada potensi tersebut. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Kecerdasan musikal

Kecerdasan ini akan membuat anak mudah dalam memahami musik, bahkan bisa memainkan sejumlah instrument di masa mendatang.

  • Kecerdasan interpersonal

Kecerdasan ini berhubungan langsung dengan kemampuan bersosialisasi, contohnya adalah kemampuan untuk bekerjasama dengan teman sebayanya.

Masih banyak sekali kecerdasan/potensi anak. Salah satunya adalah potensi anak dalam hal kebahasaan, serta potensi memanfaatkan tubuh dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan (kinestetik).

Potensi-potensi ini tentu akan terlihat dengan munculnya mudahnya dalam menangkap sesuatu. Bahkan anak akan menghabiskan waktunya untuk melakukannya. Contohnya adalah menghabiskan waktu untuk menekuni hobinya.

Cara Mengasah Kecerdasan/Kreatifitas Anak

Setelah Anda observasi dan menemukan bakat anak, hal yang sebaiknya Anda lakukan adalah mengasah potensi alamiah anak tersebut. Bagaimana cara mengasah kemampuan anak tersebut?

  • Jangan memaksa anak

Memaksa anak untuk melakukan suatu hal tidaklah baik. Bisa jadi anak Anda telah lelah, atau jenuh dengan apa yang dilakukannya.

Biarkan anak muncul antusiasnya dalam melakukan suatu hal. Anda hanya perlu mendampinginya serta mengawasinya.

Dan jangan memaksa anak untuk melakukan suatu hal yang tidak disenangi. Karena memang minat anak terhadap suatu hal berbeda-beda. Jadi, biarkan anak memilih sesuatu yang diinginkannya sebagai bahan untuk meningkatkan kreatifitas anak.

  • Berikan pengalaman baru

Potensi anak akan semakin berkembang di tiap waktunya. Anda tidak harus terpaku dengan satu hal saja.

Paling tidak, Anda mengenal beberapa hal yang sekiranya menarik. Misalnya ajak anak untuk jalan-jalan di suatu tempat.

Dengan pengalaman baru tersebut, anak akan belajar banyak dari apa yang ditemuinya. Bahkan bisa menjadi modal baik untuk membangunkan kreatifitasnya.

  • Kurangi kebiasaan melarang anak

Potensi anak akan terhenti jika Anda sering melarang anak sewaktu melakukan kegiatannya.

Memang terkadang dilema. Tetapi prioritaskan apa yang bakalan didapatkan anak kedepannya.

Jika Anda memang merasa apa yang dilakukan anak perlu dikurangi, ada baiknya jika Anda memberikan aturan. Misalnya jika anak suka bermain lumpur, maka berikan aturan waktu dan aturan mencuci tangan.

Kesimpulannya, potensi anak tidak akan berkembang selagi anak berhenti melakukannya. Oleh karenanya, dibutuhkan usaha yang berkesinambungan oleh orang tua untuk mengasah kreativitas anak agar bisa berhasil di masa depannya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*