Kenapa Posisi Tidur Ibu Hamil 9 Bulan Seharusnya Miring Ke Kiri?

posisi tidur ibu hamil 9 bulan www.friso.co.id

Hanya ada dua opsi posisi tidur ibu hamil 9 bulan, yaitu miring ke kiri dan ke kanan. Sepertinya sudah tidak mungkin bagi ibu untuk tidur tengkurap, bukan? Untuk tidur terlentang, sepertinya masih mungkin bisa walaupun tidak begitu disarankan. Jadi, otomatis yang paling aman adalah posisi miring, entah ke kiri atau ke kanan.

Akan tetapi, para ahli kesehatan ibu hamil lebih menyarankan agar ibu tidur miring ke kiri. Karena yang menyarankan adalah seorang ahli, tentu ada alasan ilmiah di balik itu.

Tidur Miring Ke Kiri Tidak Hanya Nyaman

Masyarakat awam saja tahu jika saat hamil 9 bulan, tidur yang paling nyaman ya miring. Bagaimana bisa tidur tengkurap ketika perut sudah besar sekali. Dan tentunya tengkurap juga bisa membahayakan bayi yang ada di dalam kandungan karena bayi tertekan.

Akan tetapi, ada penjelasan lain selain ibu merasa nyaman dengan posisi tidur ke kiri. Para ahli kesehatan ibu hamil memiliki alasan yang lain. Dan ini berhubungan dengan kesehatan ibu dan juga bayi yang ibu kandung.

Posisi tidur saat hamil 9 bulan menentukan sirkulasi darah. Dan ini berkaitan dengan peredaran udara, nutrisi, dan juga kesehatan bayi di dalam kandungan. Untuk memastikan sirkulasi darah lancar saat tidur, ibu disarankan tidur dengan posisi miring ke kiri. Posisi tidur seperti ini membuat sistem peredaran darah lancar, terutama peredaran darah melalui plasenta ke rahim.

Ibu harus tahu hanya karena peredaran darah kurang lancar menuju ke rahim bisa membuat perkembangan janin mengalami masalah. Sia-sia saja jika ibu sudah mengkonsumsi makanan yang bergizi serta minum susu Frisomum Gold namun peredaran darah kurang baik. Oleh sebab itu, untuk memastikan nutrisi tersalurkan dengan baik, sebaiknya ibu tidur miring ke kiri.

Tidak itu saja. Ibu juga bisa mendapatkan manfaat jika tidur miring ke kiri. Menurut penelitian, salah satu penyebab kaki bengkak ketika hamil muda adalah ginjal yang tidak berfungsi dengan baik. Dan tahukah ibu kenapa ini bisa terjadi? Salah satunya disebabkan posisi tidur ibu yang kurang tepat. Dengan tidur miring ke kiri, ternyata kinerja ginjal lebih bagus. Cairan bisa dibuang, tidak menumpuk di bagian tubuh tertentu seperti kaki yang menyebabkan kaki bengkak.

Meskipun demikian, bukan berarti ibu tidur dengan posisi miring ke kiri pasti terhindar dari kaki bengkak. Pasalnya, ada faktor lain yang menyebabkan kaki bengkak seperti terlalu lama duduk, duduk dengan kaki menggantung, atau dalam perjalanan jauh menggunakan mobil. Yang pasti, miring ke kiri merupakan posisi tidur ibu hamil tua yang bisa menurunkan risiko mengalami kaki bengkak.

Sekarang ibu tahu jika ditanya orang kenapa posisi tidur ibu hamil harus miring ke kiri.

Sebaiknya Ibu Tidak Tidur Terlentang

Jika ditanya apakah boleh seorang ibu hamil tidur terlentang, jawabannya boleh. Hanya saja, tidur dengan posisi seperti ini tidak disarankan.

Tidur terlentang membuat ibu merasa tertekan. Ibu ditekan oleh perut ibu sendiri yang besar. Oleh sebab itu, ibu akan merasa kurang nyaman saat tidur dengan posisi ini.

Namun, bukan itu yang membahayakan. Ternyata, tidur dengan posisi terlentang saat hamil tua membuat ibu susah bernafas. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Sistem pernafasan menjadi terganggu.

Tentu secara tidak langsung hal ini berimbas pada janin yang ada di dalam kandungan. Yang pasti, ketika ibu tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup karena ibu sudah bernafas, ini sangat berbahaya sekali.

Jadi, posisi tidur hamil 9 bulan yang paling tepat adalah miring ke kiri. Tentu ibu akan merasa lelah jika harus tidur miring ke kiri selama satu malam. Ibu bisa ganti miring ke kanan. Namun, usahakan saat awal ibu tidur, ibu bisa memposisikan badan miring ke kiri.

Bukan hanya posisi tidur saja yang perlu ibu perhatikan. Ada beberapa hal lain yang harus juga menjadi fokus utama. Apalagi masa persalinan tinggal menunggu hari. Ibu harus menjaga kebugaran agar proses persalinan mudah dan lancar.

Ibu ingin melahirkan secara normal? Jika itu yang ibu kehendaki, tidak ada cara lain selain ibu harus menjaga kesehatan dan kebugaran. Mulailah berlatih pernafasan. Pasalnya, tubuh yang bugar dan pernafasan yang baik sangat menentukan apakah ibu siap untuk bisa melakukan persalinan secara normal atau tidak.

Saat hamil tua, ibu disarankan agar mengikuti kelas senam ibu hamil. Biasanya, kelas seperti ini diselenggarakan oleh pihak rumah sakit atau klinik bersalinan. Dengan melakukan senam bersama-sama dengan ibu hamil lainnya, ibu akan lebih bersemangat untuk melakukan kegiatan ini.

Tidak hanya senam ibu hamil saja yang bisa ibu lakukan. Kegiatan ringan lainnya juga sangat baik seperti jalan sehat, berenang, serta yoga. Silakan ibu pilih saja mana kegiatan yang paling ibu sukai.

Mungkin ibu juga perlu mulai belajar tentang bagaimana cara merawat bayi. Bayi ibu yang baru pertama kali hamil, ibu harus tahu tentang hal ini. Informasi semacam ini bisa ibu dapatkan dari www.friso.co.id. Ibu juga harus mulai belajar tentang parenting. Saat balita, parenting harus ibu kuasi. Selain itu, ibu juga harus pastikan nantinya balita ibu mendapatkan nutrisi yang lengkap dan seimbang dengan cara memberikan susu balita yang terbaik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*