Kapan Si Kecil Membutuhkan Antibiotik?

Friso www.friso.co.id
Friso

www.friso.co.id

Kok si kecil tidak sembuh-sembuh? Kebanyakan itu yang dikeluhkan oleh orang tua. Mereka sudah membawa si kecil ke rumah sakit yang mahal dengan tujuan agar ia cepat sembuh. Berapapun uang akan mereka keluarkan. Akan tetapi, jika ternyata anak mereka tidak lekas sembuh, mereka mulai risau dan bertanya-tanya “kok si kecil tidak sembuh-sembuh?”

Justru seharusnya kebalikannya. Orang tua seharusnya hati-hati jika ternyata anak sakit dan cepat sembuh setelah dua atau tiga kali minum obat dari dokter. Jangan-jangan salah satu resep obat yang diberikan adalah antibiotik.

Memang, jika anak diberi antibiotik, maka ia akan cepat sembuh. Tapi, apakah ibu tahu apa efek buruk yang mungkin terjadi?

Tidak Semua Penyakit bisa Disembuhkan dengan Antibiotik

Secara umum, antibiotik memang membuat penyakit lebih cepat teratasi. Pasalnya, antibiotik inilah yang akan menghancurkan atau mematikan bakteri yang menjadi penyebab penyakit.

Sayangnya, tidak semua penyakit yang dialami oleh anak itu dikarenakan bakteri lho. Bisa saja hal tersebut disebabkan oleh virus.

Itulah mengapa anak yang sakit tidak harus selalu diberi antibiotik. Penyakit seperti tifus, TBC, radang tenggorokan, serta infeksi saluran kemih memang membutuhkan antibiotik karena penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri. Meskipun demikian, ada hal yang perlu dipertimbangkan ketika ketika dokter memberikan antibiotik. Apakah antibiotik tersebut menyebabkan alergi atau tidak. Itu salah satu pertimbangan yang harus dilakukan.

Dan biasanya dokter tidak semerta memberikan antibiotik kepada anak apalagi balita walaupun penyakit yang diderita disebabkan oleh bakteri. Pasalnya, dokter mengerti betul bawasannya jika balita sering mendapatkan antibiotik, maka justru immune system semakin melemah. Hal ini disebabkan tubuh dibantu oleh antibiotik, bukan sistem kekebalan tubuhnya yang semakin ditingkatkan.

Itulah mengapa dokter sangat menganjurkan anak yang sakit lebih dipacu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya saja daripada mendapatkan antibiotik. Apalagi sekarang sudah ada susu Friso yang memiliki kandungan nutrisi tepat dan seimbang untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

Sekarang ini ada program bagi susu Friso gratis. Untuk informasi lebih lengkapnya, ibu bisa kunjungi www.friso.co.id. Namun, yang pasti, sistem kekebalan tubuh anak harus terus ditingkatkan entah itu dengan memberinya susu setiap hari atau memilihkan menu makanan yang tepat.

Kapan Si Kecil Diberi Antibiotik?

Sudah jelas sekali dari penjelasan di atas bawasannya sebisa mungkin anak tidak mendapatkan antibiotik. Biarkan si kecil sembuh dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bakteri yang menjadi penyebab sakit bisa dihancurkan sendiri oleh tubuh si kecil.

Hanya saja, jika penyakit yang dialami sangat parah seperti tifus yang menyebabkan si kecil lemas dan terlihat kurus, maka langkah untuk membantu tubuh si kecil untuk menyerang bakteri di dalam tubuh harus dilakukan dengan cara memberinya antibiotik.

Tentu saja pemberian antibiotik ini harus di bawah kontrol dokter. Dan satu hal lagi yang harus ibu ketahui. Antibiotik ini tidak boleh berhenti hingga habis. Karena jika ibu memberinya antibiotik tidak sampai habis, justru bakteri di dalam tubuh akan semakin kebal sehingga anak ibu akan cenderung lebih mudah lagi terserang penyakit.

Jadi, bijaklah jika si kecil sakit. Ibu harus sabar jika harus merawat anak sakit sehingga ia sembuh dengan tanpa menggunakan antibiotik. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara memberinya susu Friso dan makanan yang sehat jelas lebih baik untuk mengatasi penyakit yang ia alami.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*